Masa Libur Lebaran, 8 Taman Kota di Surabaya Tetap Dibuka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Taman Harmoni Surabaya yang terletak di Keputih, menjadi salah satu taman yang cukup diminati sejak dibuka kembali selama pandemi Covid-19. SP/HUMAS PEMKOT SURABAYA
Taman Harmoni Surabaya yang terletak di Keputih, menjadi salah satu taman yang cukup diminati sejak dibuka kembali selama pandemi Covid-19. SP/HUMAS PEMKOT SURABAYA

i

SURABAYAPAGI,Surabaya -  Delapan taman kota di Surabaya rencananya akan tetap dibuka pada pada masa libur Lebaran. "Jadi, taman-taman yang sudah dibuka ini bisa jadi alternatif liburan pada saat libur hari raya," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya Anna Fajriatin mengenai delapan taman yang dibuka untuk umum mulai April 2021 itu. Kamis (06/5).

Taman yang akan dibuka untuk umum selama libur Lebaran meliputi Taman Pelangi, Taman Harmoni, Taman Kebun Bibit Wonorejo, Taman PUPR, Taman Sejarah, Taman Prestasi, Taman Flora Bratang, serta Taman Cahaya.

"Mudah-mudahan jam operasionalnya bisa sampai sore. Kalau saat ini kami buka pukul 06.00–11.00 WIB, khusus untuk hari Rabu dan Sabtu buka pukul 15.00–17.00 WIB," kata Anna.

Ia mengatakan bahwa jumlah warga yang bisa mengunjungi taman dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas taman sesuai dengan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

"Kalau kapasitas Taman Harmoni di Keputih ini kurang lebih sekitar 300 orang. Maka, jumlah pengunjung dapat masuk per sesi maksimal hanya 150 pengunjung," katanya.

"Setiap taman itu berbeda kapasitasnya, tergantung dengan luasan tamannya. Pada prinsipnya tetap 50 persen. Itu sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan Satgas COVID-19," ia menambahkan.

Anna mengatakan bahwa dinas akan mengatur penugasan personel selama libur Hari Raya guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan pengunjung taman.

Oleh karena itu, dia mengajak seluruh warga atau pengunjung taman untuk selalu patuh prokes, supaya pembukaan taman ini tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Dia pun terus menekankan agar masyarakat sama-sama saling menjaga dan mengingatkan satu sama lain.

“Mohon bantuannya untuk sama-sama menjaga kota kita agar tetap sehat dan bersih. Jika kita bersama-sama menjaga kota ini, saya yakin warga Surabaya akan selalu sehat dan kotanya selalu bersih,” pungkasnya. na

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Konsultan Senior Jantung Anak Merasa Keputusan Mutasinya Dilandasi 'abuse of power'      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) me…

Impor Mobil Pikap Senilai Rp 24,66 Triliun asal India, Ribut

Impor Mobil Pikap Senilai Rp 24,66 Triliun asal India, Ribut

Rabu, 25 Feb 2026 19:30 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:30 WIB

Importir PT Agrinas Pangan Nusantara, Siap Digugat dan Dipermasalahkan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ribuan mobil pikap asal India resmi mendarat di …