Ajak Kompromi Tokoh-tokoh Agama Madura

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur Freddy Poernomo (kiri) dan Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Dapil Madura, Abdul Halim (kanan)
Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur Freddy Poernomo (kiri) dan Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Dapil Madura, Abdul Halim (kanan)

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kasus Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, melonjak usai libur Lebaran Idul Fitri 1442 H / 2021 M selama sepekan terakhir.  Kejadian kali ini dapat menjadi peringatan keras bagi seluruh masyarakat Jawa Timur. Khususnya warga Madura.

Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Dapil Madura, Abdul Halim, meminta agar masyarakat Madura khususnya warga Bangkalan untuk tetap tenang dan tidak panik. “Jangan panik, Sebab sebetulnya kita ini sudah hampir terbiasa hidup dalam kondisi pandemi Covid ini,” katanya.

Di samping itu juga, anggota Komisi D DPRD Jatim ini mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuat berita, menyebar video yang sebetulnya narasi dan visualnya bukan kejadian yang saat sekarang terjadi. “Kemudian juga mohon tidak menyebarkan konten yang justru seolah-olah mendiskriditkan perilaku masyarakat Madura,” harap Abdul Halim.

 

Jadikan Ijtibar

Poitikus asal Bangkalan ini pun memohon kepada masyarakat Madura dan Jatim pada umumnya untuk betul-betul memperhatikan protokol kesehatan dan jangan sampai lengah dan meremehkan wabah ini. “Apa yang terjadi di Bangkalan ini mari kita jadikan ijtibar yang berharga, sehingga jangan sampai hal ini terjadi di daerah lain,” tegas Halim.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk mempercayakan penanganan ini kepada pihak pemerintah Provinsi Jatim dan Pemerintah Kab/Kota lainnya. “Tujuannya supaya langkah dan tindakan pemerintah dalam melokalisir wabah Covid-19 ini tidak semakin menyebar ke daerah lain,” pungkas Abdul Halim.

Ulama Madura mengimbau masyarakat Madura untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Ketua MUI Bangkalan KH Syarifudin Damanhuri meminta para warga tetap menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Sehubungan dengan penyebaran COVID-19 yang sampai saat ini belum reda bahkan cenderung meningkat, masyarakat diimbau untuk terus mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah. Agar memakai masker, mencuci tangan, dan tidak bepergian jika tak ada kepentingan," kata Kiai Syarifudin di Bangkalan, Rabu (9/5/2021).

 

Proteksi Keluarga

Sementara itu, Ketua Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan H. Abdul Hasan dan Pengurus Pondok Pesantren Syaikhona Muhammad Cholil, Muhammad Nassi Ashal mengingatkan langkah ini untuk memproteksi keluarga dan kerabat dari bahaya virus Corona.

"Tetap menjaga kesehatan, menjaga imunitas tubuh, hal ini semata-mata demi kebaikan dan keselamatan bersama, semua keluarga dan kerabat," imbuhnya.

 

Ajak Tokoh Agama Kompromi

Sementara itu anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur Freddy Poernomo meminta para kepala daerah duduk bersama dengan melibatkan para ulama.

Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran COVID-19 di Madura khususnya Bangkalan agar tidak meluas ke wilayah lainnya. "Madura itu daerah-daerah santri. Untuk mengatasi problem itu, ya tokoh-tokoh agama diajak kompromi," ujar Freddy Poernomo, Rabu (9/6/2021).

Menurut Freddy, tokoh agama sangat didengar oleh warga khususnya di Madura. "Istilahnya tokoh-tokoh informal leader seperti para ulama diminta untuk ikut membantu pencegahan. Intinya masyarakat taat pada protokol kesehatan. Siapa yang diminta, ya tokoh-tokoh seperti kiai, ulama, tokoh agama," imbuhnya.

Politisi dari Partai Golkar ini meminta, Pemprov Jatim bersama Pemkot Surabaya serta Pemkab Bangkalan harus berupaya menekan penyebaran COVID-19 sesuai kultur masyarakat di masing-masing daerahnya.

"Kalau di Surabaya Insyaallah ketat. Fakta memang Wali Kota Eri sangat ketat dan disiplin. Kultur masyarakat Surabaya beda dengan Madura. Kalau di Madura harus melibatkan tokoh informal atau kiai," terangnya.

Freddy menegaskan, para kepala daerah di Jatim khususnya Surabaya Raya dan Madura Raya harus memberikan contoh yang baik. "Pemimpin harus di depan. Pemimpin harus memberikan contoh yang baik dan menjadi panutan. Dan memiliki sikap yang tegas," harap Freddy. n rko/cr3/rmc

Berita Terbaru

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 memasuki babak baru. Para muktamirin kini…

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …