Sidak Hari Pertama Kerja, Wali Kota Ancam Potong Gaji PNS Bolos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Ning Ita saat sidak di gedung GMSC Kota Mojokerto. SP/Dwy AS
Wali Kota Ning Ita saat sidak di gedung GMSC Kota Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari akan beri sanksi tegas berupa pemotongan gaji kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang absen di hari pertama kerja pasca libur lebaran.

Pernyataan tersebut dilontarkan Wali Kota Ning Ita usai melakukan sidak di sejumlah lokasi layanan publik dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Senin (17/5/2021) pagi.

"Sesuai e-kinerja itu akan ada pemotongan, itu sudah ada aturan baku yang berlaku selama sekian tahun ini," tegasnya.

Ning Ita menyebut, ada sejumlah PNS yang kedapatan bolos kerja, namun jumlahnya tak banyak. Pun demikian yang telat masuk kerja juga masih ada.

"Tadi di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ada yang tidak absen 7 orang. Tapi setelah saya cek ternyata ada yang sedang ikuti latsar, ada yang tugas belajar dan ada yang telat," terangnya.

Petinggi Pemkot ini mengatakan, sidak ini selain ingin memastikan kehadiran karyawannya, Ia juga ingin memotivasi kinerja karyawan pasca merayakan Idul Fitri.

"Setelah cuti bersama selama 5 hari ini kita harus tetap memiliki semangat untuk kembali beraktivitas menjalankan tugas dan kewajiban di dinas masing-masing. Dan Alhamdulillah mayoritas sudah aktif kembali," ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto, M. Imron menambahkan di hari pertama kerja ini terdapat sejumlah ASN yang absen dengan berbagai alasan kepentingan.

"Dari hasil sidak di sejumlah kantor tadi memang ada beberapa yang absen, tapi sejauh ini absennya bukan tanpa keterangan. Untuk mengetahui hasil keseluruhannya tunggu nanti ya," serunya.

Imron menuturkan, absensi hari pertama kerja ini akan dilaporkannya ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara mengacu dengan peraturan yang telah ditetapkan.

"Mereka yang melanggar ketentuan akan diberi peringatan dari pimpinan masing-masing," pungkasnya.

Sementara itu, dari hasil pantauan Surabaya Pagi di lokasi, sidak wali kota ini dilakukan di 6 SKPD. Diantaranya, di Kantor Dispendukcapil, Diskominfo, DPMPTSP, BPPKA, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta RSUD Kota Mojokerto. Dwy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…