Pengusaha Sukses di Bidang Fashion Busana Muslimah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rizanty Tuakiya. SP/ SBY
Rizanty Tuakiya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Rizanty Tuakiya berhasil menjadi sosok pengusaha sukses di bidang fashion. Produknya yang memiliki ciri khas etnik disukai banyak orang. Setiap hari ia bekerja mengembangkan usahanya yang bergerak di bidang garmen.

Semua kesuksesan yang diraih Shanty ternyata bermula dari hobi. Ibu lima orang anak ini tidak memiliki latar belakang keilmuan di bidang fashion. Namun, sejak dulu dia memiliki hobi mendesain baju untuk lomba putri-putrian dan untuk grup tari, dikutip Rabu (21/4/2021).

Dengan memakai merek Rasyida Alam, Shanty memproduksi busana muslimah yang memiliki ciri khas sentuhan etnik. Baik berupa batik, tenun, payet, lukis, atau lainnya.

Usaha yang dirintis sejak tahun 2004 itu pun semakin berkembang. Dari satu toko yang berada di garasi rumahnya, kini dia memiliki lima showroom di Surabaya dan satu showroom di Malang. Kecuali itu, Rasyida Alam juga memiliki agen yang berada di beberapa daerah di luar Surabaya. Antara lain Balikpapan, Banjarmasin, Batam, Lombok, dan Makassar.

Merek busana yang diusung Shanty juga semakin dikenal luas dengan mengikuti pameran dan pagelaran busana di kancah nasional dan internasional. Rasyida Alam telah berpartisipasi dalam Inacraft, pameran produk kerajinan internasional terbesar di Indonesia, sejak tahun 2012, dua kali mengikuti Indonesia Fashion Week, dan pada bulan Maret ini Rasyida Alam akan mengikuti Adiwastra Nusantara yang digelar di Jakarta Convention Center. Dia juga pernah mengikuti pameran di luar negeri, antara lain China, Malaysia, dan Singapura.

Karyawan Shanty juga terus bertambah dari tahun ke tahun. Dari hanya memiliki satu karyawan, kini Shanty memiliki 40 karyawan. Belum termasuk enam mitra kerja yang tersebar di beberapa daerah.

Shanty latar belakang pendidikan di Fakultas MIPA jurusan Fisika. Setelah lulus kuliah, dia sempat bekerja di salah satu perusahaan minuman. Karena anak yang mulai beranjak besar, Shanty memutuskan keluar dari pekerjaan dan membuka toko baju sendiri. Baju-baju yang dia jual awalnya adalah hasil kulakan.

Dalam perjalanannya, Shanty mencoba mengeluarkan produk sendiri yang berbeda dengan pasaran. Tanpa disangka, animo pelanggan cukup bagus. Usaha itu pun sukses dan berkembang hingga sekarang.

Rupanya ide peluncuran second brand tersebut merupakan inovasi yang dilakukan Shanty untuk bertahan di era digital. Istri dari Hadi Saroso ini mengakui, beberapa tahun belakangan saat menjamurnya perdagangan online, pendapatannya mengalami tren penurunan yang cukup signifikan. Dsy12

Berita Terbaru

Petakan Program hingga Tingkat Desa, Pemkab Trenggalek Komitmen Tekan Angka Kemiskinan

Petakan Program hingga Tingkat Desa, Pemkab Trenggalek Komitmen Tekan Angka Kemiskinan

Kamis, 17 Sep 2026 12:05 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya dalam menekan angka kemiskinan yang masih berada di 10,29 persen, sementara target dalam RPJMD ditetapkan sebesar…

Datangi Kemensos, Pemkab Situbondo Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat

Datangi Kemensos, Pemkab Situbondo Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 17 Sep 2026 12:02 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di daerah Situbondo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat mendatangi dan…

Lewat KISI 2026, Pemkab Sidoarjo Dorong Terciptanya Inovasi Pemerintahan

Lewat KISI 2026, Pemkab Sidoarjo Dorong Terciptanya Inovasi Pemerintahan

Kamis, 17 Sep 2026 11:07 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Melalui ajang Kompetisi Inovasi Sidoarjo (KISI) 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendorong terciptanya inovasi…

Dorong Optimalisasi Produksi Garam Pemkab Malang Terapkan Sistem ‘Tunnel’

Dorong Optimalisasi Produksi Garam Pemkab Malang Terapkan Sistem ‘Tunnel’

Kamis, 17 Sep 2026 11:01 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya untuk meningkatkan produksi garam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, menyatakan penerapan sistem tunnel. Sehingga,…

Perkuat Mitigasi Bencana Gempa Bumi, Pemkot Surabaya Gandeng Ahli Geologi

Perkuat Mitigasi Bencana Gempa Bumi, Pemkot Surabaya Gandeng Ahli Geologi

Kamis, 17 Sep 2026 10:57 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memperkuat mitigasi bencana gempa bumi dari keberadaan patahan atau sesar aktif di wilayah Surabaya dan sekitarnya,…

Lewat Kegiatan Mini Job Fair, Pemkot Surabaya Tawarkan 450 Lowongan Kerja

Lewat Kegiatan Mini Job Fair, Pemkot Surabaya Tawarkan 450 Lowongan Kerja

Kamis, 17 Sep 2026 10:52 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui kegiatan Mini Job Fair bertajuk "Surabaya Siap Kerjo" di Lantai Basement Surabaya Urban Creative HUB (SUCH), eks Hi-Tech…