Peserta UjianTeori SIM Ini Pakai Masker dari Saputangan Lusuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peserta Ujian Teori saat diberi masker oleh Brigpol Masrukin di saksikan Kasat Lantas AKO.Tri Nuartiko.
Peserta Ujian Teori saat diberi masker oleh Brigpol Masrukin di saksikan Kasat Lantas AKO.Tri Nuartiko.

i

SURABAYAPAGI, Blitar- Walau pemerintah sudah mendengungkan tentang Protokol Kesehatan salah satunya menggunakan Masker dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19 bahkan petugas lakukan operasi Yustisi, rupanya ada pula masarakat yang kurang patuh atau kelalaianya.

Seperti yang terjadi di tempat ujian Teori pencari SIM di Polres Blitar Kota pada Sabtu (29/5) pagi, seorang pria paruh baya 55 warga desa Suruhwadang Kec.Kademangan Kab.Blitar ini, harus merelakan Saputangan ĺusuh bathik Coklatnya harus diganti dengan Masker pemberian Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP.Tri Nuartika SH.

Saat lakukan kliling di ruangan pelayanan SIM,sambil senyum.AKP.Tri Nuartika memberi penjelasan tentang Protokol kesehatan, termasuk menggunakan masker yang sesuai standart kesehatan.

"Kita selaku pelayan juga memperhatikan Kesehatan masarakat yang sedang ada keperluan di Polres Blitar Kota, hal itu sesuai dengan Prokes, jadi kita perhatikan setiap masarakat yang memerluan pelayanan di Polres Blitar Kota, seperti tadi rekan rekan tau, dngan hanya Saputangan di pakai Masker, maksudnya bagus..tapi tidak higeins, yaa mungkin katena ketidak tauanya saja, yang penting maskeran dah di anggap benar," Kata AKP.Tri Nuartika usai saksikan anggotanya masang Masker kepada  Tumidi.

Masih menurut AKP.Tri Nuartika pihaknya terus menerus melakukan upaya pelaksanaan Prokes setiap pagi selain mengatur Arus Lalu Lintas di sudut sudut jalan di wilkum PolresxBlitar Kota, termasuk di Terminal Patria, mmberi Himbuan tentang 5 M termasuk gunakan Masker. Sedang  Tumidi (55) saat menunggu giliran untuk ujian teori tanpa sadar tetap mengenakan masker saputangan yang lusuh, juga saat ketika menghadapi Komputer.

Sementara Kasat Lantas memergoki pak Tumidi, dengan senyum AKP.Tri Nuartika langsung menyuruh melepas masker Saputanganya untuk di ganti Masker baru, setelah mendapat pengertian dari Kasat Lantas, langsung Brigadir Polisi Masrukin petugas Ujian teori, memasang masker kepada Tumidi.

" Matur nuwun Pak, saestu boten ngertos yen masker saputangan boten pareng."tuturTumidi di depan Kasat Lantas dan Brigpol.Masrukin setelah dipasang Masker, dengan Sopan Pak tua ini minta masker lagi, oleh Kasat Lantas di beri tambahan tiga masker.

Ternyata selain Tumidi yang mencari SIM A itu, ada 2 orang yang mengenakan masker abal abal, seperti seorang ibu dan pria bertubuh tembem mengenakan Masker dari saputangan juga, seperti Ibu ini saat masuk kantor Polres Blitar Kota, melewati di penjagaan di tegur petugas dan di beri Masker warna hijau muda,

Uniknya Masker yang dipakai sang Ibu ini adalah Tisu rangkap di tempel dengan tensoplast, saat akan mengambil BPKB motor miliknya. "Saya lupa bawa Masker Pak karena tergesa gesa, karena hari Sabtu, terus saya pakai tisu rangkap saya tempeli dengan Tensoplast." kata Seorang Ibu warga Desa Sumber Kec.Sanankulon Kab.Blitar ini sambil senyum.

Dengan rasa Simpati dan Apresiasi pada warga Masarakat yang telah melaksanakan Prokes salah satunya menggunakan Masker, Kapolres Blitar Kota AKBP.Dr.Yudhi Hery Setiawan S.IK .M.SI merasa bangga dengan sikap masarakat yang patuhi Protokol Kesehatan, sehingga Zona Hijau di Blitar Raya tetap bertahan, apa lagi setiap Kelurahan bahkan setiap RW/RT di wilayah Kota Blitar ada PPKM Mandiri.

"Kita apresiasi pada warga masyarakat yang telah melaksanakan Protokol kesehatan, apa lagi adanya PPKM Mandiri merupakan ujung tombak sebagai pencegahan penyebaran Covid-19 termasuk kita lakukan oprasi Yustisi, lo seperti yang gunakan saputangan..kertas tisu hal yang wajar sedikit kekeliruan tanpa kesengajaan." Terang Kapolres usainya Olah raga bareng dengan anggotanya.Les

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…