Komisi C Nilai PT JGU Belum Maksimal Berikan Kontribusi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kunjungan kerja Komisi C DPRD Jatim yang bertemu dengan PT JGU di Sidoarjo, Kamis (22/4) kemarin. SP/DPRD JATIM
Kunjungan kerja Komisi C DPRD Jatim yang bertemu dengan PT JGU di Sidoarjo, Kamis (22/4) kemarin. SP/DPRD JATIM

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - PT Jatim Grha Utama (JGU) diminta bekerja secara maksimal untuk bisa memberi kontribusi finansial kepada Pemprov Jatim. Permintaan ini disampaikan karena performa JGU selama ini kurang optimal, terutama pada tiga anak perusahaan yang dimiliki. Hal ini terungkap saat kunjungan kerja Komisi C DPRD Jatim yang bertemu dengan PT JGU di Sidoarjo, beberapa hari lalu.

“Kita ingin agar BUMD ini bisa mengkonsolidasikan anak perusahaannya. Sehingga bisa memberikan kontribusi secara finansial kepada Pemerintah Provinsi Jatim. Dari tiga anak perusahaannya, Puspa Agro dan Pratama Jatim Lestari masih berkutat pada persiapan,” kata Ketua Komisi C Hidayat, kemarin.

Politikus asal Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa Puspa Agro masih dalam taraf transformasi. Dalam pertemuan, anggota Komisi C tidak ingin Puspa Agro ini hanya menjadi sekelas Pasar Keputran Surabaya. 

“Kita ingin menjadi intermediasi antar pulau dan penyangga yang maksimal. Kita sudah kontrubusi uang yang banyak sekali di sana untuk sarana dan prasarana. Namun masih saja belum maksimal,” tegas Hidayat.

Lebih lanjut, PT Pratama Jatim Lestari  anak peruahaan PT JGU di Dawar Blandong Mojokerto juga belum bisa mengoperasionalkan pabrik pengolahan limbah B3. 

“Kita dapatkan informasi keberadaannya dalam proses legalisasi yang belum tuntas. Jadi KLHK belum bisa menyerahkan lahan di sana ke Pemprov Jatim karena belum selesai tukar gulingnya di Bondowoso. Izin operasional belum selesai,” terang politikus asal Mojokerto.

Padahal, imbuh Hidayat, pihaknya ingin sekali agar Jawa Timur bisa segera mengelolah limbah sendiri. “Belum ada progres yang baik. Satu sisi kita ingin limbah ini segera bisa kita kelola sendiri,” harap Hidayat.

Menyangkut soal aset PT JGU juga masih banyak yang bermasalah. Hidayat mengungkap, ada yang kalah dalam proses hukum, bahkan ada yang ditempati secara ilegal oleh pihak ketiga. 

“Di sisi lain properti kita mendapatkan problem karena pandemi. Ini hal-hal mendasar yang ingin mendapat solusi lebih cepat,” pintanya.
Komisi C DPRD Jatim kedepan akan melakukan pendalaman lagi terkait PT JGU dan anak perusahaannya agar bisa memberikan rekomendasi agar bisa maksimal memberi kontribusi.  

“Minimal dari pertemuan ini kita sudah mendapat gambaran secara umum masih banyak problem di PT JGU,” kata Hidayat. 

Terpisah, Direktur Utama JGU Mirza Muttaqien mengapresi perhatian dari Komisi C DPRD tersebut. Baginya masukan tersebut akan menjadi energi bagi JGU dan seluruh anak perusahaan untuk bangkit lebih baik lagi. 

Mirza mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan berbagai perbaikan agar BUMD yang dia pimpin bisa memberikan keuntungan bagi Provinsi Jatim.“Di Driyorejo kami sudah membangun rumah sederhanya 3.000 unit. Sedangkan di Menganti Gresik ada sekitar 1.000 unit. Dalam waktu dekat akan segera kami launching,” katanya. 

Namun, Mirza mengakui masih ada banyak potensi yang belum dimanfaatkan maksimal oleh JGU, salah satunya pemanfaatan aset untuk pembangunan properti. Sesuai usul Komisi C DPRD Jatim, pihaknya akan membangun rumah sederhana atau bahkan apartemen murah untuk warga Jatim. 

“Harapan kami, BUMD ini tidak hanya memberi kentungan secara ekonomi. Tetapi juga secara sosial kepada masyarakat,” pungkas Mirza. sab/ana

Berita Terbaru

Sidang Kasus Penganiayaan Pasar Buah, Terungkap Korban di Atas Tubuh Terdakwa Saat Saksi Tiba

Sidang Kasus Penganiayaan Pasar Buah, Terungkap Korban di Atas Tubuh Terdakwa Saat Saksi Tiba

Rabu, 30 Sep 2026 17:52 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 17:52 WIB

SurabayaPagi, Pagi, - Sidang perkara penganiayaan di Pasar Buah Tanjungsari masuk babak baru di Pengadilan Negeri Surabaya 29 September 2026. Dua saksi,…

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Jangan Hanya Pandai Akademik, Adab Nomor Satu

Bupati Madiun Ingatkan Pelajar: Jangan Hanya Pandai Akademik, Adab Nomor Satu

Rabu, 30 Sep 2026 17:22 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengingatkan para pelajar agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memperkuat etika, n…

Pemadaman Listrik Bergilir Marak di Sejumlah Wilayah Ponorogo, PLN Ungkap Penyebabnya

Pemadaman Listrik Bergilir Marak di Sejumlah Wilayah Ponorogo, PLN Ungkap Penyebabnya

Rabu, 30 Sep 2026 15:29 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Pemadaman listrik bergilir terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ponorogo dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut membuat s…

Kasus Kantor Desa Serag, Pemkab Ponorogo Terjunkan Inspektorat

Kasus Kantor Desa Serag, Pemkab Ponorogo Terjunkan Inspektorat

Rabu, 30 Sep 2026 15:28 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Polemik pembangunan kembali Kantor Desa Serag, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (…

Gubernur Teken BP BUMD, Fraksi Golkar : Harus Diisi Pejabat Paham Bisnis

Gubernur Teken BP BUMD, Fraksi Golkar : Harus Diisi Pejabat Paham Bisnis

Rabu, 30 Sep 2026 15:27 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Terbitnya Peraturan Gubernur No 13/2026 yang didalamnya mencantumkan Biro Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) mendapat d…

Dishub Sidoarjo Perketat Pengawasan Kendaraan Angkutan di Jalur Nasional

Dishub Sidoarjo Perketat Pengawasan Kendaraan Angkutan di Jalur Nasional

Rabu, 30 Sep 2026 15:19 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo memperketat pengawasan kendaraan angkutan barang melalui operasi gabungan…