Strategi Camat Sawahan Tangani Pandemi

Bila Ada Warganya Melanggar, Diwongke dan Dirangkul

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Camat Sawahan M Yunus saat menjadi new man di Tanjung Perak. SP/Anggadia
Camat Sawahan M Yunus saat menjadi new man di Tanjung Perak. SP/Anggadia

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sudah setahun lebih kita semua merasakan dampak pandemi covid - 19. Mulai dilarang bepergian, menggunakan masker, hingga aturan aktivitas jam malam bagi warga. Walaupun angka penularan mulai melandai tapi dampak itu masih kita rasakan bersama. 

Ditemui Surabaya Pagi, di kantor kecamatan Sawahan, Kamis (27/5/2021), M Yunus saat itu telah selesai melakukan apel untuk kampung tangguh berbicara hingga pukul 22.00 WIB.

Selama menjadi camat, ia memiliki trik khusus untuk menekan angka penyebaran covid-19 di wilayahnya. Bahkan ia tak segan untuk memberikan hadiah bagi lurah yang mampu 6 bulan secara berturut-turut memiliki kasus nol. 

Pria yang juga menjadi icon New Man ini membocorkan rahasianya untuk mengawasi, mengontrol dan menjaga warganya dari virus corona terutama bagi warga yang bandel dan takut kepada program pemerintah yang berkaitan dengan dengan 3T.

Ia memberi contoh kasus saat ada pedagang yang positif corona di salah satu pasar wilayah Kecamatan Sawahan. 

"Waktu itu ada pedagang positif. Jadi waktu itu saya harus swab seluruh pedagang. Awal awal nolak untuk di swab sampek kepala puskesmas nelpon saya katanya ndak bisa ini (Swab) kalo ga ada bapak. Saya lebih menggunakan pendekatan komunikasi yang baik saya datangi saya ajak ngomong pake bahasa Madura kan kebetulan saya juga dari Madura. Saya kasih pengertian tugas pemerintah  kan nglindungi masyarakat," ujar pria berkepala plontos tersebut. 

Ia juga mengakui selama pandemi hampir satu tahun lebih ini dia tak pernah mengalami gesekan dengan masyarakat. Masyarakat yang mempertanyakan kebijakan pemerintah pun ia jelaskan dengan pendekatan komunikasi yang baik. 

"Alhamdulillah kita ga pernah ada gesekan di lapangan. Ndak ada protes yang berlebihan ga ada. Dulu pernah ada di cafe live music, kan gak boleh. Pertama marah-marah. Oh ya sudah kalau gitu, akhirnya saya tunggu di kantor. Saya temui langsung, saya kasih pengertian, dan saya bilang ke mereka, kalau saya minta tolong untuk sama-sama menjaga," ujar Yunus sambil tertawa. 

Selain itu ia juga memanfaatkan keberadaan TOA Speaker masjid dan musholla dan program cangkrukan warga selama dua minggu sekali. Ia sengaja turun langsung ke lapisan paling bawah agar tak ada jarak dengan masyarakat.

Lanjutnya, ia juga mengatakan koordinasi dengan tiga pilar lainnya juga sangat penting untuk menekan angka persebaran. Ia memaparkan bahwa hubungan dengan Danranmil serta Polsek juga menjadi salah satu cara efektif agar masyarakat memahami bahwa perlu kerjasama yang baik untuk menekan angka persebaran. 

"Saya tiap bergerak ke lapangan mesti ngajak 3 pilar (Polri, TNI dan Satpol PP), ndak pernah sendirian. Ga Ada masalah dengan koordinasi 3 pilar. Hubungan kami ini harmonis. Saya bikin gebyar apel selalu datang Kapolsek dan Danranmil. Intinya komunikasi dan kedekatan", ujar Yunus. 

Terakhir, ia berpesan kepada jajarannya untuk berkomunikasi dengan baik dan menggunakan cara - cara komunikasi persuasif kepada masyarakat. 

"Masyarakat itu jangan disalahkan. Harus diwongke, dirangkul, diajak kerjasama, dan dilibatkan langsung bersama-sama untuk memerangi pandemi ini InsyaAllah ga akan ada namanya gesekan di lapangan jika komunikasinya baik", tutup Yunus. cr05-ang/cr3/ham 

Berita Terbaru

Diduga Idap ODGJ, Seorang Janda di Blitar Nekat Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Masih Tahap Pencarian

Diduga Idap ODGJ, Seorang Janda di Blitar Nekat Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Masih Tahap Pencarian

Selasa, 13 Jan 2026 13:09 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pencarian korban terbawa arus Sungai Brantas yang terjadi pada Senin (12/01/2026) sore. Hal itu seperti yang di sampaikan Kasi Humas…

Mitigasi Bencana Banjir, Pemkab Situbondo Gercep Kampanyekan Bersih Sampah ke Sekolah

Mitigasi Bencana Banjir, Pemkab Situbondo Gercep Kampanyekan Bersih Sampah ke Sekolah

Selasa, 13 Jan 2026 10:57 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya mitigasi bencana banjir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, bergerak cepat (Gercep) mengampanyekan bersih…

Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Atap Rumah Warga di Tulungagung Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Atap Rumah Warga di Tulungagung Rusak

Selasa, 13 Jan 2026 10:38 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 10:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Diterjang angin puting beliung pada Senin (12/01/2026) kemarin, sebanyak 41 rumah warga di Kabupaten Tulungagung, dilaporkan…

Pemkab Probolinggo Komitmen Tekan Angka Stunting Lewat Gerakan ‘Jiwitan Si Manis’

Pemkab Probolinggo Komitmen Tekan Angka Stunting Lewat Gerakan ‘Jiwitan Si Manis’

Selasa, 13 Jan 2026 10:30 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 10:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka menekan angka stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo membentuk kolaborasi antara pemerintah…

Dishub Kota Malang Targetkan Rp15 Miliar Retribusi Parkir TJU Tahun 2026

Dishub Kota Malang Targetkan Rp15 Miliar Retribusi Parkir TJU Tahun 2026

Selasa, 13 Jan 2026 10:21 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 10:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat menargetkan pendapatan dari Retribusi Parkir Tepi Jalan…

Pemkab Ponorogo Catat Alokasi DD Merosot 60 Persen Jadi Rp89,48 Miliar

Pemkab Ponorogo Catat Alokasi DD Merosot 60 Persen Jadi Rp89,48 Miliar

Selasa, 13 Jan 2026 10:01 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 10:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti putusan ari pemerintah pusat melalui kebijakan fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Pemerintah Kabupaten…