Dari Hobi Gambar, Hand Lettering Miliknya Tembus Pasar Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan Nanda Reza Andika (dua dari kanan) saat bersama dengan timnya. SP/ TLG
Kegiatan Nanda Reza Andika (dua dari kanan) saat bersama dengan timnya. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Nanda Reza Andika yang hobi menggambar terus mengkreasikan berbagai digital desain yang sudah dikenalnya sejak duduk di bangku SMP. Melihat perkem­bangan hand lettering, lantas ia mempelajarinya sekitar 6 tahun lalu secara otodidak. Hingga menjadi wadah untuk mengekpresikan diri. Hingga kini karyanya mampu bersaing di pasar dunia. 

Meski sudah punya dasar tersebut, Nanda mengaku masih belum percaya diri untuk men­jadikan peluang usaha. Hingga kemudian, enam tahun lalu ia mendapat respon positif dari teman-temannya bahwa kreasi­nya layak untuk dikomersialkan. Terlebih perkembangan hand lettering kini bukan se­kedar gambar untuk kartu uca­pan, melainkan bisa untuk mar­chandise brand, clothing brand, logo, dan lainnya.

Menurut Nanda tak ada kesulitan dalam proses pembuatannya, karena menggambar dalah hobinya, namun butuh ketelatenan dan kesabaran. Bahkan sering kali perang dengan diri sendiri, untuk mendapat suasana hati (mood, red) yang bagus agar tetap dapat berkarya.

Dalam pekerjaannya tersebut, baginya mood sangat penting dan mampu mempengaruhi hasil. “Harus lebih pintar menga­tur mood aja sih kuncinya. Apa­bila mood lagi bagus, maka pro­ses gambar dan idenya muncul lebih cepat gitu,” terangnya.

Bagi Nanda, kreasinya mampu membuktikan bahwa dapat bersaing di pasar internasional. Ia pun juga memasarkan kreasinya dengan mengunggah karyanya di beberapa platform marketplace internasional dan media sosial (medsos) utamanya Instagram. “Awalnya pesimistis, karena banyak digital lettering. Namun ternyata banyak yang suka dengan gaya gambar/tulisan tim kami,” tuturnya.

Sedangkan mengenai omzet, Nanda me­ngaku tidak dapat memastikan­nya karena orderan yang masuk berbeda jumlahnya. Apabila dirata-rata dalam sebulan, Nanda sendiri bisa mendapat 10 pesa­nan. Bahkan adanya pandemi ini, cenderung meningkat hingga 15 pesanan. 

Sementara untuk harga, kata Nanda dimulai harga Rp 350 ribu per logo. Sedang­kan untuk pasar internasional, mulai 85 USD per logo. Tinggi­nya nominal tergantung kerumitan desain. “Ke depannya ingin me­ngembangkan lagi. Mungkin me­lengkapi bidang kami yang belum ada,” tandasnya. Dsy6

Berita Terbaru

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla , tak terima pemotongan ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) dilakukan…

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Terdakwa bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya, HM Kunang, resmi bergulir di meja hijau, kemarin.Pasangan bapak dan…

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Selasa (5/5) memancing perdebatan keluhan sakit, sehingga gak bisa hadiri sidang. Usut punya…

Ade Armando, Merasa Diserang

Ade Armando, Merasa Diserang

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

SURABAYAPAGI : Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengundurkan diri dari PSI. Ade menyebut pengunduran dirinya demi kebaikan bersama."Melalui…

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pakar Sosiologi Pendidikan Universitas Airlangga (Unair), Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi, menilai orientasi yang hanya berfokus pada…

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin G. Hutapea menyampaikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap…