Klaster Hajatan, Dinkes Madiun Perluas Tracing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Madiun Ahmad Dawami dan Kapolres Madiun AKBP Bagoes dan jajaran memantau proses pendataan dan evakuasi puluhan warga yang terkonfirmasi positif COVID-19, Senin (14/6/2021).SP/ANT/Diskominfo Kabupaten Madiun
Bupati Madiun Ahmad Dawami dan Kapolres Madiun AKBP Bagoes dan jajaran memantau proses pendataan dan evakuasi puluhan warga yang terkonfirmasi positif COVID-19, Senin (14/6/2021).SP/ANT/Diskominfo Kabupaten Madiun

i

SURABAYAPAGI, Madiun - Menyusul ditemukannya warga Madiun yang positif dari hasil rapid tes antigennya setelah menghadiri hajatan pernikahan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun, Jawa Timur mulai memperluas cakupan pelacakan warga guna mendeteksi penularan COVID-19.

Kepala Dinkes Kabupaten Madiun Soelistyo Widyantono, mengatakan pelacakan dilakukan sebagai langkah cepat Pemkab Madiun guna mengatisipasi penularan COVID-19.

Adapun pelacakan dilakukan di Dusun Bulurejo, Desa Bantengan dan Dusun Kedungrejo, Desa Mojopurno.  "Kita perluas tracing di kedua dusun karena memang keduanya ini besanan. Dua-duanya terlibat hajatan," ujar Soelis, kemarin.

Sesuai data, jumlah warga Dusun Bulurejo, Desa Bantengan, Kecamatan Wungu yang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasar hasil tes antigen mencapai 66 orang. Sedangkan warga Dusun Kedungrejo, Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu yang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasar hasil tes antigen mencapai 22 orang.

Selain itu ada satu anak usia 1 tahun warga Dusun Kedungrejo, Desa Mojopurno yang tidak menjalani tes antigen, namun menunjukkan gejala batuk, pilek, dan sesak nafas karena kontak erat. "Puluhan warga tersebut saat ini telah menjalani isolasi di RSUD Dolopo Kabupaten Madiun," kata dia.

Soelis menjelaskan pihaknya akan melakukan pelacakan lanjutan yang dikonsentrasikan di Dusun Bulurejo, Bantengan atau di rumah mempelai wanita karena lokasi tersebut merupakan tempat digelarnya hajatan pernikahan.

"Yang terpenting adalah melokalisir pasien untuk menekan penyebaran virus. Selain itu juga masif melakukan tracing agar semakin cepat diketahui warga yang dicurigai terpapar dan cepat mendapatkan penanganan," katanya. Dengan upaya-upaya tersebut diharapkan penularan COVID-19 di Kabupaten Madiun dapat dipantau dan ditekan

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Madiun menemukan hasil sebanyak 66 orang positif atau reaktif saat melakukan tes cepat antigen terhadap ratusan warga di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Minggu (13/6/2021).

Tes cepat antigen itu dilakukan dalam rangka menindaklanjuti ratusan warga desanya yang mengalami gejala Covid-19 setelah menghadiri hajatan pernikahan salah satu warga setempat pekan kemarin.

Setelah dilakukan "tracing" oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Madiun, diperoleh tambahan 22 warga yang hasil tes cepat antigennya juga positif karena merupakan kontak erat. Puluhan warga tersebut kini dievakuasi dan menjalani isolasi di RSUD Dolopo Kabupaten Madiun.md/na

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…