Sukses Budidayakan Kelinci Hias Beromzet Jutaan Rupiah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa kelinci hias peliharaan milik Silfin. SP/ BLT
Beberapa kelinci hias peliharaan milik Silfin. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Silfin Nadarohim membuktikan bahwa peluang bisa datang dari mana saja jika mau berusaha. Termasuk dari kegiatan ternak hewan hias berupa ternak kelinci hias yang sangat menguntungkan. Puluhan ekor kelinci tersebut berbeda dengan kelinci biasa, pasalnya kelinci tersebut memiliki pola bulu hitam-putih polkadot yang tampak lucu.

Dia sengaja mengoleksi satu jenis kelinci ras. Yaitu jenis bulu karpet. Penamaan ini bukan tanpa alasan. Sebab, kelinci jenis bulu karpet memang punya tekstur bulu yang tebal dan lembut. Jadi, sangat cocok untuk dibiakkan sebagai binatang hias di rumah.

Bermula saat Silfin mengoleksi tiga ekor kelinci hias di tahun 2019. Dari situ, dia makin tertarik pada jenis kelinci ras ini. Perlahan, mulai kembangkan kegiatannya hingga akhirnya kini dia bisa mengoleksi puluhan ekor kelinci hias.

"Awalnya dulu 2019, saya koleksi tiga ekor. Karena suka, lama-lama saya kembangkan terus hingga sekarang ada sekitar 30 ekor di rumah. Yang bikin tertarik itu karakteristiknya yang lucu," jelas, Rabu (5/5/2021).

Satu ekor kelinci jenis bulu karpet dihargai sekitar Rp 1 juta- Rp 1,5 juta. Bandingkan dengan harga kelinci biasa yang harganya sekitar Rp 100 ribu saja. Namun, kegiatan ini bukan tanpa kendala. Sebab, beda dengan kelinci jenis biasa, jenis kelinci hias ini tergolong manja dalam perawatannya.

"Dia tidak mau dikasih pakan rumput atau sayur. Harus pakan khusus. Yaitu pelet kelinci pabrikan yang harganya Rp 300 ribu per 10 kilogram (kg)," bebernya.

Kendati Silfin harus merogoh kocek yang cukup dalam untuk biaya perawatan, hal itu tak nenyurutkan semangatnya untuk beternak kelinci hias. Sebab, kelinci dengan kualitas bagus bisa diikutkan ke dalam kontes.

Sedangkan untuk harga kelinci yang pernah diikutkan kontes bisa naik hingga dua kali lipat dari harga normal. Jadi, jangan heran kalau Silfin tetap ngotot beternak kelinci hias kendati biaya perawatannya selangit. "Yang pernah ikut kontes itu harganya bisa lebih mahal. Ya jadi bisa hingga Rp 2-3 juta," tegasnya. Dsy6

Berita Terbaru

Balai POM di Bima Gandeng Saka POM Edukasi Keamanan Obat dan Makanan di Pasar Amahami

Balai POM di Bima Gandeng Saka POM Edukasi Keamanan Obat dan Makanan di Pasar Amahami

Jumat, 10 Jul 2026 09:07 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bima – Kota Bima Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Bima terus memperkuat perlindungan masyarakat melalui edukasi keamanan obat d…

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Wali Kota Madiun nonaktif Maidi membantah seluruh keterangan empat saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pem…

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Norwegia akan menghadapi Inggris pada pukul 4 pagi tanggal 12 Juli di Stadion Miami. Haaland sedang dalam performa gemilang dengan…

LHKPN Febrie, tak Cantumkan Puluhan kg Emas Batangan dan Uang Dolar Fantastis

LHKPN Febrie, tak Cantumkan Puluhan kg Emas Batangan dan Uang Dolar Fantastis

Kamis, 09 Jul 2026 21:27 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah memiliki harta kekayaan sebesar Rp18.261.445.180. Harta…

Febrie Adriansyah, Dikabarkan Mundur dari Jampidsus

Febrie Adriansyah, Dikabarkan Mundur dari Jampidsus

Kamis, 09 Jul 2026 21:26 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - l Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah kembali menjadi sorotan publik, setelah kediamannya…

Kejagung Minta Publik Tidak Bangun Opini Pada Instansinya

Kejagung Minta Publik Tidak Bangun Opini Pada Instansinya

Kamis, 09 Jul 2026 21:24 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung (Kejagung) meminta publik tidak membangun kesimpulan dari informasi yang belum terkonfirmasi. Dia juga berharap…