Tragedi Maut Pantai Bengkung, Wali Kota Imbau Hindari Rekreasi Laut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Ning Ita saat takziah di rumah  duka warganya yang menjadi korban tragedi maut pantai bengkung. SP/Dwy AS
Wali Kota Ning Ita saat takziah di rumah duka warganya yang menjadi korban tragedi maut pantai bengkung. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI/com, Mojokerto - Tragedi maut di Pantai Bengkung, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang Selatan turut menjadi atensi Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Pasalnya, dua orang warganya, yakni Linda Pravitasari (26) dan Aprilia Dwi Jayanti (24), warga Lingkungan Panggreman, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto ikut menjadi korbannya. Dengan kondisi, satu meninggal dunia dan satunya lagi masih kritis di rawat di ICU RSU Gatoel, Kota Mojokerto.

Di temui usai mengucapkan bela sungkawa di rumah duka milik orang tua Linda Pravitasari, Wali Kota Ning Ita mengatakan musibah ini menjadi satu pembelajaran bagi seluruh warga Kota Mojokerto.

"Memang umur itu milik Tuhan Yang Maha Kuasa. Kapan umur kita berakhir, kita tidak pernah tahu. Namun yang perlu jadi catatan dan garis bawah adalah terkait cara Alloh SWT memanggil kita," ujarnya, Kamis (27/5/2021).

Ning Ita menyebut, dari catatan BMKG,  saat ini sejumlah lokasi di Jawa Timur rawan potensi bencana gempa bumi dan tsunami. Ia meminta warganya untuk lebih waspada dan menghindari daerah-daerah yang rawan bencana.

"Kemungkinan potensi bencana ini masih mungkin terjadi di beberapa titik, khususnya di laut yang ada di seluruh Jawa Timur. Mungkin yang mau rekreasi, lebih baik jangan ke laut dulu. Ini agar tidak timbul korban lagi seperti Almarhumah Linda ini," imbaunya.

Terpisah, Lurah Kranggan, M. Rochman membenarkan jika dua warganya menjadi korban di Pantai Bengkung. Ia menjelaskan, jika keduanya tidak memiliki ikatan keluarga.

"Almarhumah Linda dan Aprilia ini hanya tetangga saja. Keduanya berangkat rombongan satu mobil ke Pantai Bengkung pada Selasa (25/5/2021) dini hari dengan menaiki sebuah mobil," terangnya.

Masih kata Lurah, Linda yang bekerja sebagai sales kaca mata ini berangkat liburan bersama enam orang tetangganya ke Malang. Mereka sengaja berangkat malam untuk mengejar momen sunrise atau matahari terbit di pantai bengkung.

"Dia terseret ombak bersama setidaknya lima orang lain. Infonya, saat hendak selfie di area bukit batu bengkung untuk mengabadikan momen sunrise, tiba-tiba ombak besar datang dan menyapu enam wisatawan," pungkasnya.

Seperti di beritakan sebelumnya, Ada 6 orang yang menjadi korban dalam kecelakaan laut tersebut. Yakni Maulana Muhammad Al-Farizi (20), Fikri (20), Azizah Zahiro Abdul Latif (21), Linda Pravita Sari (26), Dimas Riza Nurul Hakim (21), Aprilia Dwijayanti (24).

 Mereka merupakan wisatawan dari 3 rombongan berbeda. Yakni rombongan dari Kota Batu, Mojokerto Kota, dan Mahasiswa Institut KH Abdul Chalim, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Sebagai informasi, Rombongan dari Mojokerto Kota jumlahnya sebanyak 6 orang. Mereka datang ke Pantai Batu Bengkung pada Selasa (25/5/2021) sore. Sedangkan rombongan dari Mahasiswa Institut KH Abdul Chalim sebanyak 8 orang. Mereka datang pada Rabu (26/5/2021) pukul 03.00 WIB dinihari. Dwi

Berita Terbaru

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Emil Dardak Pastikan Pengurus Demokrat Jatim Tuntas Akhir Oktober, Pelantikan November

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan penyusunan kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim periode 2…

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT MDS retailing tbk grup resmi menghadirkan Mu+ku, zes, dan suko di Tunjungan plaza 3 dengan konsep yang unik. Serta setiap…

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mengingatkan kepala desa agar tidak sembarangan mengelola Bantuan Keuangan Khusus (BKK) D…

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

SurabayaPagi, Sumenep - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) turut mendukung penyelenggaraan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa…

Hak Jawab PT Bank Artha Graha International Tbk 

Hak Jawab PT Bank Artha Graha International Tbk 

Jumat, 16 Okt 2026 10:12 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:12 WIB

Surabaya, 16 Oktober 2026  Nomor : 17/B/TANGGAPAN –SMS/X/2026  Kepada YTH : Sdr. Hamdan Zoelva, SH,MH  Kuasa Hukum PT Bank Artha Graha International Tbk …

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JAKARTA : Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi Soeprapto, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi kategori…