Saat Pandemi, Perempuan Brazil Diminta tak Hamil

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Brasilia - Saat pandemi ini kaum perempuan di Brazil diminta menunda kehamilan sampai pandemi virus corona berakhir di negara Amerika Latin tersebut.

Permintaan itu disampaikan pemerintah Brasil, karena varian corona baru, belakangan menyebar menular lebih agresif terhadap wanita hamil.

"Jika memungkinkan, (perempuan) harus menunda kehamilan sebentar sampai waktu yang lebih baik datang jadi mereka bisa menjalani masa kehamilan yang lebih damai," pinta Sekretaris Perawatan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan Brasil, Raphael Camara, pada Jumat (16/4).

“Kami tidak bisa mengatakan ini kepada mereka yang berusia 42, 43 tahun, tentu saja, tetapi bagi seorang perempuan usia produktif, hal terbaik adalah menunda sebentar (kehamilan)," paparnya menambahkan.

Camara menuturkan saat ini "belum ada studi nasional atau internasional" yang meneliti detail hal tersebut.

"Tetapi pandangan klinis para ahli menunjukkan bahwa varian baru tersebut memiliki tindakan yang lebih agresif pada ibu hamil," ujar Camara.

 

Kasus Corona Tertinggi ke-3

Brasil masih menjadi negara dengan kasus corona tertinggi ketiga di dunia. Sejauh ini, Brasil mencatat 13,8 juta dengan 369 ribu kematian.

Hampir seluruh kota di Brasil tengah menghadapi lonjakan kasus corona, terutama sejak varian Covid-19 baru muncul di negara tersebut.

Dilansir CNN, Brasil juga diprediksi semakin terpuruk dalam penanganan corona akibat penanggulangan corona yang lambat dipicu oleh perbedaan pandangan antara pemerintah pusat dan daerah.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro, selama ini terkenal suka meremehkan pandemi virus corona. Ia bahkan menentang kebijakan penguncian wilayah atau lockdown yang diterapkan sejumlah pemerintah negara bagian karena dinilainya merusak ekonomi negara.

"Di Brasil, tanggapan pemerintah federal telah menjadi kombinasi berbahaya dari kelambanan dan kesalahan, termasuk promosi chloroquine sebagai pengobatan meskipun kurangnya bukti," bunyi kutipan jurnal Science yang ditulis oleh Marcia Castro dari Harvard TH Chan School of Public Health, dan para ahli di University of São Paulo. rtr/cnn

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…