Dituding Gelapkan Dana Donasi Rp 5 Miliar Untuk Palestina

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
YouTuber sekaligus influencer muda Tanah Air Taqy Malik. SP/ JKT
YouTuber sekaligus influencer muda Tanah Air Taqy Malik. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - YouTuber sekaligus influencer muda Tanah Air Taqy Malik merasa sangat kecewa atas tudingan negatif yang menyeret namanya. Taqy dituding menggelapkan dana donasi yang telah terkumpul untuk Palestina.

Tudingan itu bermuncul ketika Taqy Maik berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 5 miliar. Namun mantan suami Salmafina itu, baru menyerahkan sumbangan tersebut Rp 1 miliar kepada Palang Merah Indonesia (PMI).

Taqy Malik pun membeberkan sederet penjelasan serta bukti kepada publik di Instagramnya ke mana saja bantuan dana Palestina itu mengalir.

"Adek adek ku yang di slide 1 dan 2, waktu kecil diajarin baca ga? kalo ga pernah sini kakak ajarin baca ya, biar baca informasinya lengkap dan ga di potong potong," ujar Taqy Malik dalam caption unggauan doto di Instagramnya, dikutip Minggu (30/5/2021).

"Di slide 3 ini bukti dana 1 Milyar sudah di transfer ke PMI untuk keperluan logistik mendesak warga terdampak rudal dipalestina. dan sudah di kelola oleh perwakilan PMI yaitu Bulan Sabit Palestina. sampai sini paham ya dek?" lanjut Taqy Malik.

Selain disumbangkan ke PMI, Taqy Malik juga telah mengalirkan dana itu ke lembaga kemanusiaan International Networking For Humanitarian (INH) sebesar Rp 513 juta. Uang itu diperuntukkan untuk keperluan sembako dan kebutuhan hidup warga Palestina yang terdampak.

Di slide berikutnya, terlihat bukti transfer ke Lembaga Nusantara Palestina atau NPC yang diririkan oleh Bang Onim sebesar Rp 3 miliar.

Ia pun juga memperlihatkan bukti transferan lainnya ke lembaga kemanusiaan sebesar Rp 513 juta. Kemudian, terlihat bukti transferan sebesar Rp 3 miliar ke Lembaga Nusantara Palestina. Dan ia pun terus menjelaskan aliran uang sumbangan yang didapatnya termasuk untuk ambulans, kebutuhan logistik dan sembako.

Yaitu dengan rincian Rp 2 miliar untuk keperluan santunan Korban Agresi militer dan pembuatan lahan pabrik air minum yang berjangka panjang.

Lalu Rp 1,1 miliar lebih digunakan untuk keperluan membeli ambulan dengan peralatan yang lengkap.

"Nah hari ini juga kami transfer ke lembaga kemanusiaan lain, Yayasan Sahabat Al Aqsha sejumlah 500 jt juta untuk kebutuhan mendesak logistik dll," imbuh Taqy Malik.

Selain itu, Taqy menyesalkan gurunya ikut terseret pada fitnah tersebut.

Soal tuduhan penggelapan dana, Taqy pun merasa dirinya sudah kaya sehingga pantang untuk melakukan hal keji tersebut. Ia juga merasa mampu untuk mencukupi kebutuhannya sendiri tanpa harus memakan hak orang lain.

Kendati demikian, Taqy enggan untuk terus menerus memikirkan tudingan keji itu. Kini pria berusia 23 tahun itu hanya ingin fokus dengan keadilan serta kemerdekaan rakyat Palestina yang tengah menjadi korban kekejaman Israel.

"Maaf banget, kalo kata kang dewa. gue mah udah kaya, uang gue udah cukup buat beli segala macam. jadi sepeser pun ga mungkin uang ummat masuk sepeser pun ke perut gue," pungkas Taqy.

"Yaudah, intinya mah sekarang kita fokus kepada pasa serangan di palestina, biar kita kawal terus kemerdekaan mereka hingga titik darah penghabisan terakhir. Allahu Akbar!". Dsy15

 

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…