Terawan: Dunia Percaya Covid-19 akan Dihentikan Vaksin Nusantara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dr. Terawan Agus Putranto memaparkan perkembangan penelitian vaksin berbasis sel dendritik secara daring melalui Zoom, Rabu (26/5/2021). SP/tangkap layar
Dr. Terawan Agus Putranto memaparkan perkembangan penelitian vaksin berbasis sel dendritik secara daring melalui Zoom, Rabu (26/5/2021). SP/tangkap layar

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Ada kejutan besar dari Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Pensiunan Doktor berpangkat Letjen TNI-AD ini mengingatkan bangsa Indonesia saat ini dunia sedang membicarakan imunoterapi dendritik sel yang diteliti.

Terawan mengakui dunia percaya bahwa COVID-19 akan dihentikan oleh vaksin yang masih ia sebut vaksin nusantara itu.

Meskipun, BPOM, RSPAD, dan Kemenkes sudah sepakat bahwa penelitian yang dipimpin Terawan berlabel imunoterapi sel dendritik.

 

Efektivitas Dendritik Vaksin

Menurut Dr. dr. Terawan, saat ini di New York AS sudah terbit sebuah jurnal kesehatan yang isinya tentang Dendritik Sel Vaksin Imunoterapi. Judulnya, 'Begining of the End Cancer and COVID-19'.

"Artinya apa, dunia sepakat punya hipotesis bahwa yang akan menyelesaikan hal ini termasuk COVID-19 adalah dendritik sel vaksin imunoterapi atau vaksin nusantara," kata Terawan dalam pernyataannya dikutip dari akun Youtube Josie Chyntia, Rabu (26/5/2021).

Dalam video ini, Terawan diapit Kepala RSPAD Gatot Subroto dan peneliti vaksin Nusantara. Terawan, berbaju batik berbicara lancar kajian ilmiah kalangan peneliti tingkat dunia terkait “dendritik sel vaksin imunoterapi”. Terawan bicara tanpa teks.

Bagaimana perbedaannya dengan vaksin konvensional?

Terawan mengatakan, perbedaan vaksin konvensional dan vaksin berbasis dendritik sel, karena dendritik vaksin melakukan intervensi di luar tubuh manusia.

"Dan itu sangat safety, karena kita sudah sangat lama berkecimpung di pembuatan dendritik vaksin itu dengan dr Nyoto (Nyoto Widyo Astoro), bersama-sama dengan kita semua sudah mengembangkannya jauh-jauh hari untuk penanganan cancer, kita hanya mengubah antigennya, menjadi antigen artificial atau antigen rekombinan COVID-19, Sars Cov-2," papar Terawan.

Artinya, lanjut Terawan, vaksin bisa menyesuaikan kapan saja. Pun ketika mutasi virus, vaksin bisa menyesuaikan.

"Kita bisa menyesuaikan kapan saja, mau mutasi kapan saja bisa kita sesuaikan, dampaknya apa, ketahanan kesehatan nasional menghadapi pandemi ini bisa kita atasi dengan membuat imunitas yang baik buat setiap warga negara," tandas Terawan.

Kini, uji klinis vaksin nusantara baru tahap I dan II, setelah itu masih ada uji klinis tahap ketiga untuk sebagai syarat memproduksi massal dan aman disuntikkan ke masyarakat. jk/erc/cr2/rmc

Berita Terbaru

Dispendik Surabaya Dorong Penguatan Sosialisasi Cakupan Pendidikan Gratis

Dispendik Surabaya Dorong Penguatan Sosialisasi Cakupan Pendidikan Gratis

Kamis, 05 Nov 2026 11:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya terus mendorong penguatan sosialisasi mengenai cakupan pendidikan gratis kepada kepala…

Tanggul hingga Jalan di Lumajang Putus Diterjang Banjir Lahar Gunung Semeru

Tanggul hingga Jalan di Lumajang Putus Diterjang Banjir Lahar Gunung Semeru

Kamis, 05 Nov 2026 11:26 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sejumlah infrastruktur pengendali lahar Gunung Semeru yang rusak diterjang banjir lahar hujan di aliran Besuk Kobokan. Kerusakan…

Antisipasi Momentum Natal, Pemkab Ngawi Pantau Harga dan Pasokan Bapok

Antisipasi Momentum Natal, Pemkab Ngawi Pantau Harga dan Pasokan Bapok

Kamis, 05 Nov 2026 11:13 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Guna mengantisipasi tingginya permintaan selama momentum Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi,…

Buntut Masalah Status Tanah, Pemkab Probolinggo Pindahkan KDKMP Kandangjati Kulon

Buntut Masalah Status Tanah, Pemkab Probolinggo Pindahkan KDKMP Kandangjati Kulon

Kamis, 05 Nov 2026 11:07 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menindaklanjuti terkait kepemilikan tanah di atas bangunan koperasi yang sudah dibangun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Pemuda dan Ulama Perkuat Gerakan Antinarkoba

Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Pemuda dan Ulama Perkuat Gerakan Antinarkoba

Kamis, 05 Nov 2026 11:01 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memberantas peredaran narkotika dan minuman keras serta melindungi generasi muda, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak…

Perketat Keamanan MBG, Pemkab Sidoarjo Dorong 3 SPPG Segera Penuhi Syarat SLHS

Perketat Keamanan MBG, Pemkab Sidoarjo Dorong 3 SPPG Segera Penuhi Syarat SLHS

Kamis, 05 Nov 2026 10:56 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna meningkatkan dan memperketat keamanan makanan bagi penerima manfaat Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tetap terjaga,…