SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tropikal Coffee jadi salah satu kafe unik dan tematik yang hadirkan nuansa berbeda di tengah kota Surabaya.
Tidak mengusung konsep rustik, kafe yang terletak di kawasan Keputih, Surabaya ini sengaja memilih interior bertema tropis Maroko-Bali. Pengunjung akan langsung disuguhi dekorasi seperti lampu yang dihiasi jerami dan rotan, deretan cermin berbentuk bulat, dan langit-langitnya di topang oleh bambu.
Pemilihan konsep tropis diakui salah satu owner dari Tropikal Coffee Reynald Khidir merupakan kesepakatan bersama antara dirinya dengan dua orang lainnya yang juga menginisiasikan pendirian kafe ini yakni Hardian Puji dan Andi Quarzia yang merupakan seorang interior stylish.
"Memang mas Andi itu kebetulan bidangnya di desain interior. Sudah lama juga di luar negeri. Pernah tinggal di Bali. Itu kenapa konsepnya akhirnya seperti ini, biar ada nyawanya lah," jelas Reynald kepada Surabaya Pagi, Jumat (28/5/2021).
Tidak hanya interior, Tropikal Coffee juga menyajikan pilihan menu makanan dan minuman yang bernuansa tropis.
"Kalau untuk menu memang basicnya kita tropis. Ada es kopi susu kita semuanya rasa buah-buahan. Kalau di tempat lain kan es kopinya kayak aren dan lain-lain. Kalau di kita es kopinya kayak es kopi nangka, es kopi coco, gitu," ujarnya.
Dengan konsep yang diusung, Reynald berharap dapat menjadikan Tropikal Coffee menjadi obat rindu bagi mereka yang ingin ke Bali tanpa harus pergi jauh dan mengeluarkan biaya berlebih
Hanya dengan merogoh kocek mulai dari harga Rp15 ribu untuk varian teh hingga Rp45 ribu untuk makanan, kerinduan akan Bali dapat terobati. Tak heran apabila Tropikal Coffee tak pernah sepi dari pengunjung.
"Memang visi misi kita juga sebenernya kita pingin ngehadirin tempat yang terkonsep namun dari segi harga semua kalangan bisa lah. Jadi gak ada yang takut untuk masuk ke tempat kita," tutup pria yang memang bercita-cita memiliki bisnis fnb ini. La
Editor : Redaksi