Melongok Sentra Wisata Kuliner Binaan Pemkot (2)

Pelaku UMKM SWK Babat Jerawat, Tagih Stimulus Pajak ke Wali Kota Eri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi di Sentra Wisata Kuliner Babat Jerawat pada Rabu (2/6/2021) kemarin. SP/Anggadia
Kondisi di Sentra Wisata Kuliner Babat Jerawat pada Rabu (2/6/2021) kemarin. SP/Anggadia

i

Meski Sentra Wisata Kuliner (SWK) berlabel sebagai binaan Pemkot, namun belum sepenuhnya mendapat previlige. Terutama di era pandemi Covid-19 saat ini. Yakni soal stimulus bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mencari peluang usaha di SWK. Baik itu dalam stimulus pembebasan pajak hingga stimulus bagi pelaku UMKM. Hal inilah yang dirasakan oleh para pelaku UMKM di SWK Babat Jerawat yang terletak di Jalan Raya Babat Jerawat Surabaya. Para pelaku UMKM itu masih menagih janji Pemkot Surabaya terkait adanya pembebasan pajak bagi yang berdagang di SWK.

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seperti yang diungkapkan oleh Dahlia, pelaku UMKM yang juga didapuk sebagai sekretaris pengelola SWK Babat Jerawat, saat ditemui Surabaya Pagi, Selasa (1/6/2021) kemarin.

Dahlia masih mengeluhkan soal pajak yang diberikan kepada pelaku UMKM yang berjualan di SWK Babat Jerawat. Mereka sudah mengurus segala administrasi yang ada, guna untuk mendapatkan keringanan pajak. Namun, hingga kini tidak pernah realisasi dari Pemerintah Kota Surabaya, terutama dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Surabaya.

"Kita kena pajak triwulan Rp 1,8 juta. Nah, kita minta ke Dinas (Dinkop, red) ya diundur terus. Tolonglah diperingan pajak kami ini. Padahal janjinya saat itu, dalam triwulan itu ada satu bulan yang dibebaskan. Tapi hingga kini, sudah setahun ini, kita sudah urus semua, belum ada kelanjutan sama sekali. Pedagang juga banyak yang tanya," keluh Dahlia saat ditemui di SWK Babat Jerawat.

Bahkan saat ini, para pelaku UMKM disini, tambah Dahlia, membutuhkan bantuan pendanaan selain Bantuan Langsung Tunai (BLT). Karena menurut pedagang pembagian BLT di SWK Babat Jerawat sendiri tidak merata. Total 12 orang tidak mendapatkan BLT.

Sebab, menurut Dahlia, apa yang dibicarakan di media usai kedatangan Wali Kota dan influencer, bahwa para pedagang mengalami omzet berlipat-lipat. Tetapi pada kenyataannya, masih tidak sesuai dengan pengeluarannya.

"Tolong, dengan kondisi saat ini, bantuan jangan BLT saja. Karena pembagiannya disini juga tidak rata. ada 12 orang pedagang yang tidak dapat dan yang dapat (orang-orang) itu-itu aja. Kemarin kan sempat janji kalo UMKM bakal dibantu pendanaan secara langsung. Dan pak Eri saat datang kesini, juga bilang ke teman-teman pedagang, ndak ngandelin BLT aja. Ada bantuan lain. Tolong janjinya ditepati," keluh Dahlia.

Meski begitu, Dahlia mengakui pemberian fasilitas SWK Babat Jerawat yang lebih bagus saat ini, baru terjadi pada era Wali Kota Eri Cahyadi. "Meski gitu, ini kita sudah bersyukur dibikinin gudang, kantor, serta lampu untuk membuat tempat ini menjadi menarik. Kemarin saya juga sudah melihat gambarnya, tinggal di realisasikan aja", ujar Dahlia.

Selain itu, tambah Dahlia, Pemkot juga sering menyelenggarakan beberapa kegiatan guna menarik pengunjung hadir. Hal tersebut ditopang dengan pengelolaan di SWK Babat Jerawat yang mempromosikan via online.

Untuk saat ini, SWK Babat Jerawat adalah salah satu tempat yang sering dikunjungi utamanya warga Surabaya Barat untuk makan ataupun berlibur dengan memancing. Karena tepat di sebelah SWK ini terdapat kolam pancing.

"Makanannya enak, harganya ya sama aja mas. Tempatnya ya bersih. Jadi kalo pas lowong saya kesini mungkin mancing apa cuman mampir makan", ujar Bambang selaku pengunjung SWK Babat Jerawat. ang/cr2/rmc

Berita Terbaru

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyusun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026…

Januari-Agustus 2026, Imigrasi II Kelas Non TPI Blitar Catat PNBP Rp12,4 Miliar dan 21.227 Permohonan Dokumen Perjalanan

Januari-Agustus 2026, Imigrasi II Kelas Non TPI Blitar Catat PNBP Rp12,4 Miliar dan 21.227 Permohonan Dokumen Perjalanan

Kamis, 03 Sep 2026 15:22 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Aktivitas pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar menunjukkan capaian signifikan sepanjang Januari hingga…

PLN UIT JBM Kawal Keseruan Surabaya Kite Festival Dengan Kesiapsiagaan Kelistrikan

PLN UIT JBM Kawal Keseruan Surabaya Kite Festival Dengan Kesiapsiagaan Kelistrikan

Kamis, 03 Sep 2026 15:18 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 15:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan…

Peringati Maulid Nabi, Bupati Gus Barraa Ajak Teladani Rasululloh

Peringati Maulid Nabi, Bupati Gus Barraa Ajak Teladani Rasululloh

Kamis, 03 Sep 2026 15:12 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 15:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk…

Berantas Rokok Ilegal, Ning Ita Tekankan Edukasi dan Pendekatan Persuasif

Berantas Rokok Ilegal, Ning Ita Tekankan Edukasi dan Pendekatan Persuasif

Kamis, 03 Sep 2026 15:08 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 15:08 WIB

SURABAYAPAGI.com Mojokerto - Pemkot Mojokerto memperkuat langkah pemberantasan peredaran rokok ilegal dengan meningkatkan kapasitas pelaksana di lapangan. Wali…