Diknas Kota Mojokerto Gelar Sekolah Tatap Muka untuk PAUD dan TK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto, Amin Wachid. SP/Dwy AS
Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto, Amin Wachid. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto  –  Sukses menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk SD dan SMP, Pemkot Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberlakukan kebijakan yang sama di jenjang Paud dan TK.

PTM sudah dimulai pada Senin 19 April  hingga Jumat, 30 April 2021 nanti,  di sejumlah PG-TK, satu diantaranya PG-TK Pertiwi Kota Mojokerto.

Nampak, sebelum memasuki kelas, anak-anak akan diukur suhu tubuhnya dan melepas sepatu mereka. Usai melepas sepatu, mereka diarahkan menggunakan sandal yang telah disediakan oleh pihak sekolah.

“Lalu sepatunya kami semprot disinfektan, baru kami taruh di rak,” ujar Kepala Sekolah PG-TK Pertiwi Kota Mojokerto Parwati sembari menyemprot sepatu para muridnya.

Parwati menyebut, untuk orangtua hanya boleh mengantar anak mereka sampai batas pengunjung yang telah disediakan oleh pihak sekolah. Dimana pelaksanaan tatap muka di sekolah tersebut dibagi dalam tiga sesi. Yakni, sejak pukul 07.15 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

Setiap sesi diberikan jeda selama 15 menit untuk sterilisasi sedangkan waktu pembelajaran dibatasi selama 45 menit. “Sebenarnya dari diknas aturannya dua sesi. Tapi kami ndak sanggup kalau dua sesi saja, masih kurang,” tutur wanita 56 tahun itu.

Ia memaparkan, dalam satu kelas pun hanya dibatasi maksimal lima murid saja, baik di tingkat TK maupun Paud. Melihat dari antusias sejak hari pertama masuk, Parwati menuturkan respon orangtua sangat positif.

Terbukti, dari total 57 anak di jenjang TK hanya ada 1 anak yang belum bisa masuk. Alasannya sebab rumah sang anak jauh dari sekolah. Kemudian, untuk tingkat Paud jumlahnya ada 17 anak.

Namun, masih ada 4 orang yang belum menyetujui adanya tatap muka tersebut. “Bagi yang tidak tatap muka ya tetap kami ajari juga secara daring,” sebutnya.

Lanjut dia, yang terpenting ketika masuk anak-anak harus menyertakan izin dari orangtua.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Amin Wachid menambahkan, total ada 3.964 siswa dari tiga kecamatan di tingkat TK dan Paud Se Kota Mojokerto yang mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka.

“Pembelajaran tatap muka untuk tingkat Paud dan TK tak mematok adanya sesi. Hanya saja, harus memenuhi syarat yang wajib dilaksanakan setiap lembaga,” ujarnya.

Yakni, sudah terdaftar di sistem dapodik terkait kesiapan prokes yang disediakan sekolah, lalu durasi waktu pembelajaran maksimal 1 jam. Serta kapasitas anak di dalam kelas harus terdiri maksimal 5 anak.

“Kalaupun ada enam anak dalam satu kelas, tidak bisa kami toleransi,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga memberikan izin orangtua paling penting dalam pembelajaran tersebut. Dari total sebanyak 63 TK masih ada satu sekolah yang tidak menggelar uji coba tatap muka. Lantaran, pihak yayasan tak berkenan mengadakan pembelajaran secara luring.

Sedangkan untuk Paud yang tercatat ada 131 lembaga, semua sudah melaksanakan tatap muka secara terbatas. “Setelah tanggal 30 nanti, masih akan kami evaluasi lagi apakah bisa dilanjutkan di tahun ajaran baru mendatang,” memungkasi. dwy

Berita Terbaru

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…

Peringati Hari Penglihatan Sedunia, Sinergi Pemkot Mojokerto dan Gapopin Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga

Peringati Hari Penglihatan Sedunia, Sinergi Pemkot Mojokerto dan Gapopin Tingkatkan Derajat Kesehatan Warga

Rabu, 21 Okt 2026 14:26 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto bersinergi dengan Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) Jawa Timur menyalurkan ratusan kacamata…