PTM SD-SMP di Malang Bakal Dihentikan Sementara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Malang Sutiaji di dalam kelas pelajar SMP yang mulai menerapkan sekolah tatap muka sejak Senin, (19/4) SP/Humas Pemkot Malang
Wali Kota Malang Sutiaji di dalam kelas pelajar SMP yang mulai menerapkan sekolah tatap muka sejak Senin, (19/4) SP/Humas Pemkot Malang

i

SURABAYAPAGI, Malang - Penerapan sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka (PTM )untuk SD dan SMP  di Kota Malang telah digelar sejak Senin, 19 April lalu. Namun Pemerintah Kota Malang berencana utnuk minggu depan kegiatan belajar mengajar itu kembali dihentikan sementara.

Penghentian sementara PTM itu karena pada Senin, 26 April – Kamis, 29 April ada rencana ujian akhir untuk siswa kelas 6 SD. Sedangkan ujian untuk kelas 9 sudah digelar.

“Maka untuk kelas 1-5 SD dan kelas 7-8 SMP selama sepekan itu akan kembali belajar secara daring,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang, Suwarjana di Malang, kemarin.

Momen ujian untuk siswa kelas 6 itu juga bakal dimanfaatkan Dikbud untuk kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan PTM yang sedang berjalan. Memastikan apakah seluruh sekolah telah sesuai protokol kesehatan atau belum.

“Kalau sudah sesuai protokol kesehatan ya PTM akan dibuka lagi begitu siswa kelas 6 selesai ujian,” ujar Suwarjana.

Dikatakannya, selama tiga hari pertama pelaksanaan PTM , tak ada sekolah yang ditegur karena pelanggaran protokol kesehatan. Meski pada hari pertama PTM sempat ada insiden guru SD mengajak siswa melepas masker.

“Melepas masker untuk bernyanyi bersama, tapi itu bukan kejadian fatal. Saat itu juga langsung kami minta patuh protokol,” ucapnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyebut sudah 95 persen SD dan SMP di Kota Malang yang menerapkan PTM. Rinciannya, ada 86 SMP negeri dan swasta serta sekitar 250 SD negeri dan swasta yang sudah menerapkan PTM.

Hanya sedikit sekolah yang belum siap melaksanakan kebijakan itu dengan beberapa pertimbangan. Misalnya, ada orang tua yang belum setuju lantaran masih khawatir dengan kondisi kesehatan anaknya.

“Ada juga guru di sekolah dahulunya pernah positif terinfekso Covid-19, jadi harus benar-benar dipastikan sebelum mulai sekolah tatap muka,” ucap Suwarjana.

Secara keseluruhan, Dikbud optimis untuk tahun ajaran baru 2021 ini semua sekolah bisa menerapkan PTM. Apalagi saat itu dipastikan semua guru sudah mendapat dua kali suntikan vaksin Covid-19.lp/na

Berita Terbaru

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…