Melongok Sentra Wisata Kuliner Binaan Pemkot (6)

Pelaku UMKM SWK Kandangan Ngaku Sering Di-PHP-in Pemkot

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi SWK Kandangan, Selasa (8/6/2021) kemarin yang tidak terlihat identitas apapun. SP/Anggadia
Kondisi SWK Kandangan, Selasa (8/6/2021) kemarin yang tidak terlihat identitas apapun. SP/Anggadia

i

Kondisi Sentra Wisata Kuliner di beberapa wilayah di Surabaya sudah cukup baik dengan hiasan lampu dan papan nama sebagai identitas SWK setempat. Seperti di SWK Babat Jerawat, SWK Tandes, dan SWK Manukan Lor.  Sayangnya, hal tersebut belum dirasakan oleh SWK Kandangan yang beralamat di Jl. Tengger Raya.

 

==

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pantauan Surabaya Pagi pada hari Selasa (8/6), kondisi SWK Kandangan tampak memprihatinkan. SWK tampak sepi pengunjung dan beberapa pedagang menutup dagangannya. Ketika di konfirmasi lebih lanjut, Pak Wujud selaku Koordinator SWK kandangan bercerita bahwa pengunjung tidak bisa ditebak.

"Ya kadang rame, kadang sepi kayak gini mas. Kondisinya ya bisa sampean lihat sendiri keliatan kumuh ga terurus gini", ujar Wujud.

Selain sepi pengunjung, Wujud juga menceritakan keluh kesahnya tentang janji - janji alias PHP (pemberi harapa palsu, red) yang pemerintah kota sampaikan lewat Dinas Koperasi dan UKM Surabaya untuk memberi bantuan plakat nama, penerangan, dan pembuatan taman di depan SWK Kandangan.

"Kita ini sering dijanjikan untuk cat ulang, trus katanya mau dibikinin taman didepan itu, juga penerangan depan itu. Tapi sampai sekarang gaada eksekusinya. Lampu nama SWK itu lo mas gak ada padahal kan itu penting sebagai identitas kita,” ujar pria yang sudah berdagang di SWK Kandangan sejak 2014.

Wujud juga mengatakan bahwa sudah 3 tahun ia menunggu janji yang direalisasikan. Ia merasa SWK Kandangan tidak mendapatkan perhatian seperti SWK lain. Padahal menurut dia, untuk pembayaran retribusi setiap bulan selama ini lancar dan tidak pernah menunggak. Besaran tiap pedagang dalam membayar retribusi pun cukup besar yakni antara Rp 100 – Rp 200 ribu perbulan.

"Kita ini bayar retribusi lancar. Khan aturan dari Dinas per meter perseginya Rp 20 ribu, nah disini ini sewanya besar-besar, kayak saya itu kan 5 meter persegi ya bayar 100. Kami bayar pun ndak pernah telat tapi kenapa kami kok ndak diurusi begini", ujarnya kesal.

Ia pun berharap agar Wali Kota Eri Cahyadi bisa melihat langsung kondisi SWK Kandangan. Karena menurut pengakuannya, Eri belum pernah menginjakan kakinya secara langsung di SWK Kandangan.

"Belum pernah kesini pak Eri, dulu kalo jaman Bu Risma pernah kesini. Enakan jamannya bu Risma kita masih diperhatikan. Katanya programnya perdulikan para pelaku UMKM. Lha kita sampai sekarang gak pernah diperhatikan," ujar Wujud.

Pantauan Surabaya Pagi, memang tidak ada plakat lampu untuk menunjukkan identitas SWK Kandangan seperti SWK lainnya. Selain itu, taman yang dijanjikan akan dibangun pun juga tampak tidak terurus dengan baik. Tampak juga warna Cat SWK yang dibangun sejak 2010 tersebut mulai luntur dan mengelupas. ang

Berita Terbaru

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…