Dirjen Pendidikan Vokasi Resmikan Dua Prodi Pens Apresiasi Hasil Riset

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Wikan Sakarinto  meninjau cara kerja dari Primo EJV atau Pens Robot Entelejen Movemen. SP/Patrik Cahyo
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Wikan Sakarinto meninjau cara kerja dari Primo EJV atau Pens Robot Entelejen Movemen. SP/Patrik Cahyo

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi (Diksi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), Wikan Sakarinto  didampingi Direktur PENS, Dr. Zainal Arief meninjau langsung Pameran Produk Inovasi karya Mahasiswa PENS di Ruang Pusat Inovasi dan Startup PENS lt. 5 Gedung Pascasarjana PENS, Kota Surabaya, Kamis (22/4).

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sekaligus meresmikan Peluncuran Program Studi Baru serta pembukaan Pameran Produk Inovasi yang diselenggarakan dengan protokol kesehatan ketat.

Dirjen Dikti meninjau langsung beberapa produk inovasi dari mahasiswa bersama dosen PENS seperti produk inovasi binaan PENS Sky Venture. Dirjen Diksi mencoba langsung produk inovasi berupa E-bike yang hasil kolaborasi PENS dengan PT. Insera Sena produsen sepeda Polygon.

“Sepeda ini kerjasama PENS dengan Polygon, Polygon ingin performance sepedanya kalau ada tanjakan ada bantuan dari motor listrik sehingga tidak berat,” jelas Wikan. Selain itu, yang menarik perhatian Dirjen Dikti mempraktikan produk inovasi berupa simulasi praktikum kesehatan. Simulasi ini menggunakan teknologi AR/VR, sehingga praktikum dapat diselenggarakan secara online.

Selama meninjau produk inovasi Dirjen Diksi, Wikan Sakarinto mengungkapkan bahwa produk inovasi ini wujud adanya link and match dengan industri. “Produk inovasi ini merupakan kebutuhan industri yang masuk di teaching factory nya PENS, didalamnya turut berkontribusi mahasiswa, dosen, bahkan alumni-alumni dibawah naungan inkubator bisnis PENS,” ujar Wikan Sakarinto.

Dirjen Diksi sangat mengapresiasi langkah PENS dalam menerapkan ide inovasi, sehingga tidak hanya berupa paper saja tetapi diwujudkan berupa produk.

Setelah meninjau produk inovasi tersebut, Dirjen Dikti didampingi Direktur PENS melakukan peluncuran dua Program Studi Baru PENS meliputi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Internet dan Sarjana terapan Teknologi Rekayasa Multimedia.

Wikan Sakarinto juga menambahkan kedua program studi pastinya akan melakukan link and match dengan industri. “Kedua prodi semakin link and match dengan industri, kurikulum, ada dosen tamu dari industri, dan magang di industri,” tutur Dirjen Diksi.

Selain itu, Wikan juga berharap lulusan dari prodi ini akan memenuhi kebutuhan industri melalui program S2 Terapan. Prodi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Internet (TRI) ini tentunya sesuai dengan kebutuhan di era digital.

“Sekarang orang butuh internet, bahkan saat selesai landing dari pesawat pasti orang tidak lupa menghidupkan akses internet,” jelas Wikan saat launching program studi.

Sedangkan untuk prodi sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Multimedia (TRM) ini sudah sesuai dengan maraknya industri media. Mulai dari pesatnya industri animasi dan bahkan bermunculan content creator.

“Ini sudah tentu sesuai dengan kondisi sekarang dengan banyak content creator, jadi dosen tamunya bisa juga dari content creator. Saya berharap bisa tertuju pada terobosan baru dari pens Surabaya sudah bisa dilihat, prodi-prodi baru ini langsung bekerjasama dgn industry,”lanjut Wikan. Bahkan Wikan Sakarinto bersedia menjadi dosen tamu, karena termasuk dari content creator yang mengisi kontennya di channel YouTube.

Sementara itu, Direktur PENS Dr. Zainal Arief menyampaikan persiapan dalam membuka program studi baru tidak ada halangan meskipun dalam kondisi dalam jaringan karena pandemi Covid-19. “Meskipun pandemi, koordinasi dengan tim penyusun masih dapat dilaksanakan, meskipun dilaksanakan secara luring/offline tetap dengan protokol kesehatan,” ujar Direktur PENS.

Ia menambahkan program prodi kedepannya bisa memenuhi kebutuhan industri, baik kurikulum serta cara pengajarannya berbasis project. “Saya ingin benar – benar mempraktikkan hasil riset terapan PENS  yang tidak dalam bentuk kertas tetapi produk nyata yang dapat memenuhi kebutuhan industry,”ucapnya. Pat

Berita Terbaru

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui Unit P…

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kapolres Lamongan yang baru AKBP Adhytiawarman Gautama Putra P.hD menyempatkan diri melaksanakan shalat Ashar berjamaah, bersama j…

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kapolres Blitar AKBP Ardy Zuul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bertatap muka dengan awak media di Blitar Raya pagi tadi di ruang Lo…

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Terdakwa Maidi tidak membantah keterangan saksi Siti Ulfasyah terkait pemberian ATM serta transfer uang Rp3 juta hingga Rp10 juta p…

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum Kepala Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terus bergulir. Kali Korban b…

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meluncurkan logo resmi Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 yang mengusung tema “Kidung Aruna K…