Hardiknas 2021, SMP YPPI 1 Surabaya Perkuat Makna Belajar Bagi Siswa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Guru SMP YPPI 1 Surabaya saat melihat pameran lukisan karya siswa. SP/ Sem
Guru SMP YPPI 1 Surabaya saat melihat pameran lukisan karya siswa. SP/ Sem

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2021 kali ini, dimaknai sebagai awal kebangkitan bagi pendidikan di Indonesia. 

Setelah setahun lebih diterpa gelombang covid-19 yang berujung pada kebijkan belajar dari rumah, membuat konsep "Merdeka Belajar" ala Nadiem Makarim jadi terhambat.

Tak ingin hal itu terus berlanjut, SMP Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Indonesia (YPPI) 1 Surabaya, SD YPPI - II dan TK YPPI -1 berupaya memperkuat kembali konsep tersebut dengan menanamkan soft skill pada siswa-siswi mereka.

Mengusung tema school for life, sekolah ini berupaya agar siswa-siswanya dapat memiliki bekal (soft skill) tatkala ia terjun ke masyarakat.

"Potensi dan bakat anak dimana, itu yang kami kembangkan. Karena setiap anak itu berbeda bakatnya. Ada anak yang tidak pintar di matematika tapi bagus dalam bahasa Inggris, gak apa kemampuan itu kita latih. Minimal dengan kemampuan itu, bisa jadi tour guide," kata Kepala Sekolah SMP YPPI 1, Dra. Titris Hariyanti Utami, M.Si kepada Surabaya Pagi, Minggu (02/05/2021).

Guna menanamkan soft skill bagi para siswa, selain melakukan pendampingan, sekolah ini juga memberikan kebebasan berekspresi bagi para siswa. Hal ini dapat dilihat dari capaian siswa dalam bidang seni lukis, seni desain hingga bidang entreprenuer.

Dalam seni lukis kata Titris, siswa diberikan kebebasan mengekspresikan lukisan yang ingin dibuat. Mulai dari yang berbentuk abstrak, realis, perspektif hingga bentuk tiga demensi (3D) diajarkan kepada siswa. 

"Jadi guru-guru hanya mengarahkan, membekali mereka dengan skill, setelah itu mereka bebas memilih dari yang diajarkan mana yang sesuai dengan bakat mereka," ucapnya.

Salah satu guru seni lukis Setyaning Harini, S.Pd menjelaskan, selama pembelajaran ia selalu memulai dengan garis besar materi yang diberikan. Bimbingan secara menyeluruh dianggap sangat penting di awal.

"Semua teknik lukis saya ajarkan, nanti setelah akhir semester siswa diberikan kebebasan, mana yang cocok baginya untuk membuat karya lukis sebagai tugas akhirnya," terang Setyaning. 

Selain seni lukis, kebebasan berekspresi siswa juga dapat terlihat dari seni desain. Nanang Ananto Budiono adalah salah satu guru yang mengajarkan seni desain bagi siswa. 

Bak gayung bersamput, metode seni lukis yang diajarkan oleh Setyaning diteruskan oleh Nanang. Dalam hal desain, Nanag selalu mengarahkan pada seni media baru sesuai arahan dari dinas Pendidikan.

"Jadi saya berusaha mengkolaborikan seni dan desain. Misalnya diperintahkan membuat gambar, saya akan minta siswa untuk membuat gambar secara manual dan digital. Dengan itu mereka bisa melihat perbedaan manual dan digital seperti apa, sekaligus melatih mereka agar dapat menilai potensi mereka sebetulnya pada manual atau digital," kata Nanang

Selain merdeka dalam seni, SMP YPPI 1 Surabaya pun berupaya memberikan kebebasan bagi siswa dalam bidang entreprenuer atau wirausaha. 

Melalui kegiatan youth entreprenuer class, sekolah ini berupaya menjembatani kesenjangan antara pembelajaran buku teks dan aplikasi praktis. Langkah ini pun sebagai upaya untuk memberdayakan guru berinovasi di kelas mereka dan mempersiapkan siswa dengan sejumlah soft skill.

"Ada beberapa siswa yang menjual produk olahan makanan yang dibuat bersama di sekolah secara online. Produk olahannya itu dari tanaman gedi," kata Yuniawati, salah satu guru yang menangani pengolahan inovasi makanan.

Tanaman gedi yang telah diolah menjadi olahan makanan oleh siswa SMP YPPI 1 Surabaya diantaranya adalah nuget gedi, bakwan gedi, mie gedi, cake gedi, nasi bakar gedi, hingga ice cream gedi. 

"Bahkan tahun 2020 lalu, siswa-siswi kami membuat batik gedi," katanya seraya menambahkan "Itu kolaborasi dengan anak-anak seni lukis, bahkan kemasan olahan gedi itu juga dari anak-anak seni desain,"

Hingga berita ini diturunkan, sekolah ini tengah memamerkan karya lukisan siswa-siwi SMP YPPI 1 Surabaya di ruangan art and craft. Titris mengaku, upaya tersebut merupakan penghargaan bagi murid-muridnya sekaligus menjadi dorongan bagi mereka untuk tetap berkarya.

"Dengan memarken karya lukisan anak-anak, akan memberikan rasa bangga kepada mereka. Dan anak akhirnya akan termotivasi untuk tetap berkarya," pungkasnya. Sem

Berita Terbaru

Lewat Program Dewi SAE, Probolinggo Dorong Desa Wisata Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Lewat Program Dewi SAE, Probolinggo Dorong Desa Wisata Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Rabu, 21 Okt 2026 11:11 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui Program 100 Desa Wisata atau Dewi SAE, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo berupaya dalam membuka peluang usaha,…

Dongkrak Sektor Pariwisata, Pemkot Jajaki Pengembangan 'Batu Sport Center' di Kawasan Jalibar

Dongkrak Sektor Pariwisata, Pemkot Jajaki Pengembangan 'Batu Sport Center' di Kawasan Jalibar

Rabu, 21 Okt 2026 11:05 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai upaya dalam memperkuat daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan sport tourism di Kota Batu, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut jika Tersandung Kasus Hukum

Wali Kota Eri Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut jika Tersandung Kasus Hukum

Rabu, 21 Okt 2026 10:27 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya tersangkut persoalan hukum…

Gus Fawait Paparkan Inovasi Layanan Publik di Hadapan Dirjen Otda

Gus Fawait Paparkan Inovasi Layanan Publik di Hadapan Dirjen Otda

Rabu, 21 Okt 2026 08:38 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 08:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah dihadiri oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Dr. Cheka Virgowansyah, S.STP., M.E., dilaksanakan…

Salam Cinta Sasar 10.000 Penerima Manfaat hingga Akhir 2026

Salam Cinta Sasar 10.000 Penerima Manfaat hingga Akhir 2026

Rabu, 21 Okt 2026 08:36 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 08:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Pemerintah Kabupaten Jember menggelar bakti sosial kesehatan melalui program Jember Cinta Kesehatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr.…

Fraksi Gerindra Fokus Fasilitasi Peternak Rakyat di Raperda Hilirasi Peternakan Jatim

Fraksi Gerindra Fokus Fasilitasi Peternak Rakyat di Raperda Hilirasi Peternakan Jatim

Rabu, 21 Okt 2026 08:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 08:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur meminta pengembangan hilirisasi peternakan tidak hanya menguntungkan industri pengolahan, t…