Pemkot Mojokerto Siapkan Rusunawa untuk Karantina Pekerja Migran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolresta Mojokerto dan Wakil Walikota saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Stasiun Kereta Api Mojokerto, Senin (26/4) siang. SP/Dwy AS
Kapolresta Mojokerto dan Wakil Walikota saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Stasiun Kereta Api Mojokerto, Senin (26/4) siang. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menyiapkan tempat karantina bagi tenaga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan pulang ke Kota Mojokerto. 

Wakil Wali Kota Mojokerto, Ahmad Rizal Zakaria mengatakan tenaga kerja luar negeri yang akan kembali ke Kota Mojokerto telah disediakan tempat karantina di rusunawa sebelum pulang ke rumahnya masing-masing.  

"Tadi kita sudah rapat teknis vidcom dengan pak Kapolda dan pak Pangdam V Brawijaya terkait persiapan penyambutan PMI soal apa yang harus disiapkan dan harus dilakukan," terangnya usai melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Stasiun Kereta Api Mojokerto, Senin (26/4) siang.

Wawali menyebut, sesuai petunjuk rapat, Pekerja Migran yang masuk ke Indonesia akan dilakukan karantina selama lima hari. Yakni dua hari di tempatkan di Asrama Haji Surabaya dan selebihnya, selama tiga hari di karantina di Kota atau Kabupaten masing-masing.

"Jadi setelah tiba, mereka terlebih dulu di karantina di Asrama Haji lalu kita jemput dan kita karantina lagi di Rusunawa Cinde, Kecamatan Magersari," ujarnya.

Rizal menyebut, di rusunawa ini nantinya akan dilakukan tes swab. Jika hasilnya positif maka akan dilakukan prosedur isolasi, namun jika negatif maka mereka akan diperbolehkan untuk ke rumahnya masing-masing.

"Kalau se indonesia jumlahnya ada 14 ribuan PMI yang balik ke Indonesia. Untuk Kota Mojokerto jumlahnya tak banyak, mungkin satu atau dua orang saja," jelasnya.

Terpisah, Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, tujuannya sidak ke stasiun ini juga untuk melihat alat geNose. Pasalnya, saat larangan mudik nanti, alat ini bakal dimanfaatkan untuk melakukan tracing terhadap pemudik yang lolos dari penyekatan.

"Tanggal 6 hingga 17 April nanti seluruh moda transportasi akan di liburkan, tak terkecuali kereta api. Untuk itu, kita manfaatkan alat GeNose stasiun ini untuk melakukan tracing ke rumah-rumah pemudik yang berhasil lolos dari penyekatan. Kita datangi mereka dan kita lakukan tes GeNose," tegasnya.

Untuk itu, ia meminta peran aktif Ketua RT dan Ketua RW untuk ikut mengawasi keluar masuk warganya. Ini untuk mencegah penyebaran wabah corona.

"Jangan segan laporkan ke kita jika ada pemudik yang datang. Ini untuk keselamatan kita bersama," imbaunya. Dwy

 

 

Berita Terbaru

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebanyak puluhan bangunan di Pasuruan, Jawa Timur rusak diterjang angin kencang. Bangunan yang rusak termasuk balai desa.…

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

Rabu, 18 Feb 2026 11:55 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menjelang bulan puasa, sejumlah komoditas seperti harga daging ayam di Pasar Baru Lumajang melonjak hingga tembus Rp 40.000 per…

Heboh! Ayam hingga Buah di Menu MBG Jombang Disebut Tak Layak Konsumsi

Heboh! Ayam hingga Buah di Menu MBG Jombang Disebut Tak Layak Konsumsi

Rabu, 18 Feb 2026 11:46 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini sempat viral di media sosial (medsos) melalui  Instagram @ingintauindonesia, yang menyebut jika menu makan bergizi …

Sebelum Lebaran 2026, Pemkab Tulungagung Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung

Sebelum Lebaran 2026, Pemkab Tulungagung Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung

Rabu, 18 Feb 2026 11:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur, menargetkan perbaikan ruas jalan rusak di Desa Sambirobyong, Kecamatan…

Dukung Akurasi Awal Bulan Hijriah, Lamongan Luncurkan Aplikasi Hisab Rukyat

Dukung Akurasi Awal Bulan Hijriah, Lamongan Luncurkan Aplikasi Hisab Rukyat

Rabu, 18 Feb 2026 11:14 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Demi mendukung akurasi perhitungan astronomi dalam penentuan awal bulan Hijriah di Kabupaten Lamongan, Lingkaran Studi Ilmu Hisab…

Selama Bulan Ramadhan, ASN di Ponorogo Dapat Pengurangan Jam Kerja

Selama Bulan Ramadhan, ASN di Ponorogo Dapat Pengurangan Jam Kerja

Rabu, 18 Feb 2026 11:07 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, menyesuaikan jam kerja aparatur sipil negara…