Jatim Dukung Pengembangan Ekspor Sarang Burung Walet

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sarang burung wallet. SP/ SBY
Sarang burung wallet. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai rangka memenuhi kebutuhan pasar ekspor dan meningkatkan penghasilan devisa suatu negara dan mengingat, pasar terbesar bagi ekspor Sarang Burung Walet Indonesia, utamanya di Jawa Timur adalah China, disusul oleh Hongkong, Amerika Serikat, dan Singapura. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur siap mendukung pengembangan ekspor Sarang Burung Walet (SBW).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Drajat Irawan mengatakan, kontribusi ekspor Sarang Burung Walet Jatim ke China pada tahun 2020 adalah senilai 46 juta US Dollar AS, nilai tersebut meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya senilai 38,5 juta US Dollar.

“Berdasarkan data yang dihimpun melalui Pusdatin Kemenperin RI, nilai ekspor Sarang Burung Walet Jatim pada Tahun 2020 adalah 99,43 juta US Dollar dengan total seberat 209,5 kilogram dan pasar utamanya adalah China,” urai Drajat, Minggu (25/4/2021).Di sisi lain, Indonesia dan China juga telah memiliki perjanjian perdagangan yang bisa dimanfaatkan oleh eksportir yaitu ASEAN-China FTA dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Jatim melalui Disperindag Jatim sesuai arahan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah menerapkan sejumlah strategi guna meningkatkan kinerja ekspor untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

Kemudian juga ada pula optimalisasi fungsi Export Center, inovasi teknologi melalui Sipintar (Sistem Informasi Perdagangan Internasional) dan Dashboard PEPI, layanan chatbot klinik INDAG.

Terdapat pula program pelatihan ekspor melalui kegiatan Export Coaching Program (ECP), sosialisasi kebijakan ekspor, kegiatan Business Matching hingga kurasi produk oleh kurator professional melalui Pondok Kurasi.

Dengan potensinya yang sangat besar untuk mengisi kebutuhan pasar China pelaku usaha Sarang Burung Walet di Jatim diharapkan mampu meningkatkan kualitas produksi agar bisa mengambil peluang ekspor dari komoditas tersebut. Sebagaimana yang tertuang pada Permendag Nomor 51 Tahun 2012 terkait dengan ketentuan ekspor Sarang Burung Walet ke China yang mengatur bahwa pelaku ekspor Sarang Burung Walet merupakan Eksportir Terdaftar Sarang Burung Walet (ET-SBW). Dsy16

Berita Terbaru

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI : Kemenangan Rachel/Febi membuat kedudukan Indonesia vs Taiwan imbang menjadi 2-2, semalam. Saat berita ini dibuat, partai kelima, di mana Ester …

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan industri substitusi impor khususnya di sektor farmasi, demi mengurangi …

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memperbaiki semua perlintasan KA. Hal tersebut disampaikan Prabowo usai menjenguk korban kecelakaan…

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).…

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Tabrakan Maut antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute, Diduga Disebabkan Taksi Listrik yang Mogok di Lintasan KA…

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara soal insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek. Insiden tersebut…