Masjid Tak Terapkan Prokes, Kapolsek Gubeng Tegur Jamaah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana masjid Ibrohim usai diperingatkan.
Suasana masjid Ibrohim usai diperingatkan.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sholat Jumat perdana yang dijalankan Masjid Ibrohim berlangsung lancar pada akhir Bulan Suci Ramadan. Dari pantauan petugas Gabungan dari Polsek Gubeng, Satpol PP serta Banser mendadak mendatangi Masjid tersebut dikarenakan tidak mengindahkan protokol kesehatan Covid-19 saat menjalankan ibadah.

Masjid yang berada di Jalan Gubeng Klingsingan No. 88 Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya masih tidak menjalankan protokol kesehatan (Prokes) meski dalam masa pandemi Covid-19 saat melaksanakan ibadah .

Tak heran bila Kapolsek Gubeng AKP Akay Fahli langsung mendatangi di Masjid Ibrohim kawasan Gubeng Surabaya. Pantauan dari Surabaya Pagi, Kapolsek Gubeng turut serta mengikuti Sholat Jumat.

Usai melakukan salat Jumat, Kapolsek langsung menanyakan protokol kesehatan yang ada di Masjid Ibrohim terhadap penasehat takmir.

"Maaf saya mau tanya terkait prokes yang diterapkan disini. Saya lihat kok tidak ada prokes disini ya" kata Fahli saat berbincang dengan Shoinuddin Umar penasehat takmir masjid di sebuah ruangan.

Tanpa panjang lebar penasehat takmir masjid sontak membantah hal tersebut.

"Prokes yang mana pak polisi, disini kita Pro ketuhanan yang maha esa, ketakwaan kepada Allah. Jangan berlebihan menjaga imun malah lepas dari iman,"ungkapnya diruangan Masjid, Jumat (7/5).

Saat diceramahi oleh takmir Masjid, Kapolsek tidak banyak berbicara hanya mengagukkan kepala. Lanjut tamir menyampaikan terkait protokol kesehatan.

"Kalau bapak polisi mau, sekali kali salat lah di Ampel, Mereka para jamaah yakin bahwa Allah yang melindungi mereka, bukan masker atau prokes" ujar Umar.

"Semua yang melakukan salat disini dari keinginannya sendiri, bukan perintah dari kami,"ujarnya.

Terkait dengan aksi protes warga sekitar karena menggangu kenyamanan. Hal itu, disampaikan memang ada warga yang melakukan demo.

"Iya memang ada. Sebelumnya warga di kawasan sini yang melakukan aksi di masjid karena salah paham, diduga adanya masjid Darus Salam yang berdekatan jaraknya," ujarnya.

Ia menambahkan mungkin ada oknum yang membuat resah jamaah masjid sehingga tidak dibuat untuk berkumpul, padahal sudah mengantongi izin dari MUI Jatim bahkan diakui oleh Pemerintah.

"Kuatir sholat jumat gagal karna adanya warga yang melakukan aksi, sehingga ada sejumlah petugas gabungan mengawal jalannya sholat jumat di Masjid Ibrohim," tutupnya Umar.

Sementara itu, Kapolsek AKP Ayak Fahli menjelaskan bahwa Masjid Ibrahim tidak menerapkan protokol kesehatan covid-19.

“Pertama kali Masjid Ibrohim menjalankan ibadah sholat Jumat, mulai saya masuk tidak ada cek suhu tubuh.  Bahkan tidak menerapkan protokol kesehatan seperti mengecek suhu jamaah, menjaga jarak, dan tidak ada tanda simbol jaga jarak padahal ini masih pandemi,”ungkapnya saat dikonfimasi.

Ia menambahkan bahwa Masjid Ibrohim tidak memenuhi persyaratan saat melaksanakan sholat berjamaah."Seharusnya ada tanda silang dilantai sebagai pembatas minimal jarak 1 meter. Selain itu, kapasitas umat yang manjalankan ibadah seharusnya 50 persen. Itu mushola bukan masjid”pungkasnya. ptr 

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…