Polisi, Kades dan Pengusaha Pesta Sabu, Hanya Direhabilitasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketiga tersangka oknum Polisi, Kepala Desa dan Pengusaha seafood, saat ditangkap di Mapolresta Banyuwangi.
Ketiga tersangka oknum Polisi, Kepala Desa dan Pengusaha seafood, saat ditangkap di Mapolresta Banyuwangi.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - RH (38), MH (54) dan WW (40) yang masing-masing oknum polisi, perangkat desa dan seorang pengusaha yang diamankan saat tengah pesta sabu tak dilakukan penahanan.

Ketiganya saat ini menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Malang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasatnarkoba Polresta Banyuwangi Kompol Ponzy Indra kepada wartawan, Kamis (22/4/2021). "Ketiga tersangka WW, MN, dan RS saat ini sudah di RSJ Lawang Malang untuk rehabilitasi ketergantungan narkoba," kata Kompol Ponzy.

Rehabilitasi itu merujuk hasil asesmen ketiga tersangka tersebut dari BNNP Jatim, Selasa (21/4 /2021) kemarin. "Hasilnya mereka perlu direhabilitasi," jelasnya.

Ponzy mengungkapkan, saat dalam proses penyidikan, pihak keluarga ketiga tersangka melalui kuasa hukumnya mengajukan asesmen untuk rehabilitasi. Sebab mereka bukan pengedar, melainkan pemakai. Barang buktinya juga hanya 0,17 gram sabu.

"Mereka ajukan asesmen, ya kita tindak lanjuti sebagaimana yang telah diatur UU. Mereka pemakai, bukan pengedar, dan barang bukti sabunya berat bersihnya 0,17 di bawah 1 gram," ungkapnya.

Sementara barang bukti sabu yang digunakan ketiga orang untuk pesta didapat dari seseorang berinisial D yang saat ini masih dikejar polisi.

Ponzy menambahkan, sebenarnya program rehabilitasi dalam penanganan tersangka penyalahgunaan narkoba sudah lama diterapkan oleh pihak kepolisian.

"Mungkin karena ini pertama kali di Banyuwangi dan menyangkut orang yang memiliki status sosial tinggi di masyarakat, sehingga jadi sorotan," pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Aliansi Rakyat Miskin Muhammad Helmi Rosyadi sangat menyayangkan adanya dugaan perlakuan istimewa kepada ketiga para tersangka tersebut. Ia pun menuding adanya diskriminasi perlakuan petugas terhadap orang yang berduit dibandingkan dengan orang miskin.

"UU tidak diskriminasi, tapi oknum aparatur yang punya kuasa pemegang hukum yang selalu bersikap diskriminasi. Orang berduit diarahkan rehabilitasi, orang miskin malah dipenjara," kata Helmi. "Diduga ada gratifikasi dalam kasus ini," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, Polresta Banyuwangi mengamankan tiga orang saat tengah berpesta sabu di sebuah rumah di Kebalenan Banyuwangi pada Kamis (15/4) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Ketiganya adalah RA (38) warga Kelurahan Kebalenan, Banyuwangi, MH (54) warga Desa Watukebo, Wongsorejo dan WW (40) seorang pengusaha, warga Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya sabu yang diduga belum habis digunakan seberat 0,17 gram dan alat hisap atau bong. bw/ham

Berita Terbaru

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPC PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPC PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…

Rp28 Miliar Jadi Pangkal Sengketa, Bareskrim Siapkan Penghentian Laporan yang Seret Bupati Subandi

Rp28 Miliar Jadi Pangkal Sengketa, Bareskrim Siapkan Penghentian Laporan yang Seret Bupati Subandi

Kamis, 05 Nov 2026 15:39 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perkembangan baru muncul dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan kerja sama investasi perumahan senilai Rp28 miliar yang m…

Hujan Deras, Tiga Lahan Tanaman Hortikultura di Tulungagung Terendam Banjir

Hujan Deras, Tiga Lahan Tanaman Hortikultura di Tulungagung Terendam Banjir

Kamis, 05 Nov 2026 15:31 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dinas Pertanian (Disperta) Tulungagung mencatat hujan deras di beberapa hari terakhir menyebabkan lahan tanaman berjenis…

Dukung Pembangunan Daerah, Pemkab Lumajang Perkuat Optimalisasi Pajak

Dukung Pembangunan Daerah, Pemkab Lumajang Perkuat Optimalisasi Pajak

Kamis, 05 Nov 2026 15:27 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai upaya dalam memperkuat kapasitas pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bakal memperkuat koordinasi…

Pemkab Bojonegoro Gratiskan Layanan Cuci Darah di 5 RSUD per Januari 2027

Pemkab Bojonegoro Gratiskan Layanan Cuci Darah di 5 RSUD per Januari 2027

Kamis, 05 Nov 2026 15:21 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya membantu 146 pasien yang selama ini rutin menjalani terapi cuci darah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro…

Musim Hujan Sudah Datang, Pemkab Lamongan Siagakan Bencana

Musim Hujan Sudah Datang, Pemkab Lamongan Siagakan Bencana

Kamis, 05 Nov 2026 15:16 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Musim hujan sudah mulai datang, antisipasi dan mitigasi bencana terus dilakukan oleh Pemkab Lamongan, melalui Badan Penanggulan…