Tekuni Bisnis Aquascape di Tengah Pandemi Beromzet Puluhan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dhanu saat menunjukkan cara memasang ranting untuk menghias akuarium. SP/ TRG
Dhanu saat menunjukkan cara memasang ranting untuk menghias akuarium. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Butuh ketelatenan, kesabaran, dan pengalaman untuk bisa membuat aquascape. Salah satunya adalah Dhanu Teja Panjimurti dikenal sebagai pengrajin aquascape bahkan di tengah pandemi Covid-19, konsumennya meningkat, kini omzetnya tembus Rp 68 juta. 

Dhanu menekuni seni aquascape sejak 2018, inspirasi tersebut muncul ketika ia melihat akuariumnya yang tampak kosong. Dari situ, muncul ide tentang bagaimana cara agar akuarium itu tidak monoton. Alhasil, Dhanu pun mulai menghias akuariumnya dengan tumbuh-tumbuhan hidup atau aquascape. 

Ia mengaku, pengalaman pertama membuat aquascape itu asal menaruh tumbuh-tumbuhan tanpa memperhatikan unsur estetis. Namun, pengalaman pertama itu semakin mengasah kemampuannya dan menjadi aquascaper profesional. 

Selama menekuni dunia aquascape, Dhanu menjelaskan hal-hal dasar, dimulai dari tahap awal sampai perawatan. Menurut dia, tahap pertama membuat aquascape dengan memberikan bakteri, pupuk, dan tanah. Tahap itu perlu didiamkan selama beberapa hari sampai bakteri berkembang.

Tujuan menaburkan bakteri itu tak lain supaya tumbuhan dapat hidup karena bakteri itu dapat mengurai amonia menjadi nutrisi bagi tumbuhan. "Untuk mengeceknya itu, dengan memberikan air ketika airnya jernih, maka siap untuk tahap selanjutnya," ungkapnya dengan semangat. 

Tahap selanjutnya layouting. Pria ramah ini mengatakan, tahap ini adalah inti dari aquascaper. Pasalnya, kreativitas pembuat aquascape akan muncul dan menjadi ciri khasnya masing-masing. Diakuinya, tema-tema yang sering diangkat adalah natural. Inspirasi layout-nya juga datang dari hobi foto lepas lanskap alam. "Hunting foto ke hutan mencari panorama alam, itu cara paling mudah mencari inspirasi membuat layout," kata Dhanu.

Dua tahun lebih bergelut di bidang aquascape, Dhanu merasa kondisi pasar lebih prospek justru ketika ada pandemi Covid-19. Indikasinya, konsumen aquascape mencapai empat pesanan per bulan dari yang sebelumnya hanya sekali.

Range harga aquascape buatannya pun bervariasi. Mulai dari Rp 800 ribu hingga Rp 68 juta lebih. Harga yang fantastis untuk penghias akuarium. Namun, Dhanu membenarkan, memang masyarakat kerap kali memandang kalau aquascape itu murah. "Harga bahan-bahan, mulai batang, lumut, pupuk, bakteri, itu yang memengaruhi range harga. Belum ditambah nilai estetisnya," ujarnya.

Sedangkan kendala sebagai aquascaper masih berkutat pada ekspedisi. Dhanu mengaku hanya aquascape yang berukuran 40-60 cm yang dapat dikirim ke luar daerah. Sedangkan untuk ukuran yang sampai 3 meter, biasanya Dhanu menggarapnya di lokasi. "Kirim pernah ke Kediri, Ponorogo, Tulungagung, dan Madiun. Yang terakhir itu saya kerjakan di tempat (Malang, Red) aquascape ukuran 3 meter," ucapnya. Dsy10

Berita Terbaru

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perkembangan laporan dugaan tindak pidana penggelapan dan laporan palsu yang dilaporkan pihak Subandi terhadap kliennya, terus…

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…