Data Siswa MBR di Surabaya Naik Capai 8.309 Pelajar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. SP/MRPH
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. SP/MRPH

i

SURABAYAPAGI,Surabaya -  Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya telah melakukan pendataan yang digelar sejak bulan lalu. Sejumlah data berhasil dikumpulkan mulai data pagu rombongan belajar hingga data siswa yang tidak mampu.

Dari telaah, data siswa Surabaya yang masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) meningkat mencapai 8.309 pelajar. Tahun lalu, ada 1.174 siswa kategori MBR dan sudah mendapat penanganan lewat BOS, Bopda dan Program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan.

“Meningkatnya jumlah MBR ini dampak dari pandemi covid-19 sejak 2020 lalu. Tingginya data tersebut karena dua faktor, pertama pandemi covid-19. Warga yang semula memiliki penghasilan tetap lalu menganggur, mungkin karena diberhentikan dari pekerjaan," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara kepada wartawan di Surabaya, Kamis (15/4/2021).

Penyebab kedua, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) belum berjalan. Sehingga, pemkot belum mengetahui data lengkap pelajar yang diterima di jalur prestasi, pindah tugas orang tua, afirmasi, serta zonasi.

Febri mengaku pihaknya mengumpulkan 65 pengusaha untuk mengatasi hal ini. Tujuanya mengajak pemilik perusahaan turut membantu pendidikan di Surabaya. Sebab, tidak semua siswa MBR mendapatkan BOS dan Bopda.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap, pengusaha bisa mengambil peran lewat program CSR. Nantinya, dana dari perusahaan itu digunakan sebagai bantuan biaya pendidikan.

"Teknisnya, pengusaha menyalurkan dana itu, kemudian langsung diberikan ke sekolah. Pengusaha menjadi orang tua asuh bagi siswa yang tidak mampu," kata Eri.

Eri menyebut pemkot telah menghitung kebutuhan biaya pendidikan setiap siswa. Selama tiga tahun, seorang siswa membutuhkan dana sekitar Rp 4,5 juta. Menurut Eri, pengusaha tidak sebatas menjadi orang tua asuh. Namun, Dispendik akan memberikan laporan berkala.

"Isinya prestasi anak asuh. Evaluasi itu diberikan pada pengusaha. Kami akan kenalkan siswa pada orang tua asuh. Tujuannya bantuan tepat sasaran," ujarnya.

Sementara Kepala Dispendik Surabaya Supomo mengatakan, setelah pertemuan dengan 65 pengusaha, pihaknya akan melakukan tindak lanjut. Yaitu merancang nota kesepakatan kebijakan CSR yang tertuang dalam MoU.

"Dispendik juga merancang sebuah aplikasi. Fungsinya untuk memberikan informasi terkait capaian prestasi siswa MBR itu. Pengusaha yang jadi orang tua asuh mendapatkan laporan prestasi anak yang dibantu," jelasnya.

Nantinya, sebanyak 2.500 siswa dipastikan mendapat bantuan. Para pelajar ini juga dipastikan telah mendapat orang tua asuh.dk/jp/cr2/na

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…