Covid-19 Serang Klaster Keluarga, Balita Jadi Korban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasien covid-19 balita (tengah) yang dinyatakan sembuh oleh dokter di RSLI/ foto.SP/SAMMY MANTOLAS
Pasien covid-19 balita (tengah) yang dinyatakan sembuh oleh dokter di RSLI/ foto.SP/SAMMY MANTOLAS

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Selama sepekan terakhir terjadi kenaikan kasus Covid-19 di Surabaya khususnya untuk klaster keluarga. Ketua Relawan Pendamping Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 Rumah Sakit Lapangan Indrapura (PPKPC-RSLI) Radian Jadid menjelaskan, musabab naiknya klaster keluarga akibat adanya kegiatan bepergian ke luar kota atau mendatangi suatu kegiatan yang ada kerumunan masa.

"Seperti mendatangi acara pernikahan tanpa menerapkan disiplin protokol kesehatan," kata Radian Jadid kepada Surabaya Pagi, Jumat (18/06/2021).

Celakanya, selain orang tua, Covid-19 juga menyerang anak-anak khususnya balita. Hingga saat ini, RSLI tengah merawat 3 balita yang berasal dari klaster keluarga.

"Dua balita berusia 2 tahun, dan satunya lagi berusia 4 tahun. Mereka mendapat perlakuan berbeda dengan pasien dewasa. Kedekatan dengan orangtua yang juga dirawat, (selalu) diprioritaskan," aku Radid.

Khusus untuk balita dan anak, sebelumnya Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sempat merilis jumlah kasus anak yang terkonfirmasi positif. Secara nasional kasus positif Covid-19 pada balita usia 0-5 tahun sebanyak 2,8�n usia 6-18 tahun sebanyak 9,8%.

Bahkan data yang dikumpulkan oleh seluruh ketua cabang IDAI di Indonesia, setiap minggunya tercatat ada sekitar 113.000 kasus Covid-19 pada anak.

Parahnya lagi, dari hasil studi yang dilakukan oleh tim Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta menunjukan bahwa 40% pasien anak yang terinfeksi Covid-19 berisiko tinggi mengalami kematian.

Oleh karena itu, Radid menjelaskan perlu adanya penanganan yang ektra hati-hati terhadap pasien covid-19 khususnya balita dan anak.

"Tim kesehatan dan relawan harus ekstra sabar. Jangan sampai membuat mereka takut. Mereka dibuat nyaman dengan diajak bermain atau diberi hadiah boneka," kata Jadid.

Sebagai informasi, hingga pukul 14:45 WIB telah ada sekitar 372 pasien yang dirawat di RSLI. Jumlah ini belum ditambah dengan pasien yang dijadwalkan akan dirawat (inden) di RSLI sebanyak 53 orang. Sementara jumlah kapasitas tempat tidur yang ada di RSLI hanya sebanyak 410. sem

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…