Inkubasi Aneka Keripik, Wali Kota Beri Tantangan Wirausaha Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan Inkubasi Wirausaha Aneka Keripik di Gedung Workshop Alas Kaki Surodinawan. SP/Dwy AS
Kegiatan Inkubasi Wirausaha Aneka Keripik di Gedung Workshop Alas Kaki Surodinawan. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pelatihan inkubasi produk-produk makanan ringan, masih terus di gerakkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri.

Kali ini, Wali Kota Mojokerto memberikan tantangan kepada para wirausaha baru untuk membuat aneka keripik sebanyak 900 bungkus. Ini disampaikannya saat menghadiri Inkubasi Wirausaha Aneka Keripik di Gedung Workshop Alas Kaki Surodinawan.

Selama ini, Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskouperindag) terus memberikan pelatihan dalam memberdayakan masyarakat agar dapat melahirkan wirausaha baru yang mandiri. Terlebih, pada masa pandemi covid-19 seperti saat ini.

"Inkubasi wirausaha ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Mojokerto dalam pemulihan ekonomi, dimana dari seluruh penerima bansos terdapar 8.303 KK yang berminat mengikuti inkubasi wirausaha, yang terbagi dalam 35 jenis wirausaha. Salah satunya adalah pelatihan pembuatan keripik ini," terang Wali Kota, Rabu (5/5/2021).

Masih kata Ning Ita, pada pelatihan kali ini, Diskouperindag memberikan praktek membuat aneka keripik. Salah satunya adalah keripik mbothe, sukun, talas, pisang, singkong, ketela madu, ketela cilembu, dan menariknya limbah nya kerupuk dari ubi diolah menjadi cookies.

"Tidak hanya praktek membuat keripik, para peserta juga dibekali ilmu dalam pengemasan hingga pemasaran produk-produk tersebut," ujarnya.

Ia menyebut, pemerintah daerah akan memberikan wadah bagi wirausaha baru dalam memasarkan produknya di Rest Area Gunung Gedangan yang merupakan sentra oleh-oleh produk unggulan UMKM Mojokerto.

"Selain itu produk dari para UMKM Mojokerto juga dapat ditemui di pasar modern atau swalayan, bahkan di Sunrise Mall terdapat stand khusus produk unggulan UKM/IKM," tegasnya.

Wali Kota Ning Ita berharap dengan adanya kemampuan baru bagi masyarakat, dapat menjadi modal dalam mengembangkan diri. Terutama pada sektor perdagangan.

"Harapan kita, hasil dari pengembangan diri tersebut dapat membawa Kota Mojokerto lebih dikenal lagi, melalui produk-produk unggulan lokalnya. Terlebih lagi kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto akan meningkat," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Lewat Uji Coba Inovasi Brida Step, Pemkot Surabaya Upayakan Bantuan Gakin

Lewat Uji Coba Inovasi Brida Step, Pemkot Surabaya Upayakan Bantuan Gakin

Senin, 27 Jul 2026 15:23 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui inovasi program Brida Step (Surabaya Talent Entrepreneurial Path), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kini memetakan…

Lewat Konsumsi Ikan, Pemkot Surabaya Terus Kampanyekan Diversifikasi Protein

Lewat Konsumsi Ikan, Pemkot Surabaya Terus Kampanyekan Diversifikasi Protein

Senin, 27 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya membangun pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga,…

Dorong Pelaporan Pajak, Pemkot Surabaya Dorong Restoran dan Kafe Pakai Sistem Digital

Dorong Pelaporan Pajak, Pemkot Surabaya Dorong Restoran dan Kafe Pakai Sistem Digital

Senin, 27 Jul 2026 15:12 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui penerapan sistem digital, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong transparansi pelaporan pajak di sektor…

Sosialisasikan Perda Hunian Layak, Pemkot: Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Maksimal 7 Hari

Sosialisasikan Perda Hunian Layak, Pemkot: Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Maksimal 7 Hari

Senin, 27 Jul 2026 15:03 WIB

Senin, 27 Jul 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2026 tentang Hunian yang Layak, Pemerintah Kota…

Gegara Hama Ulat Hitam, Petani Bawang Merah di Nganjuk Alami Gagal Panen

Gegara Hama Ulat Hitam, Petani Bawang Merah di Nganjuk Alami Gagal Panen

Senin, 27 Jul 2026 14:48 WIB

Senin, 27 Jul 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Diserang hama ulat hitam, sejumlah petani di wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk bawang merah mengalami gagal panen.…

Belasan Rumah di Banyuwangi Diterjang Puting Beliung, Kerugian Capai Rp25 Juta

Belasan Rumah di Banyuwangi Diterjang Puting Beliung, Kerugian Capai Rp25 Juta

Senin, 27 Jul 2026 14:41 WIB

Senin, 27 Jul 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Baru-baru ini sebanyak belasan rumah di Dusun Ngadirejo, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi diterjang angin puting…