Harga Gabah Anjlok Lantaran Isu Impor Beras 1 Juta Ton

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para petani yang sedang panen gabah. SP/ JKT
Para petani yang sedang panen gabah. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Adanya isu rencana pemerintah akan impor beras 1 juta ton membuat harga gabah sempat anjlok cukup dalam, selain itu muncul ancaman gagal panen lantaran pada Desember 2020 dan Januari 2021 lalu banjir terjadi di banyak tempat. Dikhawatirkan, fenomena ini berpengaruh pada hasil panen.

Namun, Jokowi mengakui bahwa pemerintah sempat berencana mengimpor beras. Sebab, pemerintah khawatir pandemi Covid-19 akan menyebabkan hasil panen dalam negeri tidak baik dan tak banyak. Pemerintah juga khawatir pandemi menyebabkan stok beras di Badan Urusan Logistik (Bulog) tidak mencukupi.

"Kemarin saya sampaikan, sudah setop dulu ini panen mau impor. Enggak, enggak usah, enggak usah impor," katanya, Rabu (21/4/2021).

Jokowi menyadari impor beras di masa panen akan menyebabkan harga gabah dalam negeri anjlok. Ia pun mengaku bersyukur Indonesia memilik stok beras yang cukup tanpa impor, lantaran saat ini persediaan beras dunia menjadi rebutan banyak negara.

"Untung kita tidak impor. Saya tadi cek ke Pak Mentan (Menteri Pertanian), ke Pak (Direktur Utama) Bulog Pak Buwas (Budi Waseso) juga cukup Alhamdulillah," kata Jokowi.

Jokowi juga sudah memutuskan bahwa tidak ada impor beras sampai Juni 2021. Dia percaya panen saat ini akan mencukupi kebutuhan beras. saat ini harga gabah di Indramayu sudah kembali ke Rp 4.200 per kg. Sebelumnya sempat jatuh sekitar Rp 3.400-Rp 3.500 per kg

"Coba pas panen impor, gabah bisa Rp 3 ribu. Kita ngerti seperti itu, tapi sekali lagi hitung-hitungan banjir, karena pandemi kita juga khawatir stoknya habis. Sekarang beras. Di dunia rebutan pangan semua, ya untung kita tidak impor. Saya tadi cek ke Pak Mentan dan Pak Kepala Bulog cukup, Alhamdulillah ," tutupnya.

Jokowi juga menyimpulkan bahwa harga gabah anjlok lantaran isu impor beras berembus kencang. Walau tak menampik rencana impor tersebut, Jokowi menegaskan pemerintah telah menghentikan impor hingga Juni 2021. Dsy20

Berita Terbaru

Bupati Gus Fawait Keluarkan Instruksi Pengurangan Sampah Plastik

Bupati Gus Fawait Keluarkan Instruksi Pengurangan Sampah Plastik

Jumat, 22 Mei 2026 05:50 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Menindaklanjuti Surat Menteri Lingkungan Hidup terkait dengan rencana penghentian pemrosesan akhir sampah dengan sistem pembuangan terbuka…

Pemkab Jember Jadi Contoh Nasional Pengentasan Kemiskinan

Pemkab Jember Jadi Contoh Nasional Pengentasan Kemiskinan

Jumat, 22 Mei 2026 05:50 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:50 WIB

Surabayapagi.com : Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) memuji langkah Pemerintah Kabupaten Jember dalam mempercepat pengentasan kemiskinan…

AI Seperti Bulldozer

AI Seperti Bulldozer

Jumat, 22 Mei 2026 05:45 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Amazon, Blue Origin dan Meta PHK Besar besaran karyawannya karena sedang gencar Mengotomatisasi Berbagai pekerjaan dengan AI.Bezos bahkan…

John Travolta (72) Masih Memukau

John Travolta (72) Masih Memukau

Jumat, 22 Mei 2026 05:40 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI .com: John Travolta mencuri perhatian di Festival Film Cannes 2026 lewat penampilannya yang berbeda dari biasanya. Aktor “Grease” itu tampil den…

Google, Berevolusi Jadi Platform Berbasis AI

Google, Berevolusi Jadi Platform Berbasis AI

Jumat, 22 Mei 2026 05:38 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:38 WIB

SURABAYAPAGI.com : Google resmi melakukan perubahan terbesar pada Search dalam 25 tahun terakhir. Mesin pencari yang selama ini identik dengan kotak pencarian…

Sistem Senjata Laser China, Ada di Bandara Dubai

Sistem Senjata Laser China, Ada di Bandara Dubai

Jumat, 22 Mei 2026 05:35 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI .com:Pekan lalu, netizen yang jeli menemukan apa yang tampak seperti sistem laser buatan China di bandara Dubai di Uni Emirat Arab (UEA). Laser…