Larangan Mudik, Dongkrak Usaha Hampers di Musim Lebaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fitriana Dewi Sugiono sedang mengemas isian hampers Lebaran. SP/ TLG
Fitriana Dewi Sugiono sedang mengemas isian hampers Lebaran. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Memasuki musim lebaran Hari Raya Idul Fitri tahun ini dan di tengah larangan mudik justru membawa untung besar bagi pengrajin hampers lebaran. Sebab berkirim hampers merupakan salah satu bingkisan yang dapat mewakili salam Lebaran dan ungkapan kasih sayang bagi mereka yang tak bisa pulang kampung. Salah satunya, Fitriana Dewi Sugiono pemilik brand miumiukidswear. Lewat jasa membuat desain hampers, karyanya kini banyak diburu.

Lebaran tahun ini, permintaan hampers terbilang tinggi, karena pandemi Covid-19 belum mereda sehingga masih diberlakukannya aturan larangan warga untuk mudik, kebanyakan perantau berkirim hampers. "Hampir 80 persen pemesan hampers kami merupakan warga yang tak bisa mudik," katanya, Minggu (9/5/2021).

Vivit sempat kewalahan saat mengerjakan pesanan hampers Lebaran tahun ini. Bahkan rentan dua hari saja, sudah ada 50 pesanan hampers menanti. Beberapa pelanggan ada yang kembali pesan, karena puas dengan packaging dan pilihan bingkisan. "Saya batasi pengerjaan terakhir 10 hari sebelum Lebaran. Khawatir mendekati Lebaran pengiriman sudah mulai overload dan kemungkinan tidak terkirim hampers-nya," jelasnya.

Hampers buatan Vivit ada dua style berbeda. Style pertama, bernama Iqro Hampers. Dia mendesain lebih simpel dengan karakter kartun bernuansa Hari Raya Idul Fitri yang digambarnya sendiri. Karakter itu, cocok untuk siapa saja yang mau dikirim hampers. Baik orang tua, kerabat, teman atau rekan kerja.

Style kedua, ada hampers premium dari brand Souvenir.ta yang juga banyak diburu. Bahkan hampir 90-an hampers berbagai model dan isian dipesan untuk ucapan salam Lebaran bagi mereka yang tak bisa pulang kampung. Tak jarang pemesan, menambah kartu ucapan maaf karena tak bisa mudik di Lebaran ini.

Sedangkan mengenai omzet, tergantung adanya pesanan. Karena setiap pesanan punya harga berbeda-beda tergantung isian dan keranjang atau boks yang dipakai. Namun untuk harga, dimulai Rp 50 ribu hingga Rp 500 ribu per paket. "Ada juga yang tema rustic. Mintanya pakai keranjang bambu atau besek gitu. Itu lumayan laris," katanya.

Banyak orang menekuni usaha sepertinya. Agar tak kalah saing, dia terus berinovasi dengan menambah sedikit kreativitas. Dengan begitu desain dan produk buatannya tidak monoton. "Alhamdulillah pemasaran sampai ke beberapa kota besar. Seperti Tanggerang, Jakarta, Bekasi, dan masih banyak lainnya," tandasnya. Dsy5

Berita Terbaru

Buka Puasa Bersama, Gerindra Surabaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Buka Puasa Bersama, Gerindra Surabaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Sabtu, 14 Mar 2026 20:32 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Surabaya menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama para pejuang politik Partai G…

Usung Konsep Historis, Kawasan Kuliner Bogowonto Bakal Ditata Ulang

Usung Konsep Historis, Kawasan Kuliner Bogowonto Bakal Ditata Ulang

Sabtu, 14 Mar 2026 18:52 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 18:52 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota Madiun mengkaji ulang penataan kawasan kuliner Bogowonto. Rencananya kawasan tersebut akan dikembangkan dengan kon…

Golkar Gresik Optimistis Raih 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Golkar Gresik Optimistis Raih 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Sabtu, 14 Mar 2026 18:38 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Gresik menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD pada Pemilu 2029. Partai b…

Tingkatkan Literasi Finansial Sejak Dini, KWEBS Berbagi Santunan di Tiga Panti Asuhan Surabaya

Tingkatkan Literasi Finansial Sejak Dini, KWEBS Berbagi Santunan di Tiga Panti Asuhan Surabaya

Sabtu, 14 Mar 2026 13:48 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 13:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Indonesia masih perlu d…

Kunjungi KPK, Pemkab Mojokerto Matangkan Rencana Relokasi Pusat Pemerinahan ke Mojosari

Kunjungi KPK, Pemkab Mojokerto Matangkan Rencana Relokasi Pusat Pemerinahan ke Mojosari

Sabtu, 14 Mar 2026 10:41 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 10:41 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus mematangkan rencana kesiapan pemindahan pusat pemerintahaanya ke wilayah Mojosari. Salah …

Dirut Petrokimia Gresik Raih Best CEO Visionary Leadership di Anugerah BUMN 2026

Dirut Petrokimia Gresik Raih Best CEO Visionary Leadership di Anugerah BUMN 2026

Jumat, 13 Mar 2026 20:39 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan m…