PKL Liar Pasar Tambahrejo Siap Ditampung PD Pasar Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PD Pasar Surya Kota Surabaya siap menampung ratusan pedagang kaki lima (PKL) liar yang berjualan di luar Pasar Tambahrejo. SP/ PASARSURYA.SURABAYA.GO.ID
PD Pasar Surya Kota Surabaya siap menampung ratusan pedagang kaki lima (PKL) liar yang berjualan di luar Pasar Tambahrejo. SP/ PASARSURYA.SURABAYA.GO.ID

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya Kota Surabaya siap menampung ratusan pedagang kaki lima (PKL) liar yang berjualan di luar Pasar Tambahrejo. Karena mereka dianggap merugikan dan sempat membuat resah para pedagang pasar yang didalam.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Teknik dan Usaha PD Pasar Surya Kota Surabaya Muhibuddin mengatakan, pihaknya bersedia dan terbuka bagi para PKL yang ingin masuk dalam pasar.

"Asalkan mereka harus mengikuti aturan PD Pasar. Kalau tidak mengikuti aturan, malah pedagang yang resmi bisa protes kenapa PKL di luar diistimewakan," katanya di Surabaya, Kamis (29/4).

Jika tidak bisa tampung di Pasar Tambahrejo, maka para PKL INI masih bisa dimasukan ke pasar-pasar yang lain seperti pasar Pencindilan atau Ambengan.

Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lufhfiyah mengatakan keberadaan PKL di luar Pasar Tambahrejo ada sekitar 145 pedagang. Hanya saja, kebanyakan PKL tersebut bukan warga Surabaya, melainkan warga pendatang. "Kalau warga Surabaya ada sekitar 45 orang," ujar Luthfiyah.

Pihak kecamatan dan Satpol PP sudah melakukan penertiban dan memasukan sebagian dari mereka ke dalam pasar secara resmi."Kalau pasar Tambahrejo tidak cukup, maka akan dimasukan ke pasar lain," katanya.

Untuk itu, pihaknya juga berpesan kepada PD Pasar di dalam Pasar Tambahrejo dibenahi dan ditata yang rapi, bersih dan terang. "Otomatis pedagang dan pembeli yang ada di dalam pasar Tambak Rejo merasa nyaman," katanya.

Ketua Paguyuban pedagang Pasar Tambahrejo Ikhsan  meminta pedagang yang berada di luar pasar agar masuk ke dalam pasar sehingga tidak saling dirugikan satu sama lain.

"Jika pedagang dibiarkan saja berjualan di luar pasar, kasihan pedagang yang di dalam pasar yang sepi pembeli karena lebih memilih membeli di luar pasar," katanya.nt/na

Berita Terbaru

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebuah rumah di kawasan Dharmahusada Permai, Surabaya, menjadi sorotan dalam persidangan perkara dugaan sindikat penipuan daring l…

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Mantan Wali Kota Madiun Maidi menghadapi tuntutan berat dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang ditangani Komisi P…

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Maidi dengan pidana tujuh tahun dua bulan penjara dalam perkara dugaan pemerasan bermodus d…

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…