Reses Abdul Halim di Madura, Perjuangkan KUR Tanpa Agunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Abdul Halim Anggota DPRD Jatim saat reses di Sumenep, 5/6/2021.
Abdul Halim Anggota DPRD Jatim saat reses di Sumenep, 5/6/2021.

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Komitmen Wakil rakyat memperjuangkan aspirasi masyarakat dilakukan oleh Abdul Halim anggota DPRD Jawa Timur dari daerah Pemilihan Jatim XIV yang meliputi Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Salah satunya dengan mencari upaya kebangkitan ekonomi warga masyarakat Madura pasca Pandemi Covid-19.
 
Abdul Halim mengatakan, sejak pertengahan 2020 hampir seluruh sendi perekonomian menurun drastis. Tidak terkecuali para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Madura juga terdampak negatif. Hal ini perlu ditangani secara serius menyeluruh mengingat pelaku UMKM ini tersebar di seluruh desa dan menyentuh ekonomi di tingkat paling bawah.  “Para pelaku UMKM di daerah yang kami datangi di reses ini rata-rata memohon kehadiran pemerintah agar ada program nyata peningkatan ekonomi pasca pandemi,” sebut Halim, di Desa Gunung Maddah Kecamatan Sampang Kabupaten Sumenep, Rabu (5/5/2021).
 
Diantaranya adalah keinginan UMKM itu adalah akses program Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui bank milik pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi Jawa Timur.  Dengan KUR Ini, UMKM akan mendapatkan permodalan untuk membangkitkan lagi usahanya yang sempat drop belakangan ini. “Mayoritas pelaku UMKM di Madura pingin kejelasan-kejelasan bagaimana mekanisme mendapat KUR yang tanpa agunan dan bunga rendah,” ujar politisi Partai Gerindra ini.
 
Halim melihat ada semangat dan keseriusan dari para pelaku UMKM untuk tetap bertahan dan bangkit dalam kondisi apapun. Maka melalui program KUR, harapan mereka bisa kembali tumbuh. “Apalagi di sampaikan oleh Menko Perekonomian ada peningkatan nominal pinjaman KUR dari 50 menjadi 100 jt,” sebutnya.
 
Selain masalah Ekonomi, lanjut Halim, dalam reses kali ini juga ada aspirasi dari para kyai tentang Raperda Pesantren. Para pemangku pondok pesantren di Madura berharap Raperda ini harus mengembalikan harkat martabat Pesantren sebagai tempat belajar ilmu agama dan pendidikan generasi muda.  “Para kyai menyampaikan ke saya agar dengan lahirnya perda itu jangan malah akan mengeintervensi kurikulum pesantren,” ujarnya.
 

Aspirasi yang tak kalah penting adalah perlunya antisipasi problem kekeringan yang kerap terjadi di sebagian besar wilayah Madura saat musim kemarau. Saat kemarau, masih banyak warga Madura yang tidak hanya kesulitan pengairan lahan pertanian tapi juga tidak terpenuhinya air bersih untuk kehidupan sehari-hari. “Mohon pemerintah untuk membuat policy permanen tentang persoalan kekeringan di wilayah Madura utara apalagi sebentar masuk musim kemarau,” pungkas Halim. rko

 

Berita Terbaru

Minim Peminat, Pemkab Tulungagung Kurangi Target Rombel Sekolah Rakyat

Minim Peminat, Pemkab Tulungagung Kurangi Target Rombel Sekolah Rakyat

Senin, 27 Jul 2026 11:38 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pasca kesulitan memenuhi kebutuhan calon peserta (peminat) didik baru untuk sistem pendidikan berasrama, Pemerintah Kabupaten…

Bupati Sumenep: Diskoperindag Lakukan Inventarisasi Keberadaan Koperasi di Sumenep

Bupati Sumenep: Diskoperindag Lakukan Inventarisasi Keberadaan Koperasi di Sumenep

Senin, 27 Jul 2026 11:35 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, meminta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) kabupaten…

Cegah Paparan Konten Negatif, Pemkot Minta Guru Awasi Penggunaan Gawai Pelajar

Cegah Paparan Konten Negatif, Pemkot Minta Guru Awasi Penggunaan Gawai Pelajar

Senin, 27 Jul 2026 11:05 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna mencegah paparan konten negatif, seperti tayangan kekerasan dan perundungan serupa kepada teman-temannya di lingkungan sekolah,…

Lewat ‘Baperun’, Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Lewat ‘Baperun’, Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Senin, 27 Jul 2026 11:00 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui kompetisi lari "Bapenda Run" (Baperun), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, terus berupaya meningkatkan kualitas…

Stabilkan Harga Daging Sapi, Pemkot Malang Gencarkan Pemantauan di Pasar

Stabilkan Harga Daging Sapi, Pemkot Malang Gencarkan Pemantauan di Pasar

Senin, 27 Jul 2026 10:42 WIB

Senin, 27 Jul 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya stabilisasi harga daging sapi yang kini mengalami peningkatan dari semula Rp125 ribu per kilogram menjadi Rp148 ribu…

Zita Anjani Apresiasi Dhoho Night Carnival 2026, Mbak Wali Dorong Wisata Berbasis Budaya dan Kreativitas

Zita Anjani Apresiasi Dhoho Night Carnival 2026, Mbak Wali Dorong Wisata Berbasis Budaya dan Kreativitas

Senin, 27 Jul 2026 10:32 WIB

Senin, 27 Jul 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Dhoho Night Carnival (DNC) 2026 menjadi salah satu puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Kediri ke-1.147. Masyarakat memadati sepanjang…