Lebaran Ketupat di Trenggalek Dibatasi Khusus Keluarga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohammad Natanegara.
Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohammad Natanegara.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek - Karena masih dalam masa pandemi, tradisi perayaan lebaran ketupat secara beramai-ramai di Trenggalek kembali ditiadakan. Tradisi tersebut dilakukan secara terbatas dengan hanya melibatkan keluarga saja.

Sesuai hasil rapat koordinasi antara Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohammad Natanegara dengan polisi, TNI dan para tokoh agama (Toga) sepakat membatasi tradisi lebaran ketupat. Selain itu, sejumlah perayaan seperti kirab tumpeng ketupat maupun even yang mendatangkan juga terpaksa ditiadakan.

"Tradisinya jangan ditinggalkan, ketupatnya tetap dibuat, namun untuk kalangan keluarga saja," kata Syah M Natanegara, Selasa (18/5/2021).

Menurutnya dalam perayaan lebaran ketupat yang digelar hari ke-8 Idul Fitri, tahun ini hanya dikhususkan untuk lingkungan sekitar dan keluarga. Sedangkan warga dari luar desa maupun daerah dilarang untuk melakukan anjangsana di Kecamatan Durenan.

"Kerumunannya yang kita cegah. Dengan begitu klaster penyebaran covid-19 bisa kita cegah," ujarnya.

Wabup menjelaskan peniadaan perayaan lebaran ketupat itu, dilatarbelakangi kondisi penyebaran virus corona di wilayah Trenggalek yang masih mengalami peningkatan. Bahkan angka kematian akibat COVID-19 di Trenggalek berada di atas rata-rata angka kematian nasional.

Hal senada disampaikan Kapolsek Durenan, Iptu Panut. Menurutnya untuk meminimalisir terjadinya kerumunan dan berkumpulnya massa saat "Kupatan", pihaknya akan melakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan di wilayah Durenan.

"Anjangsana dilakukan pembatasan ketat, dari luar wilayah tidak boleh masuk. Makanya besok sore akan kami pasang portal di beberapa lokasi," kata Panut.

Pembatasan itu merupakan kesepakatan bersama dengan para tokoh agama di wilayah Durenan bersama jajaran Forkompinda Trenggalek. Masyarakat dari luar Durenan diimbau tidak melakukan kunjungan ke wilayah tersebut.

Selama ini tradisi lebaran ketupat di Kecamatan Durenan menjadi daya tarik tersendiri, sebab masyarakat di lingkungan pesantren rata-rata baru melakukan "open house" atau menerima tamu hari ke-8 Idul Fitri.

Sebelum hari itu warga melaksanakan puasa sunnah Syawal mulai hari ke-2 Idul Fitri hingga hari ke-7. Perayaan lebaran ketupat biasanya dihadiri oleh ribuan warga dari berbagai daerah yang ingin bersilaturahmi ke sanak saudara di Kecamatan Durenan.

 

Berita Terbaru

IHSG Ditutup Menguat Didukung Neraca Perdagangan Lebih dari Ekspektasi

IHSG Ditutup Menguat Didukung Neraca Perdagangan Lebih dari Ekspektasi

Selasa, 03 Nov 2026 07:03 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup menguat didukung oleh data neraca perdagangan domestik…

Tegaskan Tak Ekspor Listrik ke Singapura, Bahlil: Izin di ESDM, Bukan Danantara

Tegaskan Tak Ekspor Listrik ke Singapura, Bahlil: Izin di ESDM, Bukan Danantara

Selasa, 03 Nov 2026 07:01 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia,…

Menperin Dorong Pemanfaatan Momentum Positif Industri Nasional

Menperin Dorong Pemanfaatan Momentum Positif Industri Nasional

Selasa, 03 Nov 2026 06:59 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan momentum positif prospek…

50-60 Juta Ton Batu Bara RI Diduga Transit di Singapura

50-60 Juta Ton Batu Bara RI Diduga Transit di Singapura

Selasa, 03 Nov 2026 06:57 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:57 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan sebanyak 50-60 juta ton batu bara yang diekspor Indonesia…

Istri Sah Dwi Bagus Baru Tahu Suaminya Sudah Nikah Siri selama Dua Tahun

Istri Sah Dwi Bagus Baru Tahu Suaminya Sudah Nikah Siri selama Dua Tahun

Selasa, 03 Nov 2026 06:55 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha Amalia Ifl ahah, istri sah Dwi Bagus Martono, mengaku baru mengetahui suaminya memiliki istri siri yang telah dinikahi selama …

Pemakzulan Gibran Tak Jatuhkan Prabowo

Pemakzulan Gibran Tak Jatuhkan Prabowo

Selasa, 03 Nov 2026 06:53 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara, Denny Indrayana, menegaskan wacana pemakzulan (impeachment) terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…