Anggota DPR RI Akan Divaksin Nusantara, Aburizal Bakrie Lolos Pertama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aburizal Bakrie menyatakan telah disuntik vaksin Nusantara yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus. SP/ JKT
Aburizal Bakrie menyatakan telah disuntik vaksin Nusantara yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Penyuntikan vaksin Covid-19 Nusantara berbasis sel dendritik yang digagas oleh eks Menkes dr Terawan Agus Putranto Kini akan diberikan pada sejumlah anggota Komisi IX DPR RI, dilakukan di RSPAD Gatot Soebroto, pada Rabu (14/4/2021). Pengenalan vaksin berbasis sel dendritik itu dimulai saat Terawan bersama Komisi IX DPR RI menyambangi RSUP dr Kariadi Semarang untuk meninjau persiapan uji klinis II pada 16 Februari 2021.

Namun, Sebelum di suntik vaksin Covid-19 sejumlah anggota Komisi IX DPR RI akan ada pengecekan terlebih dahulu sebelum divaksin, untuk mencegah adanya hal-hal yang tidka di inginkan sesuai dengan syarat pemberian vaksin Nusantara.

"Bagi yang memenuhi syarat uji klinis, masuk data uji klinis. Bagi yang tidak memenuhi syarat uji klinis masuk untuk pengobatan diri sendiri," jelas Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena, Rabu (14/4/2021).

Salah satu penerima vaksin Nusantara pada anggota Komisi IX DPR RI ini juga di dikatakan oleh Juru bicara Ical, Lalu Mara Satria Wangsa yang juga mengkonfirmasi bahwa Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) sudah mendapat suntikan vaksin nusantara.

Selain karena bentuk kepercayaan pada kemampuan dr Terawan, Pembina Partai Golkar tersebut disuntik juga sebagai bentuk dukungan terhadap riset 'kontroversial' tersebut. Ical pun mendapat suntikan vaksin nusantara di RSPAD Gatot Soebroto.

Disisi lain, terkait isu anggota Komisi IX DPR RI akan disuntik vaksin Nusantara di RSPAD pada Rabu (14/4/2021) ini, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga ikut meluruskan. Sejumlah pimpinan DPR, termasuk dirinya, baru akan mengambil sampel darah di RSPAD dan belum ada penyuntikan vaksin hari ini.

"Pertama saya luruskan, bahwa hari ini kita bukan menerima vaksin atau menyuntik vaksin, tapi baru mengambil sampel darah yang kemudian akan diolah dengan sistem dendritic cell. Untuk kemudian nanti baru dimasukkan lagi setelah 7 hari ke dalam tubuh, untuk kemudian apa yang dimasukkan itu mengajarkan sel darah kita lain untuk melawan apabila ada virus yang masuk, termasuk virus Covid-19 dari berbagai varian," kata Dasco, Rabu (14/4/2021).

Pengambilan sampel yang dilakukan oleh sejumlah anggota DPR serta tokoh lain ini untuk melanjutkan vaksin Nusantara ke fase II. Dia yakin proses ini akan berhasil.

"Kenapa ini kemudian saya lakukan, karena saya percaya bahwa vaksin personalize dengan sistem dendritic cell ini juga secara teoirinya memang masuk akal dan sudah ada fase satu yang kemudian berhasil dan tidak ada efek samping dan lain-lain," ujarnya.

"Saya sangat mendukung, apalagi saya sudah pernah mendapatkan perbaikan sistem sel yang kurang-lebih cara kerjanya sama di RSPAD," lanjutnya.

Sedangkan mengenai kelanjutan tahap II vaksin Nusantara ini Dasco mendukung penuh dan berharap, dengan dilanjutkannya vaksin Nusantara ini, proses vaksinasi di Indonesia tidak akan terhambat dan semakin mempercepat program vaksinasi di Indonesia.

"Dan sebagai seorang yang mendukung vaksin Nusantara tentunya saya harus konsisten juga sebagai pemimpin tidak hanya kemudian bersuara, tapi juga memberikan contoh dalam uji coba fase dua ini. Apalagi kemudian vaksin yang kita datangkan dari luar mengalami embargo dari negara pembuat, sehingga proses vaksinasi kalau kita mengandalkan vaksin luar akan terhambat," ujarnya.

Sehingga menurut Dasco, dia berharap vaksin Nusantara dapat dilanjutkan hingga selesai uji klinis dan tidak perlu ada perdebatan lagi kedepannya.

"Oleh karena itu, produk anak bangsa yang berkolaborasi dengan semua lembaga di Amerika Serikat, dan terakreditasi dan kerja sama RSPAD dan Kariadi Semarang, saya pikir perlu didukung dan tidak perlu diperdebatkan. Apalagi banyak pilihan vaksin akan semakin baik, toh vaksin dari luar negeri juga banyak pilihan, ada yang masuk melalui pemerintah atau mandiri itu tanpa melalui uji klinis hanya fase III, seperti Sinovac, dan tidak perlu diperdebatkan. Dan ini juga termasuk Vaksin Nusantara personalize juga saya pikir tidak perlu diperdebatkan," pungkas Dasco. Dsy12

 

 

Berita Terbaru

Majukan Koperasi, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

Majukan Koperasi, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

Rabu, 22 Jul 2026 18:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menerima penghargaan sebagai pembina koperasi andalan Jawa Timur 2026.…

Bupati Lamongan Silaturahmi dan Beri Santunan kepada Keluarga Korban KMN Entok

Bupati Lamongan Silaturahmi dan Beri Santunan kepada Keluarga Korban KMN Entok

Rabu, 22 Jul 2026 18:14 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi silaturahmi dan berikan dukungan secara langsung kepada keluarga anak buah kapal (ABK) Kapal Motor…

Kampung Kerapu Lamongan Terapkan Modernisasi Perikanan

Kampung Kerapu Lamongan Terapkan Modernisasi Perikanan

Rabu, 22 Jul 2026 18:13 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendorong modernisasi sektor perikanan budidaya guna meningkatkan produktivitas dan…

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD  ‎

Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD ‎

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan pasar desa harus terus dikembangkan karena menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat sek…

Sidang Kasus Maidi: Saksi Sebut Dana Pengamanan Rp2,7 Miliar Dianggarkan untuk Omah Etan dan Omah Kulon 

Sidang Kasus Maidi: Saksi Sebut Dana Pengamanan Rp2,7 Miliar Dianggarkan untuk Omah Etan dan Omah Kulon 

Rabu, 22 Jul 2026 15:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - ‎Persidangan lanjutan perkara dugaan pemerasan dengan modus CSR dan gratifikasi fee proyek yang menyeret Walikota Madiun nonaktif M…

Pemkot Surabaya Percepat Bangun Rumah Pompa Baru di Ketintang, Antisipasi Musim Hujan

Pemkot Surabaya Percepat Bangun Rumah Pompa Baru di Ketintang, Antisipasi Musim Hujan

Rabu, 22 Jul 2026 15:39 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pengendalian genangan di wilayah selatan Kota Pahlawan, Pemerintah Kota…