Serap Rp 1 T, Menparekraf Targetkan KEK Singhasari Jadi Modal Ekraf

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. SP/ MLG
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari di Kabupaten Malang, Jawa Timur, ditargetkan akan mendapatkan total investasi mencapai Rp1 triliun pada periode 2023-2024 sebagai bagian dari percepatan pembangunan nasional diyakini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

"Target Rp 1 triliun pada 2023-2024, bisa diinvestasikan di KEK Singhasari. Tantangan saya terima, mudah-mudahan dengan kolaborasi, hal ini bisa kita wujudkan," kata Sandiaga, Minggu (23/5/2021).

Sandiaga meyakini KEK Singhasari bisa menjadi Silicon Valley dari Indonesia yang mampu melahirkan produk-produk unggulan dan SDM unggul. Potensi KEK Singhasari dinilai sangat besar dan potensial.

"KEK Singhasari ini dekat dengan ekosistem ekonomi digital yang sudah ada di wilayah Malang dan sekitarnya," kata Sandiaga.

Selain itu, pemerintah bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menyiapkan beberapa rencana dalam upaya menarik minat para investor, salah satunya melakukan kolaborasi pada sektor ekonomi kreatif dengan melakukan virtual road show untuk menawarkan potensi unggulan dari kawasan ekonomi khusus tersebut.

Sandiaga menambahkan setelah melakukan virtual road show tersebut, juga akan disiapkan memo investasi untuk menjaring investor. Nantinya, proses tersebut akan dilakukan bersama dengan Satgas Percepatan Investasi yang dikepalai Menteri Investasi.

"Kami akan mengakselerasi (agar investasi cepat masuk). Salah satunya dengan virtual road show yang diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan," ujar Sandiaga.

Rencananya, lanjut Sandiaga, virtual road show untuk menawarkan potensi KEK Singhasari tersebut dilakukan pada sepuluh perusahaan multinasional yang saat ini sudah beroperasi di Indonesia.

Hal itu dipilih karena perusahaan multinasional yang ada di Indonesia tersebut sudah memahami karakteristik investasi di dalam negeri sehingga diharapkan proses investasi bisa dilakukan segera pada KEK Singhasari.

KEK Singhasari merupakan kawasan ekonomi khusus pertama bidang pengembangan teknologi yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2019. Kawasan tersebut mencakup wilayah seluas 120,3 hektare.

"Harapannya kebijakan pemerintah tersebut mampu memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Tadi kita lihat anak-anak muda kita yang luar biasa, punya solusi-solusi yang berkaitan dengan ekonomi digital maupun produk-produk kreatif yang lain. Ini membuka mata kita bahwa kita punya potensi dan kita bisa bersaing untuk memulihkan ekonomi kita," tutupnya. Dsy10

Berita Terbaru

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Salah satu strategis dalam membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung swasembada gula nasional, Pemerintah…

Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam mencegah penularan penyakit super flu atau varian influenza A H3N2 subclade K, Dinas Kesehatan (Dinkes-PPKB)…

Penuhi Kebutuhan Bapok, Pemkot Surabaya Gencarkan GPM di Tengah Kemarau Panjang

Penuhi Kebutuhan Bapok, Pemkot Surabaya Gencarkan GPM di Tengah Kemarau Panjang

Kamis, 08 Okt 2026 10:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memenuhi kebutuhan bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok (bapok) di tengah…

Sidang Wire Rope PT BPI: Fakta SNI dari Pemasok Bertemu Isu Batas Kriminalisasi

Sidang Wire Rope PT BPI: Fakta SNI dari Pemasok Bertemu Isu Batas Kriminalisasi

Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Persidangan perkara perdagangan wire rope atau tali baja yang menjerat Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso U…

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…