Bupati Ingatkan Waspada Mutasi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dalam acara rapat koordinasi daerah penanggulangan bencana tahun anggaran 202. SP/Dwy AS
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dalam acara rapat koordinasi daerah penanggulangan bencana tahun anggaran 202. SP/Dwy AS

i

Rapat Koordinasi Daerah Penanggulangan Bencana Tahun Anggaran 2021

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Mutasi Covid-19 yang saat ini diketahui menginfeksi lebih cepat, menjadi kewaspadaan bersama sebagai bencana non-alam yang serius. Sehingga, dibutuhkan penanggulangan dengan langkah tepat.

Virus korona yang bermutasi, divisualisasikan berbentuk bulat dengan spike atau duri runcing dan bercabang di permukaan sekelilingnya. Dengan model seperti itu, virus ini tidak butuh waktu lama untuk menancapkan komponen DNA pada yang sel sehat untuk diinfeksi.

Visualisasi tersebut dijelaskan secara detail oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dalam acara rapat koordinasi daerah penanggulangan bencana tahun anggaran 2021, yang diselenggarakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Selasa (8/6) pagi di Hotel Grand Whiz Trawas.

"Korona sudah bermutasi. Dulu spike tumpul, sehingga perlu waktu sekitar dua minggu untuk menginfeksi. Namun sekarang lebih runcing, sehingga lebih cepat efeknya. Saya ingin agar hal ini jadi kewaspadaan kita bersama, mengingat Covid-19 termasuk bencana non-alam," tegas bupati.

Secara jelas, bupati juga menginformasikan bahwa saat ini telah terjadi lonjakan kasus aktif Covid-19 di Jawa Timur khususnya di Bangkalan Madura. Sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, bupati mengajak semuanya untuk selalu waspada dan tidak teledor prokes.

Hal ini mengingat lonjakan di Bangkalan, diketahui dipicu kendornya prokes di masyarakat dalam melaksanakan halal bihalal. Tepatnya saat lebaran ketupat (tradisi 7 hari setelah Idul Fitri). Keadaan ini ditambah dengan faktor lain, yakni banyaknya pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bangkalan yang pulang kampung. Para PMI tersebut dikhawatirkan berisiko tinggi membawa strain baru virus korona.

Sama seperti kendornya prokes dalam kegiatan open house atau halal bihalal, Bupati Ikfina juga mengingatkan kewaspadaan pada kegiatan hajatan yang akhir-akhir ini masih banyak dilangsungkan. Tidak terkecuali di Kabupaten Mojokerto.

"Saat ini masih banyak yang menggelar hajatan karena bulan Syawal. Memang betul digelar dengan prokes, artinya tetap berjarak, cuci tangan dan tetap bermasker. Namun, kita semua tidak tahu apakah dalam hajatan itu sudah memikirkan tamu datang dari mana saja. Apalagi jika ternyata datangnya dari daerah yang tidak satu rayon dengan kita. Ini harus kita waspadai bersama," tambah bupati.

Tak lupa bupati dalam arahannya mendorong BPBD, agar bisa berperan aktif menjadi pionir penebalan prokes.

"BPBD adalah salah satu ujung tombak penanganan Covid-19, karena Ketua Satgas Covid-19 Pusat adalah BNPB. Saya mohon panjenengan semua menjadi pionir untuk menekankan prokes di masyarakat," tandas bupati.

Rakor turut dihadiri Ludfi Ariyono Plt. Kepala Pelaksana BPBD, dengan 97 orang peserta dari berbagai elemen masyarakat. Mulai Perangkat Daerah, dunia usaha, media dan para relawan. Dwy

Berita Terbaru

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu bergerak menguat 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.887 per dolar AS…

BPN Imbau Masyarakat Tak Gunakan Perantara untuk Urus Tanah

BPN Imbau Masyarakat Tak Gunakan Perantara untuk Urus Tanah

Kamis, 08 Okt 2026 07:27 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berkomitmen meningkatkan layanan pertanahan bagi masyarakat,…

Daop 8 Layani 9,78 Juta Pelanggan Hingga Triwulan III 2026

Daop 8 Layani 9,78 Juta Pelanggan Hingga Triwulan III 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:26 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:26 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melayani sebanyak 9.789.933 pelanggan selama Januari hingga September atau triwulan III 2026,…

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat hingga September 2026, jumlah perkara yang diajukan perempuan untuk mengakhiri perkawinan di…