Pelabuhan Tanjung Perak Kendor Prokes, KOP Akan Perketat Pengawasan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penumpang saat berada di ruang tunggu sementara pelabuhan Tanjung Perak.SP/SAMMY MANTOLAS
Penumpang saat berada di ruang tunggu sementara pelabuhan Tanjung Perak.SP/SAMMY MANTOLAS

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pelabuhan Tanjung Perak menjadi salah satu akses masuknya orang dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia ke Surabaya. Oleh karenanya, sudah sepantasnya, pengetatan protokol kesehatan di area pelabuhan dilakukan.

Celakanya dari pantauan Surabaya Pagi di lapangan sejak 11 Juni lalu hingga kini, penerapan protokol kesehatan masih sangat kurang di pelabuhan.

 Penumpang yang menunggu di ruang tunggu sementara sebelum embarkasi, terpantau bergerombol. Bahkan tak sedikit yang membentang tikar di lantai dan tidur laiknya ikan yang dijemur. Sehingga menghalangi penumpang lain untuk melintas. 

Tak hanya, petugas jaga di pintu masuk ruang tunggu sementara pun tidak begitu tegas dalam melakukan pengecekan suhu tubuh penumpang.  

Saat reporter Surabaya Pagi masuk ke ruang tunggu sementara, petugas seolah tidak memperdulikan untuk melakukan pengecekan suhu tubuh terlebih dahulu. 

Para calon penumpang yang berkerumun pun tidak ditegur oleh petugas untuk menjaga jarak. Beberapa penumpang yang tak memakai masker atau meletakan maskernya di dagu juga tak dihiraukan oleh petugas. Hanya himbauan prokes yang terus terdengar melalui pengeras suara yang terpasang di sudut-sudut ruangan.

 "[...] bagi calon penumpang untuk tetap memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," himbauan operator pelabuhan melalui pengeras suara.

 Lucunya, Kementerian Perhubungan telah mengatur prosedur penerapan protokol kesehatan baik untuk transportasi darat, udara maupun laut. Aturan ini termaktub dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 18 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). 

Dalam pasal 5 ayat 4 Permenhub tersebut telah dijelaskan kewajiban operator transportasi tak terkecuali pelabuhan untuk selalu melakukan pengecekan suhu tubuh para penumpang dan memastikan penerapan protokol kesehatan secara baik dan benar mulai dari mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. 

Kurangnya pengetatan prokes di pelabuhan pun ditanggapi oleh Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Laut (Lala) Kantor Otoritas Pelabuhan (KOP) Utama Tanjung Perak Nanang Afandi.

 Menurutnya, ia akan segera melakukan pengawasan secara holistik dan meminta para petugas untuk memperketat prokes di pelabuhan.

 "Terimakasih infonya mas. Kami selalu mengingatkan [kepada penumpang] baik langsung maupun himbauan lewat pengeras suara. Akan kami tingkatkan (prokesnya) mas, makasih mas infonya," kata Nanang Afandi kepada Surabaya Pagi melalui pesan singkat, Jumat (18/06/2021). 

Selain himbauan langsung oleh petugas, ia juga melakukan himbuan tertulis melalui pemasangan banner di Pelabuhan. "Himbauan melalui banner-banner juga sudah terpasang," akunya.

 Pantauan terhadap operator kapal juga dilakukan. Sesuai dengan aturan, kapal-kapal yang mengangkut penumpang tidak boleh lebih dari 50% kapasitas kapal.

 "Kita akan terus lakukan pengawasan rutin, sehingga penerapan prokes di pelabuhan dapat terus ditingkatkan," pungkasnya.sem

Berita Terbaru

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…