9 PMI Jalani Karantina di Safe House Jalan Kawi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Persiapan Safe House Jalan Kawi, Kota Malang saat menerima kedatangan PMI asal Kota Malang, Minggu (2/5).
Persiapan Safe House Jalan Kawi, Kota Malang saat menerima kedatangan PMI asal Kota Malang, Minggu (2/5).

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Sejak Sabtu (1/5) hingga Minggu (2/5)  tercatat sebanyak sembilan PMI sudah berada di Safe House Jalan Kawi, Kecamatan Klojen Kota Malang.

“Yang kemarin ada dua orang. Terus informasinya hari ini, yang masuk ada tujung orang. Jadi total ada sembilan orang,” ujar Kepala Dinsa Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, Minggu (2/5).

Ia menjelaskan, sembilan orang PMI yang menjalani karantina di Safe House Jalan Kawi, Kota Malang yaitu tujuh orang perempuan dewasa dan dua anak kecil.

Husnul menambahkan, ke sembilan orang PMI tersebut akan menjalani karantina di Safe House Jalan Kawi, Kota Malang selama tiga hari. Sesuai dengan SOP (standard operational procedure) yang berlaku.

Husnul yang juga menjabat sebagai juru bicara Satgas Covid 19 Kota Malang ini juga mengatakan, bahwa para PMI tersebut tidak langsung datang ke Kota Malang. Melainkan transit terlebih dahulu di Surabaya untuk pendataan dan karantina.

"Dua hari sebelumnya, mereka menjalani karantina di Surabaya. Lalu kami jemput di tempat karantina Asrama Haji Sukolilo," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengimbau kepada seluruh keluarga dari PMI agar sabar menunggu kehadiran para pekerja migran di kediamannya masing-masing. 

"Pihak keluarga tidak usah datang ke Safe House Jalan Kawi. Karena juga tidak akan bisa bertemu, masih masa karantina. Jadi tunggu saja di rumah. Nanti sampai hari ketiga pemeriksaan swab PCR hasilnya negatif, baru kami sampaikan ke keluarga untuk dijemput," pungkasnya.

 

 

Berita Terbaru

Pemkab Tulungagung Dorong Reaktivasi Pasar yang Sepi Pedagang Lewat Teguran SITU

Pemkab Tulungagung Dorong Reaktivasi Pasar yang Sepi Pedagang Lewat Teguran SITU

Rabu, 10 Jun 2026 10:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka meningkatkan perekonomian daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan…

Bakal Jadi Ikon Baru, Pemkot Surabaya Mulai Kebut Penataan Area Plaza KBS

Bakal Jadi Ikon Baru, Pemkot Surabaya Mulai Kebut Penataan Area Plaza KBS

Rabu, 10 Jun 2026 10:48 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 10:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka menggenjot objek ikon baru, sekaligus juga menarik pengunjung ke lokasi wisata, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Pemkot Malang Salurkan Beasiswa Bagi 551 Pelajar dan Mahasiswa Tak Mampu

Pemkot Malang Salurkan Beasiswa Bagi 551 Pelajar dan Mahasiswa Tak Mampu

Rabu, 10 Jun 2026 10:40 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama Tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, telah berkomitmen dengan menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan bagi 551…

Kebutuhan Lapangan Kerja Mewarnai Aspirasi Warga,  Pimpinan Dewan Minta Pelatihan Kerja Disesuaikan dengan Investasi ya

Kebutuhan Lapangan Kerja Mewarnai Aspirasi Warga, Pimpinan Dewan Minta Pelatihan Kerja Disesuaikan dengan Investasi ya

Rabu, 10 Jun 2026 06:05 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 06:05 WIB

Surabaya Pagi.com – Pelaksanaan reses anggota DPRD Kota Surabaya tahun ini memunculkan fenomena baru yang menarik. Jika selama bertahun-tahun aspirasi warga d…

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni: Reses Bukan Seremoni, Melainkan Kewajiban Konstitusional untuk Menyerap Aspirasi

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni: Reses Bukan Seremoni, Melainkan Kewajiban Konstitusional untuk Menyerap Aspirasi

Rabu, 10 Jun 2026 06:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 06:00 WIB

Surabaya Pagi.com  –Reses merupakan instrumen penting untuk memastikan suara masyarakat masuk dalam proses pembangunan daerah.kegiatan tersebut merupakan am…

Raffi Ahmad Terseret Dugaan Suap Importasi Barang

Raffi Ahmad Terseret Dugaan Suap Importasi Barang

Rabu, 10 Jun 2026 05:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 05:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Raffi Ahmad selebritas, pembawa acara, dan pengusaha berjuluk "Sultan Andara" , menggandeng pengacara Hotman Paris. Ini terkait dugaan suap…