4.500 KPM di Pamekasan Tak Bisa Terima Bantuan PKH

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah warga penerima bantuan PKH saat menunggu pencairan.
Sejumlah warga penerima bantuan PKH saat menunggu pencairan.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Pamekasan - Ribuan Keluarga Penerima Manfat (KPM) di Pamekasan harus gigit jari. Pasalnya, 4.500 PKM dipastikan tidak bisa menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua tahun 2021.

Ribuan warga dari 13 kecamatan di Pamekasan itu tidak bisa menerima bantuan karena data KPM PKH terblokir oleh sistem.

Hal tersebut dibenarkan oleh Koordinator Pendamping PKH Kabupaten Pamekasan Hanafi. Dia mengatakan, berdasarkan data bayar yang sudah diterima sebanyak 52.206 KPM dengan total anggaran Rp35,9 miliar, hasil data bayar atau final closing ada sekitar 4.500 yang tidak terbayar.

"Tahap kedua ini, ada sekitar 4.500 KPM PKH yang tersebar di 13 kecamatan yang berada di Kabupaten Pamekasan yang tidak bisa dicairkan," kata Hanafi, Rabu (21/4/2021).

Menurutnya, KPM yang tidak bisa mencairkan bantuan tersebut disebabkan adanya trouble pada saldo rekening bank (terblokir). Selain itu, disebabkan ketidakseimbangan antara data penerima bantuan dengan data yang ada di disdukcapil setempat.

"Posisi saldo terakhir tidak melakukan transaksi di tahap sebelumnya. Hal itu disebabkan penerima bantuan PKH mendapat bantuan UMKM, sehingga mereka tidak bisa mencairkan PKH dan terblokir secara otomatis," jelasnya.

Selanjutnya, Hanafi berharap, semoga ribuan KPM PKH tersebut segera teraktivasi kembali, agar mereka dapat mencairkan bantuan PKH pada tahap berikutnya. "Mudah-mudahan tahap ketiga bisa cair," tutup Mantan Aktivis PMII Pamekasan itu.

Diketahui, pencairan bantuan PKH pada tahap kedua di tahun 2021 dicairkan dengan dua termin.

Pada termin pertama diperkirakan ada 10 ribu KPM yang tidak bisa mencairkan, namun sebagian besar sudah bisa dicairkan pada termin kedua. Sementara pencairan bantuan PKH di tahap kedua di Bumi Gerbang Salam sudah mencapai 95 persen.

 

Berita Terbaru

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …