SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tepat tanggal 17 Agustus 2926, detik detik upacara peringati HUT.Kemerdekan RI ke 81 di Alun Alun Kota Blitar, begitu khidmad dan lancar penuh semangat kebangsaan dari awal sampai pengibaran sang saka Merah Putih oleh Paskibraka, termasuk masarakat di seputaran Alun Alun yang mengikuti upacara, tak luput, pengguna jalan raya baik di perempatan maupun di jalan seputaran Alun Alun Kota Blitar berhenti sejenak sekitar 3 menit dngan khidmat mengikuti detik detik pengibaran sang Saka Merah Putih dengan sikap sempurna saat Lagu Indonesia Raya berkumandang mengiringi pengibaran bendera Marah Putih oleh Paskibraka, termasuk undangan kehormatan yang hadir semuanya berdiri tegak mengikuti pengibaran sang Saka Merah Putih.
Hadir dalam Upacara seluruh jajaran Forpimda Kota Blitar, TNI/POLRI, seluruh jajaran ASN Pemkot Blitar, tak luput para Veteran, dan Ormas, termasuk warga masarakat yang hadir di seputaran Alun Alun Kota Blitar.
Sebelum detik detik Proklamasi berlangsung, dibdahului pembacaan Teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Ali, Pembukaan UUD.45 Soleh Ibu Diana Yuli Pangestuti Wadir umum RSUD Mardiwaluyo Kota Blitar.
Setalah acara puncak peringatan detik detik Proklamasi, seluruh persetabdan tamu undangan mengikuti upacara kehormatan di TMP R.Wijaya di jalan Sudanco Supriyadi, dan peringatan HUT Kemerdekaan Pemkot Blitar melakukan ziarah ke makam BK dan malam tsakuran Minggu malam (16 Agustus '26).
Sebelum meninggalkan Alun Alun Kota Blitar Walikota Blitar Syauqul Muhibbin kepada wartawan, menyampaikan, sangat menghargai dan trenyuh atas kehadiran masarakat mengikuti upacara detik detik Proklamasi, hal itu suatu gambaran nyata bahwa kuatnya semangat kebersamaan dalam peringati Hari Kemerdekaan, untuk itu HUT Kemerdekaan ini menjadi pengingat perjuangan para pahlawan kemerdekaan untuk di teruskan melalui kerja sama untuk membangun Kota Blitar, termasuk tetap menjaga persatuan, kerukunan masarakat, sekaligus Mas Ibin panggilan ajra Wali kota Blitar ini mengajak jaga semangat pantang menyerah untuk kemajuan kota Blitar.
Di sisi lain Mas Ibin menyinggung tentang munculnya sikap sebagian masarakat utamanya generasi penerus mempertanyakan bendera Merah Putih dannkebutuhan NKRI, kekecewaan mereka yang menyoroti tentang kejadian di wilayah lain, yang mempertanyakan bendera Merah Putih dan NKRI.
"Bahkan ada yang ingin Indonesia disintegrasi, hal ini sangat bahaya sekali, ingat tidak ada suku suku, suku Jawa dan suku suku lain, yang ada yaitu NKRI." kata Mas Ibin sebelum meninggalkan Alun Alun menuju TMP R.Wijaya.
Sambil berjalan Mas Ibin berharap generasi penerus tidak kehilangan hubungan dengan sejarah perjuangan,bagaimana beratnya perjuangan untuk renut kemerdekaan, karena para pejuang banyak teteskan darah, cucuran air mata, dan keringat apapun yang di lakukan para pejuang pejuang dan pendiri Bangsa untuk meraih kemerdekaan.
Penutupan pringatan HUT Kemerdekaan di akhiri dngan menggelar Upacara Aubode Penurunan Bendara sang Saka Merah Putih di Alun Alun Kota Blitar pukul 16.00 ( Senen 17 Agustus 2026). les
Editor : Redaksi