Disorot, Menhan Prabowo Utang Rp 1.760 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menhan Prabowo Subianto
Menhan Prabowo Subianto

i

Pengamat Militer Connie Rahakundini Bakrie, Heran Menteri Berani Utang ke Luar Negeri untuk Beli alat peralatan pertahanan dan keamanan periode 2020-2024 dan Dicicil Sampai 2044

 

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, tidak Tahu Keperuntukannya. Asisten Perencanaan dan Anggaran TNI juga Bingung

 

Connie Khawatir Daftar Belanja Sebesar Rp 1.760 Triliun Tidak Sesuai dengan Kebutuhan Pertahanan Negara

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie, bikin gebrakan yang mencengangkan banyak pihak termasuk DPR-RI. Connie membuka ke publik tentang sebuah rencana peraturan presiden (perpres) yang memuat pinjaman dana dari luar negeri senilai Rp1.760 triliun. Dana ini ditulis untuk pengadaan pemenuhan kebutuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI tahun 2020-2024.

Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie, ikut bingung lantaran belum ada kejelasan pemanfaatan dari anggaran yang ternyata bunganya sampai 2044. Saking herannya, Connie mengaku ingin bertemu dengan Menhan Prabowo Subianto.

Connie mengatakan dirinya memiliki alasan khusus mempertanyakan anggaran yang diinginkan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, sampai sebesar itu. Pertama, ia masih ingat ketika Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, yang menyebut pernah mendengar adanya rencana pengadaan alpalhankam senilai Rp1.760 triliun, tetapi ia tidak mengetahui secara pasti untuk apa.

 

Panglima TNI tak Tahu

"Pada saat kemarin di DPR itu ditanya misalnya Panglima (TNI). 'Apakah dengar ada rencana pengadaan 1.760 triliun?'. (Jawaban Panglima TNI) 'Kami mendengar tapi enggak tahu apa'," kata Connie saat diskusi dalam akun YouTube Akbar Faisal Uncensored, Jumat kemarin (28/5/2021).

Alasan kedua, Connie menyebut kalau Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) TNI juga bingung ketika mendengar dari mana asalnya sampai akhirnya pemerintah memutuskan untuk meminjam hingga Rp 1.760 triliun.

Menurut Connie, selevel Asrena seharusnya tahu karena mereka memiliki tanggung jawab terkait kondisi dari alutsista yang dioperasikan. Besarnya anggaran kemudian disesuaikan dengan kebutuhan semisal untuk perbaikan alat pertahanan atau semacamnya.

"Misalnya saya komandan skuadron, saya akan tahu nih kondisi skuadronnya seperti apa, kurangnya seperti apa, masalahnya sepeti apa, kapan dia harus diganti dan sebagainya," ujarnya.

"Bisa dibayangkan ini tiba-tiba angka ini keluar dan Asrena ini enggak tahu apa saja," sambungnya.

Pertanyaan Connie pun berlanjut kepada Prabowo, terkait rencana pengadaan alpalhankam tersebut di mana dananya harus habis pada 2024. Padahal di dalam rencana perpres disebutkan pembayaran pinjaman beserta bunganya akan berlangsung selama lima renstra (perencanaan strategi) atau hingga 2044.

"Iya, tapi sekarang pembayaran bunganya sebesar itu adalah sampai 2044, tapi yang spending-nya sampai 2024," tuturnya.

Connie pun mengungkapkan keinginannya untuk segera menemui Prabowo. Bukan tanpa sebab, ia hendak menemui orang nomor satu di Kemhan itu lantaran waktunya tinggal 2,5 tahun lagi untuk menghabiskan ribuan triliun rupiah itu namun tanpa kejelasan pengadaan yang pasti.

"Jadi saya pikir pak Prabowo ini keren banget ya, tapi apa ya, kok bisa Asrena enggak tahu, ada yang salah dong karena di mana-mana kita tahu dulu, kita mau ke mana, kita mau apa, kebijakannya seperti apa."

 

Masalah Besar

Dalam video berjudul “Buka-bukaan Connie”, yang diunggah akun YouTube Akbar Faizal Uncensored, Kamis (27/5) Connie menjabarkan mengapa anggaran itu disebut sebagai masalah besar.

Mulanya, Connie mengaku bertemu dengan anggota Komisi I DPR. Anggota tersebut menjelaskan soal adanya bahaya dalam anggaran pertahanan. Sebab ada dana sebesar Rp 1.760 triliun yang harus dihabiskan pada tahun 2024 untuk pengadaan alutsista.

“Itu kalau tidak salah ya, itu APBN kita tahun 2013-an,” tuturnya.

Seketika itu, Connie bertanya-tanya apa alutsista yang akan dibeli dengan dana sebesar itu. Termasuk road map apa yang dimiliki Kementerian Pertahanan saat ini.

Connie lantas mengajak Akbar Faizal yang menjadi pembawa acara untuk mundur ke belakang mencermati pernyataan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto usai peritiwa Nanggala-402.

Ketika itu, Menhan tidak langsung menyampaikan duka cita atau tentang kesedihan pada Nanggala. Tapi memberi penjelasan bahwa dirinya baru saja menghadap Presiden Joko Widodo dan tengah menyiapkan masterplan. “Kemudian saya kritik dong. Itu bukan masterplan. Itu shopping list,” urainya.

Disebut shopping list lantaran anggaran-anggaran dalam renstra itu telah memuat secara detail angka belanja. “Yang intinya harus habis sebesar itu, Rp 1.760 T di tahun 2024,” sambung Connie.

“Ini kita mau buat beli apa dalam 3 tahun? Kenapa harus habis tahun 2024?” tanyanya.

Dia khawatir daftar belanja ini tidak sesuai dengan kebutuhan pertahanan negara. Yang lebih khawatir lagi, komandan skuadron tidak tahu apa yang akan dibeli. “Seharusnya itu bottom up, ancamannya apa, kebutuhannya apa,” demikian Connie. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…