Jamhadi Beri Solusi Cegah Masalah Sosial Akibat Tutupnya Giant

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengamat ekonomi Jamhadi. SP/Arlana
Pengamat ekonomi Jamhadi. SP/Arlana

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pelaku usaha sekaligus pengamat ekonomi Jamhadi menilai keputusan PT. Hero Supermarket Tbk atau Hero Group menutup seluruh gerai Supermarket Giant pada akhir Juli 2021, merupakan sebuah keprihatinan di bidang ekonomi khususnya di masa Pandemi Covid-19.

Jamhadi yakin bahwa pengusaha menutup seluruh gerai supermarket Giant karena kaidah bisnisnya tidak tercapai dalam sekian waktu. Sehingga pengusahanya berusaha beralih dari bisnis yang merugi ke yang menguntungkan.

“Misalnya tidak berlaba melampaui sekian periode tertentu, lalu tingkat kerugiannya sudah sekian lama tetapi dibalik itu saya yakin ada usaha lain lebih menarik dibanding usaha itu sehingga dia mencoba shifting kepada usaha yang kurang menguntungkan dibandingkan dengan usaha apa saat pandemi ini masih bisa lebih berlaba” ujarnya. Minggu (30/5/2021).

Dengan penutupan gerai Supermarket Giant tersebut tentunya akan berdampak pada jumlah pengangguran dan penerimaan pajak negara serta jumlah nilai transaksi ekonomi. Berdasarkan data yang dipunyai, Jamhadi melanjutkan bahwa perputaran uang di Jatim sebelum pandemi sekitar Rp.14 Triliun per hari dan saat Covid-19 melanda Indonesia perputaran uangnya menurun di kisaran Rp. 11,8 Triliun.

“Artinya penurunan bisnis itu di sektor riil itu diantara 20 sampai 30 persen itu yang pertama, lalu yang kedua parameter lain adalah penerimaan pajak dari negara ini juga penting. Kan ada bisnis kan ada bayar pajak ada income ada PPN yang dibayar kan gitu, saya lihat angkanya tahun 2020 ini pajak yang diterima negara sekitar Rp. 1.070 Triliun dibanding dengan pada saat normal sekitar Rp. 1.300 Triliun,” urainya.

Namun menurut CEO PT. Tata Bumi Raya tersebut, disisi lain dari penutupan gerai masih ada hal bagus khususnya dalam investasi bisnis di Jawa Timur. “Lalu kaitannya dengan kondisi ini ya masih bagus bisnis itu masih bagus jadi Alhamdulillah kita di Jatim, di Surabaya di Indonesia masih ada bisnis lah disitu,” terang Jamhadi.

Terkait dampak penutupan gerai Giant yang berakibat banyaknya calon pengangguran, Jamhadi memberikan solusi atas permasalahan ini. Sehingga kedepannya masalah PHK tersebut tidak menjadi persoalan sosial di kemudian hari.

“Bagi kawan-kawan pekerja yang mengalami PHK yang rencana Juli itu besar-besaran di gerai di retail-retail. Tidak perlu bersusah-susah karena setidaknya ada beberapa solusi yang bisa saya anjurkan. Pertama ketika mendapatkan pesangon, pesangon itu hendaknya disisihkan untuk menjadi modal usaha, dicoba sekian persen untuk modal usaha supaya dia memiliki satu income nantinya, lalu yang kedua untuk biaya berkembang dia akan datanglah kepada Pemkot/Pemkab, Pemprov melalui pelatihannya , ada peluang-peluang apa bahkan ada stimulus-stimulus apa,” jelasnya. By

 

 

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…