Belanja ke Pasar Induk Bisa Lewat Sistem Online

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasar Induk Osowilangun Surabaya mempermudah pedagang di pasar tradisional dalam berbelanja dengan menerapkan sistem belanja online. SP / HUMAS PEMKOT SURABAYA
Pasar Induk Osowilangun Surabaya mempermudah pedagang di pasar tradisional dalam berbelanja dengan menerapkan sistem belanja online. SP / HUMAS PEMKOT SURABAYA

i

SURABAYAPAGI,Surabaya -  Kebutuhan seluruh pasar tradisional maupun pasar eceran di Kota Surabaya saat ini bisa ditampung melalui pasar induk. Pemkot Surabaya mempermudah pedagang di pasar tradisional dalam berbelanja ke pasar induk dengan menerapkan sistem belanja online.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan pedagang pasar tradisional bisa membeli secara online dan barangnya akan dikirim oleh pasar induk ke pasar tradisional.

"Sehingga pasar tradisional tidak perlu datang mengambil barangnya. Sehingga ada keuntungan, pertama efisiensi waktu, kedua efisiensi tenaga. Insyaallah semoga bisa berjalan," kata Eri di PIOS (Pasar Induk Osowilangun Surabaya), Jumat (23/4/2021).

Eri mengatakan, pasar induk memiliki peran penting. Yakni memastikan keamanan harga komoditi di pasaran."Jadi ini bisa support pasar tradisional. Jadi harga dengan pasar induk bisa terkontrol, naik atau turun. Pasar induk bisa kasih support," jelasnya.

Untuk stok bahan pokok makanan di Surabaya, Eri menyebut masih aman. "Insyaallah aman kalau stok," ujarnya.

Sementara Direktur Pasar Komoditi Nasional (Paskomnas) Indonesia, Hartono mengatakan, jaringan luas pasar induk akan memberikan kemudahan bagi pasar tradisional. Seperti kemudahan akses distribusi barang ke pasar-pasar di sekitarnya.

"Kalau pasar induk banyak, berjaringan, stabil dan petani mudah. Fluktuasi harga bisa diperkecil. Di PIOS sendiri, dalam per harinya perputaran barang 300 ton. (Nominal) sekitar Rp 1,5 M," kata Hartono.

Terkait sistem online yang digunakan oleh Pemkot Surabaya, pihaknya sangat mendukung. Nantinya akan memberikan kemudahan bagi pedagang yang ada di pasar tradisional.

"Kami memberi informasi dan kemudahan terhadap pedagang," pungkasnya.na

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…