Tekuni Berbagai Jenis Olahan Kuliner Beromzet Puluhan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Siti Nafsiah menunjukkan hasil olahan produksi kulinernya. SP/ BLT
Siti Nafsiah menunjukkan hasil olahan produksi kulinernya. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Siti Nafsiah yang hanya bisa mengenyam pendidikan formal di tingkat sekolah dasar (SD) karena keterbatasan biaya. Meskipun begitu, ia tidak malu untuk terus belajar. Kini, dirinya sedang menempuh program paket C di Yayasan Al Madinah Kediri. Dan kini berhasil meniti karir menjadi pengusaha sukses.

Siti Nafsiah yang kerap disapa Anas akhirnya memutar haluan menjadi seorang pengusaha guna mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sudah banyak jenis usaha yang dicobanya sejak masa remaja hingga sekarang telah berkeluarga. Mulai dari bisnis kerajinan, tekstil, peternakan hingga kini fokus di bidang kuliner, Senin (10/5/2021).

Meskipun hanya lulusan SD, Anas tak lantas menyerah dan berpangku tangan. Beruntung, ia memiliki seorang bibi yang mempunyai usaha kerajinan bambu. Ia pun dengan tekun mengamati dan belajar menganyam dari bibinya tersebut.

Memang pada dasarnya Anas adalah seorang perempuan yang memiliki jiwa bisnis yang tinggi. Anyaman bambu berupa kalo (alat memeras santan) adalah bisnis pertamanya.

Berkat usaha yang dirintisnya sejak 2015, kini Anas dapat meraup omzet sekitar Rp 25 juta per bulannya. Namun, hal tersebut tak lantas membuatnya puas diri. Dia justru tergerak untuk belajar lagi. Alasannya pun cukup simpel, namun sangat filosofis.

Berkat kerja keras dan keberhasilannya mengembangkan bisnis rumahan ini, Anas sering di dapuk menjadi pembicara. Ia pun dengan senang hati dan luwes membagikan pengalaman dan kiat-kiatnya menjadi seorang pengusaha.

Pada tahun 2011, Anas pernah diundang oleh Disperindag Tulungagung untuk memberikan motivasi dan tukar pengalaman. Ia pun sering mengadakan pelatihan-pelatihan dengan lembaga pelatihan kerja.

Lucunya, meskipun sering didapuk menjadi seorang pembicara dan memberikan motivasi, Anas justru tidak terlalu suka membaca buku-buku motivasi. “Saya memang tidak terlalu suka membaca buku motivasi seperti itu. Saya lebih suka langsung praktik di lapangan,” akunya.

Usaha yang dikembangkan di rumahnya Desa Domasan, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung ini diberi merek Anas. Dibantu dengan ketiga pegawainya. Bisnis yang ia kembangkan ini adalah olahan dari kedelai.

Anas mengemasnya ke dalam berbagai jenis olahan. Di antaranya adalah tahu, susu kedelai, donat, dan kecap. Alasan memilih kedelai, selain karena memiliki nilai gizi yang tinggi, juga karena kebetulan orang tua menderita diabetes. “Waktu itu konsumsi susu kedelai, untuk kesehatan lebih bagus,” ujarnya.

Berbagai macam usaha telah ia coba seiring berjalannya waktu. Namun, usahanya sekarang inilah yang dirasakan paling cocok dan menghasilkan baginya. Tidak berlebihan jika dikatakan bakat bisnis memang telah melekat pada dirinya. Dsy7

Berita Terbaru

MLSC Surabaya Seri 2 Capai Puncak, SDN Pacarkeling dan Manukan Kulon Rebut Gelar Juara

MLSC Surabaya Seri 2 Capai Puncak, SDN Pacarkeling dan Manukan Kulon Rebut Gelar Juara

Minggu, 17 Mei 2026 19:53 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 19:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 musim 2025–2026 resmi mencapai puncaknya pada Minggu (17/5/2026). Tur…

Arif Fathoni: Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Rayakan Hari Jadi kota Surabaya

Arif Fathoni: Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Rayakan Hari Jadi kota Surabaya

Minggu, 17 Mei 2026 19:01 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 19:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Antusiasme masyarakat Surabaya dalam melihat acara Surabaya Extravagansa yang digelar Pemkot Surabaya di Jalan Tunjungan sabtu…

Dibuka Walikota Mojokerto, POPKOT Perdana Spektakuler Diikuti 1.925 Pelajar

Dibuka Walikota Mojokerto, POPKOT Perdana Spektakuler Diikuti 1.925 Pelajar

Minggu, 17 Mei 2026 18:23 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 18:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Kota Mojokerto (POPKOT) Perdana Tahun 2026 berlangsung meriah di Stadion Gelora A. Yani, Minggu (…

83 Persen Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Telah Diberangkatkan, Operasional Berjalan Lancar

83 Persen Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Telah Diberangkatkan, Operasional Berjalan Lancar

Minggu, 17 Mei 2026 17:44 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya hingga hari ke-27 berjalan tertib, aman, dan l…

Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Serukan Perdamaian Dunia dari Surabaya

Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Serukan Perdamaian Dunia dari Surabaya

Minggu, 17 Mei 2026 17:40 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memperingati Harlah ke-80 Muslimat NU …

Rupiah Rp17.602 per Dolar, Warning Bahaya untuk Negeri

Rupiah Rp17.602 per Dolar, Warning Bahaya untuk Negeri

Minggu, 17 Mei 2026 17:36 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 17:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Anggota DPR RI dari PDIP, Budi Sulistyono, mengingatkan melemahnya rupiah hingga Rp17.602 per dolar AS menjadi warning serius bagi e…