Cabai Rawit, Mampu Redakan Nyeri Asam Urat yang Tinggi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cabai Rawit. SP/ SBY
Cabai Rawit. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Cabai rawit merupakan salah satu jenis tumbuhan yang termasuk ke dalam golongan sayur-sayuran. Namun, ada sebagian orang juga yang mengkategorikannya kedalam jenis buah-buahan.

Dalam cabe rawit terkandung beberapa senyawa yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Seperti vitamin A dan C, resin, karotenoid, alkaloid atrisi, minyak volatil dan kapsaicin. Nah,zat kapsaicin inilah yang meberikan rasa pedas dalam cabai. Selain itu, secara medis kandungan kapsaicin ini jugalah yang dapat menjadi pemicu enzim pencernaan. Sehingga nafsu makan pun akan meningkat, Senin (3/5/2021).

Dan dibalik rasa pedas yang terkandung dalam cabai, fakta lain mengungkapkan bahwa cabai ternyata mampu mengobati penyakit asam urat. Zat yang mampu mengatasi asam urat ini juga adalah kapsaicin. Kapsaicin dalam cabai rawit mampu meredakan kejang otot dan persendian tubuh. Serta mampu menghambat rasa sakit pada sistem saraf.

Umumnya penyakit asam urat mulai menyerang seseorang saat menginjak usia 30 tahun. Seseorang menderita asam urat karena adanya peningkatan produksi asam urat dalam tubuh. Sehingga, asam urat menumpuk dan mengendap di dalam sendi-sendi. 

Hal ini menyebabkan seseorang merasa nyeri sendi di bagian tertentu. Umumnya, penderita asam urat menderita nyeri di bagian jempol kaki.  Penderita pasti merasa tidak nyaman dan sulit beraktivitas saat asam urat kambuh. 

Di dalam cabai mengandung sumper capsaicin yang memiliki sifat farmakologis analgesik alias pereda nyeri. Efek analgesik dalam cabai membuatnya bisa mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan karena asam urat. 

Cara mengaplikasikan cabai rawit untuk meredakan nyeri asam urat diantaranya, sediakan setengah sendok teh bubuk cabai rawit, minyak kelapa hangat satu sendok makan. 

Lalu campurkan bubuk cabe dengan minyak kelapa, aduk sampai merata. Setelah itu, bubuhkan ramuan tersebut pada area yang terasa nyeri dan bengkak akibat asam urat. 

Biarkan selama 20 menit, lalu bilas dengan air bagian tubuh yang diolesi ramuan sampai bersih. Selama masa pengobatan, ada baiknya untuk menghindari konsumsi makanan dan minuman yang mengandung purin tinggi. Dsy5

Berita Terbaru

Wamen: Nusron, Pasti Ikuti

Wamen: Nusron, Pasti Ikuti

Kamis, 17 Sep 2026 07:38 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 07:38 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid tidak hadir dalam rapat di DPR selama dua hari b…

Ketua DPP Golkar Penampung Uang Hasil Korupsi

Ketua DPP Golkar Penampung Uang Hasil Korupsi

Kamis, 17 Sep 2026 07:37 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com – Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq sudah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (15/9/2026). K…

POLITISI GOLKAR YANG DI OTT ORANG KEPERCAYAAN MENTERI BPN

POLITISI GOLKAR YANG DI OTT ORANG KEPERCAYAAN MENTERI BPN

Kamis, 17 Sep 2026 07:33 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 07:33 WIB

SURABAYAPAGI.com – Skandal ini membongkar praktik kongkalikong pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor. Kasus bermula dari pengajuan perpanjangan HGB a…

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Darmayu yang viral di Media Sosial (Medsos) Face Book sejak Selasa (15/09/2026) kemarin pagi, akibat postingan keluarga…

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…