Modalkan Hasil Gadaikan Tanah, Kini Sukses Berbisnis Pakaian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Uswatun Hasanah (kiri) dan Suaminya M Fadli Ready (kanan). SP/MDR
Uswatun Hasanah (kiri) dan Suaminya M Fadli Ready (kanan). SP/MDR

i

SURABAYAPAGI.com, Madura - Uswatun Hasanah berhasil membuka bisnis lewat online hingga kini beromzet Rp 2 miliar perbulannya. Bisnis menjual pakaian bernama Duta Grosir yang dirintisnya sejak 2018 berawal dari ide bisnis menjual pakaian lewat online lahir setelah ia memutuskan resign dari tempat kerjanya.

Saat itu, Uswatun Hasanah memutuskan resign dari tempat kerjanya karena akan melahirkan bayi. Keluarga Uswatun Hasanah di Kabupaten Sampang sempat kaget dan khawatir jika Uswatun Hasanah mengalami kesulitan ekonomi di tengah kerasanya kehidupan di Jakarta.

"Orangtua berpesan agar saya punya penghasilan berapa pun jumlahnya. Mereka menentang jika saya diam di rumah saja," terang Uswatun, Rabu (19/5/2021).

Perjalanan bisnis Uswatun Hasanah tidak dimulai dari penjualan baju. Ia mengaku, Duta Grosir sebenarnya merupakan bisnis ketiga yang dijalaninya.

"Jadi awalnya saya dan suami buka bisnis makanan. Lalu, kami coba beralih jadi suplier dimsum. Dan alhamdulillah semuanya berhasil. Kami kemudian pindah ke bisnis pakaian " ucapnya.

Uswantun saat membuka usaha Duta Grosir tersebut menggunakan modal awal dari hasil menggadaikan tanah di kampung halamannya dengan jumlah karyawan sebanyak enam orang.

"Alhamdulillah banyak peminat. Sekarang kami punya karyawan tetap 25 orang. Kami juga bersiap ekspansi bisnis ke Madura," tutur dia.

Tidak seperti online shop pada umumnya, Uswatun pun juga memanfaatkan fitur live untuk menggaet para pembeli. Cara itu dianggap efektif dibanding menjual produk dengan hanya menyertakan foto di beranda Facebook.

"Awalnya dulu sempat upload foto saja, tapi sepi peminat karena waktu itu gambarnya juga jelek. Lalu saya lihat ada yang live. Dari situ saya coba dan ternyata peminatnya banyak " kata dia.

Namun, di tengah kesuksesannya itu, Uswantun kerap medapatkan kendala dan  banyak kesulitan yang dihadapi, terutama bertahan di antara ketatnya persaingan bisnis fesyen.

"Persaingan dunia fesyen itu ketat sekali. Kami harus punya ciri sendiri agar klien selalu ingat. Kami juga dituntut mencari design pakaian sendiri dan mengikuti tren " ungkap dia.

"Kadang kerja 1 x 24 jam itu kurang. Dari sini kami baru sadar, bisnis bukan cuma masalah uang, tapi juga mental yang kuat," tambah dia. Dsy4

 

 

Berita Terbaru

Pesona Wisata Pantai Kuyon Trenggalek Tawarkan Panorama Unik Berbalut Sawah Hijau

Pesona Wisata Pantai Kuyon Trenggalek Tawarkan Panorama Unik Berbalut Sawah Hijau

Kamis, 30 Jul 2026 14:46 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menikmati akhir pekan yang menenangkan, wajib mengunjungi wisata Pantai Kuyon yang berlokasi di pesisir selatan Jawa Timur,…

Sambut Hari Jadi ke-530, Pemkab Ponorogo Gelar "Culinary Sale" Diskon hingga 53 Persen

Sambut Hari Jadi ke-530, Pemkab Ponorogo Gelar "Culinary Sale" Diskon hingga 53 Persen

Kamis, 30 Jul 2026 14:32 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:32 WIB

Foto:            SURABAYA PAGI, Ponorogo- Surabya Pagi-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disp…

Kejari Ponorogo Raup Rp 77,5 Juta dari Penjualan Langsung Barang Bukti

Kejari Ponorogo Raup Rp 77,5 Juta dari Penjualan Langsung Barang Bukti

Kamis, 30 Jul 2026 14:29 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:29 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Surabaya Pagi-Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo sukses mengoptimalkan penyelamatan keuangan negara melalui mekanisme penjualan…

Reses di Balongbendo, Adam Rusydi Perjuangkan SMAN Baru hingga Penguatan UMKM

Reses di Balongbendo, Adam Rusydi Perjuangkan SMAN Baru hingga Penguatan UMKM

Kamis, 30 Jul 2026 14:09 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pembangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kecamatan Balongbendo menjadi aspirasi utama masyarakat dalam kegiatan reses K…

Adu Banteng Pengendara Motor dengan Motor di Blitar, Satu Tewas di TKP dan Dua Luka Berat

Adu Banteng Pengendara Motor dengan Motor di Blitar, Satu Tewas di TKP dan Dua Luka Berat

Kamis, 30 Jul 2026 14:07 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kejadian laka lantas Di Jln Umum Kec.Kanigoro Kabupaten Blitar terjadi pada Hari Kamis, 30 Juli 2026, Jam: 03.00 dini hari, antara…

Pekerja Bangunan Harian di Blitar Ditemukan Tewas Tersengat Aliran Listrik

Pekerja Bangunan Harian di Blitar Ditemukan Tewas Tersengat Aliran Listrik

Kamis, 30 Jul 2026 14:03 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Para pekerja bangunan di Jln Aryo Jeding Kec.Sukorejo Kota Blitar di kejutkan suara letupan kecil di lantai dua bangunan yang di …