Anak Terpidana Kasus BLBI, Diduga Terlibat Mafia Tanah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ho Hariaty (bermasker jaket merah baju hitam) saat menjalani sidang dalam perkara mafia tanah di PN Siak. SP/Senarai
Ho Hariaty (bermasker jaket merah baju hitam) saat menjalani sidang dalam perkara mafia tanah di PN Siak. SP/Senarai

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ada yang menarik dibalik gugatan pra-peradilan oleh tersangka Ho Hariaty dalam kasus dugaan mafia tanah di Pondok Indah. Senin (19/4/2021), Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, menggelar sidang praperadilan atas penetapan

Agenda sidang permohonan gugatan praperadilan oleh kuasa hukum Ho Hariaty. Ia selaku pihak pemohon dan Polda Metro Jaya sebagai pihak Termohon.

Dalam pemeriksaan surat gugatan praperadilan, Ho Hariaty menilai kalau penetapan tersangkanya itu tidaklah sah secara hukum. Tersangka Ho Harianty merupakan anak dari terpidana Hokiarto kasus Bulog dan penerima bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Ho Hariaty mengajukan praperadilan ke PN Jakarta Selatan melawan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Cq. Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Praperadilan itu diajukan karena Ho Hariaty tak terima telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana pemalsuan dan atau memasukan meterangan plsu ke dalam akta otentik.

Sementara itu, Kuasa hukum pelapor dalam kasus itu, Denny AK mengatakan, pihaknya datang untuk turut memantau jalannya sidang tersebut. Sebabnya, dia menilai sejatinya polisi sudah menunjukkan kinerjanya dengan baik dan telah menetapkan Ho Hariaty sebagai tersangka.

Dalam kasus ini, tersangka Ho Hariaty diduga telah memalsukan akta jual beli tanah di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

"Kerja polisi sudah bagus menetapkan tersangka kepada yang namanya Ho Hariaty atas pemalsuan akta jual beli tanah di Pondok Indah," ujar Denny di PN Jakarta Selatan, Senin (19/4/2021).

"Kami sudah melihat dari penyelidikan, penyidikan. Artinya Polda Metro Jaya sudah bagus. Polda Metro Jaya bersikap profesional dalam hal ini," tuturnya.

Denny berharap tidak ada intervensi dari pihak luar terkait putusan praperadilan pada perkara ini. "Mudah-mudahan tidak ada intervensi yang luar biasa. Karena kalau lihat sepak terjang Ho Hariaty, kalau saya simpulkan tidak lain ada bagian dari mafia tanah," jelasnya.

 

Dipenjara Atas Kasus Penipuan

Sidang praperadilan perkara ini akan dilanjutkan pada Selasa hari (20/4/2021) dengan agenda pembuktian, di mana pemohon berencana menghadirkan saksi fakta.

Denny menjelaskan, kasus ini bermula pada saat terpidana kasus Bulog Hokiarto dititipkan sertifikat Hak Guna Bangunan milik pelapor bernama Basuki. Namun, terpidana Hokiarto dipenjara atas kasus penipuan dan penggelapan.

Mengetahui hal tersebut, Basuki ingin mendapatkan sertifikatnya kembali, namun ia kesulitan. Basuki mendatangi kantor Kuasa hukumnya untuk dapat membantu mengambil sertifikat miliknya yang dititipkan di Hokiarto.

Denny kemudian mengajukan permohonan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) di Kantor Pertanahan Jakarta Selatan. Dalam SKPT tersebut, tanah Basuki telah beralih nama menjadi Ho Hariaty atas dasar akta jual beli yang dibuat di hadapan notaris Budiono. n erc/rmc

Berita Terbaru

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Gresik Tebar Diskon Pajak hingga Bebas Denda

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Gresik Tebar Diskon Pajak hingga Bebas Denda

Senin, 17 Agu 2026 18:59 WIB

Senin, 17 Agu 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Gresik. Bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, …

Upacara Bendera Dalam Rangka HUT Ke-81 RI di Lamongan Berjalan Khidmat, Disertai Pemberian Tali Asih ke Veteran

Upacara Bendera Dalam Rangka HUT Ke-81 RI di Lamongan Berjalan Khidmat, Disertai Pemberian Tali Asih ke Veteran

Senin, 17 Agu 2026 18:09 WIB

Senin, 17 Agu 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Upacara bendera yang digelar oleh Pemkab Lamongan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Alun-alun…

Fokuskan Genangan dan Pengaspalan Jalan, Wali Kota Proyeksikan APBD Rp15 Triliun

Fokuskan Genangan dan Pengaspalan Jalan, Wali Kota Proyeksikan APBD Rp15 Triliun

Senin, 17 Agu 2026 15:13 WIB

Senin, 17 Agu 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai memproyeksikan total belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027…

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Magetan Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih Gratis

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Magetan Bagikan 3.000 Bendera Merah Putih Gratis

Senin, 17 Agu 2026 14:43 WIB

Senin, 17 Agu 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan,…

Pelaksanaan CFD Dongkrak Omzet UMKM, Pemkab Trenggalek Sebut Capai Ratusan Juta

Pelaksanaan CFD Dongkrak Omzet UMKM, Pemkab Trenggalek Sebut Capai Ratusan Juta

Senin, 17 Agu 2026 14:33 WIB

Senin, 17 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Adanya pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) ternyata tidak hanya menjadi ruang rekreasi masyarakat,…

Bantuan Beras Tahap IV Disalurkan, 14 Ribu Lebih KPM di Kota Mojokerto Jadi Sasaran

Bantuan Beras Tahap IV Disalurkan, 14 Ribu Lebih KPM di Kota Mojokerto Jadi Sasaran

Senin, 17 Agu 2026 13:44 WIB

Senin, 17 Agu 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Sebanyak 14.373 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Mojokerto menjadi sasaran bantuan pangan berupa beras tahap IV dari Badan…