Pelukis Ciamik yang Gunakan Berbagai Aneka Gaya Lukis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bung Joko tengah menumpahkan kreasi pada kanvas di studio lukisnya. SP/ MJK
Bung Joko tengah menumpahkan kreasi pada kanvas di studio lukisnya. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Bung Joko, pelukis ciamik yang sejak puluhan tahun silam getol menggelar pameran dan kental dengan kesenian tradisional. Bung Joko kerap melukis dengan aneka aliran, salah satunya bergaya realis kontemporer, abstrak, hingga ekspresionis.

Ukurannya rata-rata di atas satu meter persegi. Dengan aneka tema. Mulai perempuan, kucing, kesenian tradisional, hingga pop. “Galeri ini baru saja terbangun. Setelah saya pensiun dari guru,” ujar Bung Joko, Kamis (6/5/2021).

Sebagian besar lukisan banyak pula yang sudah menjadi koleksi berbagai kalangan. Mulai orang umum, pengusaha pejabat, anggota dewan, hingga kolektor seni. Bung Joko mengaku dirinya memang produktif.

Meski, menjadi pelukis yang juga berprofesi pendidik tidaklah gampang. Konsekuensi itu sengaja diambilnya. Menjadi pelukis membutuhkan tekad dan niat yang lurus. Juga, dedikasi yang tinggi. Karena, melukis tak mudah. Selain berbiaya produksi tinggi, juga butuh kreativitas sekaligus melek zaman.

Bung Joko sendiri enggan menggunakan satu aliran lukis saja. Memang awal karir dia banyak bergaya realis. Namun, seiring perkembangan waktu dan pengalaman hidup, dia juga menjajal aliran ekspresionis, kontemporer, realis kontemporer, hingga abstrak. “Sebagai seniman saya tidak ingin terikat pada satu isme. Karena seniman itu bebas dan merdeka,” tukas dia.

Setidaknya empat aliran yang dipajang. Dia paling suka gaya ekspresionisme. Aliran tersebut memang yang paling mendekati seperti karakter Bung Joko. Yang suka hal spontan, bersemangat, ceplas-ceplos, blak-blakan, sekaligus egaliter. Setidaknya terdapat empat lukisan dengan tema ayam jago menggunakan aliran serupa aliran maestro lukis Indonesia, Affandi.

Bedanya, lukisan Bung Joko memiliki goresan yang otentik. Goresan itu terbilang dari hasil pencariannya selama ini. Lantaran, lukisan yang dibuatnya merupakan bentuk cerminan pengalaman hidupnya. Yang mana, memiliki aneka jenis aliran, tema, dan ukuran. 

Meski begitu, dirinya mengaku enggan melukis dengan gaya surealisme. Pikirnya, gaya yang banyak mengandung mimpi-mimpi itu kurang terasa nyaman di hatinya. Beda dengan aliran lain yang dianggapnya lebih tegas dan jelas letak estetisnya.

Mengenai tema lukisan, Bung Joko menggunakan banyak tema. Mulai pemandangan, tumbuhan, hewan, aktivitas manusia, kesenian tradisional, hingga yang bertemakan kritik sosial. Beberapa peristiwa sejarah, kerap dituangkannya dalam bentuk lukisan bertema kritik sosial.

Ke depan, dirinya ingin menggelar pameran tunggal di Galeri Nasional Jakarta. Kakak kandung Mas Dibyo-pelukis terkenal Indonesia ini, terus berkarya. Terlebih, kini waktu melukis semakin leluasa pasca pensiun dari guru. Dsy9

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…