Pasca Gempa, Aktivitas PT KAI Tak Alami Gangguan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivitas operasional stasiun dan KA yang ada di wilayah Daop 8 terpantau aman terkendali meski Jatim sempat dihantam gempa. SP/DOC SP
Aktivitas operasional stasiun dan KA yang ada di wilayah Daop 8 terpantau aman terkendali meski Jatim sempat dihantam gempa. SP/DOC SP

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Aktivitas moda transportasi Kereta Api (KA) di Jawa Timur tidak mengalami kerusakan atau gangguan meski Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa  kembali terjadi gempa susulan hingga kedelapan pascagempa Sabtu di wilayah Malang.

Gempa tektonik susulan pada Minggu (11/4) pagi getarannya dirasakan di wilayah Jawa Timur, sebagian Jawa Tengah, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) . 

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan gempa yang terjadi di Jatim tidak sampai meganggu aktivitas perjalanan KA maupun aktivitas penumpang yang ada diseluruh stasiun.

"Setelah gempa, unit kami yang terkait segera melakukan pemeriksaan obyek vital kai, seperti stasiun, jembatan, terowongan dan jalur rel sendiri," kata Luqman, Minggu (11/4/21).

Setelah dilakukan pemeriksaan, kata dia, semuanya terpantau aman terkendali.

"Alhamdulillah tidak ada sama sekali kerusakan dan gangguan terhadap operasional perjalanan KA di wilayah Jatim, khususnya daop 8," pungkasnya.

Diketahui, Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Malang, dengan magnitudo 6,7 yang kemudian diperbarui menjadi magnitudo 6,1 yang berpusat di wilayah Kabupaten Malang, Sabtu, pukul 14.00 WIB, di 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang dengan kedalaman 25 kilometer.

Akibat gempa tersebut, total 16 kabupaten/kota di Jatim terdampak kerusakan, yaitu Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Blitar, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Gresik, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Kediri, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Ponorogo.Kemudian, Kabupaten Jember, Kabupaten Tulungagung, Kota Batu, Kabupaten Nganjuk, serta Kabupaten Pacitan.na

Berita Terbaru

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

BC Mulai Incar Gerai Perhiasan Mewah 'Spanyolan' 

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jakarta serta Direktorat Jenderal Pajak Kantor…